
Nexify - Mike Brown ditunjuk sebagai pelatih Cleveland Cavaliers. Di mana ia kembali ke pos yang sempat dihuninya dari 2005 sampai 2010, dan lima musim di mana ia sempat membawa Cavaliers mencapai Final NBA.
Selama periode itu, Brown memiliki rekor 272-138, yang juga termasuk Cavaliers memiliki pengatur permainan hebat LeBron James di tim mereka sebelum ia meninggalkan klub tersebut untuk bergabung dengan Miami Heat, dan memimpin mereka menjuarai NBA tahun lalu.
Cavaliers mencapai Final NBA 2007 di bawah asuhan Brown, namun mereka dikalahkan San Antonio. Brown dipecat setelah Cleveland tereliminasi pada putaran kedua playoff NBA 2010.
"Saya gembira dapat kembali ke Cleveland untuk melatih Cavaliers," kata Brown dalam pernyataannya.
"Komitmen pemilik dan manajemen telah memperlihatkan upata-upaya mereka membangun tim yang sukses dan organisasinya begitu dalam dan saya senang untuk memimpin tim ini bergerak ke depan."
"Tidak akan ada yang lebih bermakna bagi saya dan keluarga saya dibanding membantu membawa kesuksesan kepada komunitas istimewa ini dan untuk semua penggemar yang loyal dan berkomitmen."
Brown menggantikan Byron Scott, yang mengambil alih tim setelah kepergian James dan mencatatkan rekor 64-166 selama tiga musim, termasuk 24-58 pada musim yang berakhir pekan lalu.
"Saya lebih gembira terhadap kembalinya Mike Brown. Mike tidak melakukan apapun selain memenangi liga ini sejak ia menjadi asisten pada tahun pertama beberapa tahun yang lalu" kata pemilik Cavaliers Dan Gilbert.
"Ia akan menanamkan filosofi bertahan terlebih dahulu yang sangat diperlukan dalam tim bertalenta dan muda kami, yang akan menjadi dasar dan identitas kami ketika kami meneruskan membawa klub ini bersaing di level kejuaraan pad tahun-tahun mendatang."
Brown, pelatih terbaik NBA 2009 bersama Cleveland, melatih Los Angeles Lakers dengan rekor 41-25 pada musim 2011/2012 yang diperpendek, dan dipecat setelah menorehkan rekor 1-4 menjelang musim itu usai. (ant/opw)
Selama periode itu, Brown memiliki rekor 272-138, yang juga termasuk Cavaliers memiliki pengatur permainan hebat LeBron James di tim mereka sebelum ia meninggalkan klub tersebut untuk bergabung dengan Miami Heat, dan memimpin mereka menjuarai NBA tahun lalu.
Cavaliers mencapai Final NBA 2007 di bawah asuhan Brown, namun mereka dikalahkan San Antonio. Brown dipecat setelah Cleveland tereliminasi pada putaran kedua playoff NBA 2010.
"Saya gembira dapat kembali ke Cleveland untuk melatih Cavaliers," kata Brown dalam pernyataannya.
"Komitmen pemilik dan manajemen telah memperlihatkan upata-upaya mereka membangun tim yang sukses dan organisasinya begitu dalam dan saya senang untuk memimpin tim ini bergerak ke depan."
"Tidak akan ada yang lebih bermakna bagi saya dan keluarga saya dibanding membantu membawa kesuksesan kepada komunitas istimewa ini dan untuk semua penggemar yang loyal dan berkomitmen."
Brown menggantikan Byron Scott, yang mengambil alih tim setelah kepergian James dan mencatatkan rekor 64-166 selama tiga musim, termasuk 24-58 pada musim yang berakhir pekan lalu.
"Saya lebih gembira terhadap kembalinya Mike Brown. Mike tidak melakukan apapun selain memenangi liga ini sejak ia menjadi asisten pada tahun pertama beberapa tahun yang lalu" kata pemilik Cavaliers Dan Gilbert.
"Ia akan menanamkan filosofi bertahan terlebih dahulu yang sangat diperlukan dalam tim bertalenta dan muda kami, yang akan menjadi dasar dan identitas kami ketika kami meneruskan membawa klub ini bersaing di level kejuaraan pad tahun-tahun mendatang."
Brown, pelatih terbaik NBA 2009 bersama Cleveland, melatih Los Angeles Lakers dengan rekor 41-25 pada musim 2011/2012 yang diperpendek, dan dipecat setelah menorehkan rekor 1-4 menjelang musim itu usai. (ant/opw)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 19 Juli 2026 21:06FIFA Perkenalkan Cincin Juara untuk Pemenang Final Piala Dunia 2026
-
Basket 23 Januari 2026 09:13Real Madrid Disebut Siap Gabung Proyek NBA Europe
-
Basket 13 Juni 2025 17:07Jadwal dan Link Streaming NBA Finals 2025: Thunder vs Pacers di Vidio
-
Basket 10 Juni 2025 12:28Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 21:13Yan Diomande Ungkap Alasan Pilih Real Madrid, Wujudkan Mimpi Sejak Kecil
BERITA LAINNYA
-
basket 23 Januari 2026 09:13Real Madrid Disebut Siap Gabung Proyek NBA Europe
-
basket 8 Januari 2026 22:02Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:50Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:38BGN Segera Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























