
Nexify - Boston Celtics hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan tempat di final NBA, setelah mereka mengalahkan Miami Heat dengan skor 94-90 pada hari Selasa (5/6) waktu setempat, di mana Kevin Garnett membukukan 26 poin dan melakukan 11 rebound.
Celtics kini unggul 3-2 di final Wilayah Timur, dan akan melaju ke final NBA jika mereka memenangi pertandingan keenam di kandang sendiri pada hari Kamis.
"Hanya karena kami akan bermain di Boston, bukan berarti mereka akan merelakan kemenangan itu begitu saya kepada kami," kata pelatih Celtics, Doc Rivers. "Kami akan harus bermain serius. Kami akan harus melakukannya."
Pertandingan ketujuh, jika diperlukan, akan dimainkan di Miami pada hari Sabtu (9/6) mendatang. Pemenang rangkaian pertandingan ini akan menantang juara Wilayah Barat, Oklahoma City Thunder atau San Antonio Spurs, di Final NBA yang akan dimulai Selasa (12/6)depan.
"Saat ini kami menghadapi tantangan terbesar dalam hidup dan karir profesional kami, namun itulah yang seharusnya terjadi," kata pemain Heat, Chris Bosh yang kembali bermain setelah sempat absen karena mengalami masalah pada otot perutnya. "Kami tahu apa yang perlu kami lakukan. Bersama-sama, kami harus memiliki mental yang kuat dan fokus pada apa yang diperlukan untuk menyelesaikannya."
Heat mencapai Final NBA tahun lalu, ketika mereka dikalahkan Dallas Mavericks. Namun kali ini mereka berada di tepi jurang eliminasi pada fase yang lebih awal, meski pemain terbaik NBA, LeBron James, mencetak 30 poin dan melakukan 13 rebound, dengan Dwayne Wade menambah 27 poin.
"Inilah playoff. Ini menguji anda untuk memecahkan masalah," kata pelatih Heat, Erik Spoelstra. "Celtics memiliki 'DNA juara'. Mereka memiliki apa yang sedang kami cari. Cara untuk mendapatkannya adalah menang besar pada hari Kamis."
Heat unggul 42-40 pada babak pertama, dan perolehan poin kedua tim terkunci pada 50-50 sebelum Heat mencetak sembilan poin secara berturut-turut, hanya untuk membuat Celtics mengakhiri kuarter ketiga dengan laju 15-1 yang membuat mereka unggul 65-60 saat memasuki kuarter keempat.
"Kami hanya mencoba bertahan," kata Rivers. "Kami hanya cukup bertahan untuk unggul di kuarter keempat. Eksekusi kami meregang. Saya terlalu meminta banyak kepada parapemain kami, namun mereka melaluinya."
Paul Pierce membuat dua lemparan bebas, dan setelah Heat melalui Udonis Haslem mendapat lemparan bebas, ia melesakkan tembakan tiga angka meski dijaga oleh James untuk membuat Celtics memimpin 90-86. "Kami memberi diri kami sendiri peluang untuk menang, dan kami mampu melakukannya," kata Pierce.
Pemain Celtics, Garnett memainkan peran penting pada akhir permainan melalui permainan apiknya.
Setelah Wade dan Ray Allen masing-masing melakukan dua lemparan bebas, James mencetak poin melalui layup untuk membuat Heat mendekat, namun Haslem melanggar Garnett, dan big man itu melepas dua lemparan bebas untuk memberi Celtics keunggulan 94-90.
Wade melepaskan tembakan tiga angka namun lemparannya meleset, dan Garnett mendapatkan bola rebound, memberi operan ke area permainan Heat saat buzzer berbunyi.
"Ia adalah hidup kami," kata Rivers mengenai Garnett. "Melalui cara yang aneh, ia menenangkan pemain-pemain kami. Ia begitu mengagumkan bagi kami."
"Kami memiliki banyak pembicaraan positif di kamar ganti kami," tambah Rivers. "Para pemain percaya kami dapat menang. Kami akan bertahan."
Pemain Heat, Bosh yang menderita cedera pada pertandingan pertama di putaran kedua melawan Indiana Pacers, mencetak sembilan poin dalam 14 menit, namun tidak bermain di kuarter keempat yang menentukan.
"Saya pikir tentu tidak akan adil hanya memainkannya di tiga menit tersisa," kata Spoelstra. "Ia baik-baik saja setelah pertandingan. Ia mungkin mampu untuk bermain lebih banyak lagi."
Bosh mengatakan dirinya cukup bugar untuk bermain ketika ia dipanggil. "Saya siap. Jika ia merasa bahwa itu tidak akan adil, maka bagus," kata Bosh. "Saya merasa baik di belakang sini. Saya tentu saja akan siap untuk bermain lebih banyak pada hari Kamis dibanding waktu permainan saya malam ini." (ant/kny)
Celtics kini unggul 3-2 di final Wilayah Timur, dan akan melaju ke final NBA jika mereka memenangi pertandingan keenam di kandang sendiri pada hari Kamis.
"Hanya karena kami akan bermain di Boston, bukan berarti mereka akan merelakan kemenangan itu begitu saya kepada kami," kata pelatih Celtics, Doc Rivers. "Kami akan harus bermain serius. Kami akan harus melakukannya."
Pertandingan ketujuh, jika diperlukan, akan dimainkan di Miami pada hari Sabtu (9/6) mendatang. Pemenang rangkaian pertandingan ini akan menantang juara Wilayah Barat, Oklahoma City Thunder atau San Antonio Spurs, di Final NBA yang akan dimulai Selasa (12/6)depan.
"Saat ini kami menghadapi tantangan terbesar dalam hidup dan karir profesional kami, namun itulah yang seharusnya terjadi," kata pemain Heat, Chris Bosh yang kembali bermain setelah sempat absen karena mengalami masalah pada otot perutnya. "Kami tahu apa yang perlu kami lakukan. Bersama-sama, kami harus memiliki mental yang kuat dan fokus pada apa yang diperlukan untuk menyelesaikannya."
Heat mencapai Final NBA tahun lalu, ketika mereka dikalahkan Dallas Mavericks. Namun kali ini mereka berada di tepi jurang eliminasi pada fase yang lebih awal, meski pemain terbaik NBA, LeBron James, mencetak 30 poin dan melakukan 13 rebound, dengan Dwayne Wade menambah 27 poin.
"Inilah playoff. Ini menguji anda untuk memecahkan masalah," kata pelatih Heat, Erik Spoelstra. "Celtics memiliki 'DNA juara'. Mereka memiliki apa yang sedang kami cari. Cara untuk mendapatkannya adalah menang besar pada hari Kamis."
Heat unggul 42-40 pada babak pertama, dan perolehan poin kedua tim terkunci pada 50-50 sebelum Heat mencetak sembilan poin secara berturut-turut, hanya untuk membuat Celtics mengakhiri kuarter ketiga dengan laju 15-1 yang membuat mereka unggul 65-60 saat memasuki kuarter keempat.
"Kami hanya mencoba bertahan," kata Rivers. "Kami hanya cukup bertahan untuk unggul di kuarter keempat. Eksekusi kami meregang. Saya terlalu meminta banyak kepada parapemain kami, namun mereka melaluinya."
Paul Pierce membuat dua lemparan bebas, dan setelah Heat melalui Udonis Haslem mendapat lemparan bebas, ia melesakkan tembakan tiga angka meski dijaga oleh James untuk membuat Celtics memimpin 90-86. "Kami memberi diri kami sendiri peluang untuk menang, dan kami mampu melakukannya," kata Pierce.
Pemain Celtics, Garnett memainkan peran penting pada akhir permainan melalui permainan apiknya.
Setelah Wade dan Ray Allen masing-masing melakukan dua lemparan bebas, James mencetak poin melalui layup untuk membuat Heat mendekat, namun Haslem melanggar Garnett, dan big man itu melepas dua lemparan bebas untuk memberi Celtics keunggulan 94-90.
Wade melepaskan tembakan tiga angka namun lemparannya meleset, dan Garnett mendapatkan bola rebound, memberi operan ke area permainan Heat saat buzzer berbunyi.
"Ia adalah hidup kami," kata Rivers mengenai Garnett. "Melalui cara yang aneh, ia menenangkan pemain-pemain kami. Ia begitu mengagumkan bagi kami."
"Kami memiliki banyak pembicaraan positif di kamar ganti kami," tambah Rivers. "Para pemain percaya kami dapat menang. Kami akan bertahan."
Pemain Heat, Bosh yang menderita cedera pada pertandingan pertama di putaran kedua melawan Indiana Pacers, mencetak sembilan poin dalam 14 menit, namun tidak bermain di kuarter keempat yang menentukan.
"Saya pikir tentu tidak akan adil hanya memainkannya di tiga menit tersisa," kata Spoelstra. "Ia baik-baik saja setelah pertandingan. Ia mungkin mampu untuk bermain lebih banyak lagi."
Bosh mengatakan dirinya cukup bugar untuk bermain ketika ia dipanggil. "Saya siap. Jika ia merasa bahwa itu tidak akan adil, maka bagus," kata Bosh. "Saya merasa baik di belakang sini. Saya tentu saja akan siap untuk bermain lebih banyak pada hari Kamis dibanding waktu permainan saya malam ini." (ant/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 19 Juli 2026 21:06FIFA Perkenalkan Cincin Juara untuk Pemenang Final Piala Dunia 2026
-
Basket 23 Januari 2026 09:13Real Madrid Disebut Siap Gabung Proyek NBA Europe
-
Basket 13 Juni 2025 17:07Jadwal dan Link Streaming NBA Finals 2025: Thunder vs Pacers di Vidio
-
Basket 10 Juni 2025 12:28Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 14:12Gagal Dapatkan Vinicius Junior, Arsenal Disarankan Rekrut Marcus Rashford
-
Liga Italia 8 Agustus 2026 13:43Napoli Incar Benoit Badiashile, Chelsea Buka Jalan untuk Sang Bek
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 13:18Arsenal Belum Bisa Umumkan Transfer Bruno Guimaraes dari Newcastle, Ada Apa?
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 12:00Tidak Ada Alasan, Michael Carrick Harus Bawa MU Menangkan Trofi Musim Ini!
BERITA LAINNYA
-
basket 23 Januari 2026 09:13Real Madrid Disebut Siap Gabung Proyek NBA Europe
-
basket 8 Januari 2026 22:02Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 09:43Prabowo: Bahlil Bukti Pemimpin Ditempa Cobaan
-
Liputan6 8 Agustus 2026 08:26Alasan Prabowo Ingin Buku Pelajaran Diperbarui
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























