
Nexify - Lionel Messi melontarkan pernyataan kontroversial usai memimpin Argentina melawan Chile dalam laga perebutan posisi ketiga Copa America 2019, Minggu (7/7). Pernyataan tersebut lalu didukung oleh gelandang Chile, Gary Medel.
Pada pertandingan tersebut, Messi tak bisa tampil hingga pertandingan benar-benar berakhir. Pasalnya bintang Barcelona tersebut diganjar kartu merah usai bersitegang dengan Gary Medel. Seperti Messi, Medel pun diusir keluar lapangan juga karena kartu merah.
Kedua tim bermain dengan 10 orang hingga pertandingan berakhir. Tapi Argentina berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 berkat gol dari Sergio Aguero dan Paulo Dybala. Sementara Chile harus puas dengan gol semata wayang Arturo Vidal.
Messi pun tak bisa menahan kekesalannya terhadap pemimpin pertandingan. Usai laga, ia melontarkan pernyataan kontroversial dengan menuding bahwa kompetisi telah dirusak dan dibuat berat sebelah ke tuan rumah, Brasil.
"Tak ada yang perlu diragukan lagi, semuanya telah diatur untuk Brasil," tutur Messi seperti yang dikutip dari Goal International. "Saya tak ingin menjadi bagian dari korupsi ini, kami seharusnya tidak menjadi bagian dari perlakuan tak hormat yang kami alami di Copa America," lanjutnya.
"Kami bisa saja melaju lebih jauh, tapi kami tak diperbolehkan mencapai final. Korupsi, wasit, dan semuanya telah menghentikan orang-orang menikmati sepak bola," tambahnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Dukungan Gary Medel
Komentarnya lalu mendapatkan respon dukungan dari Medel. Merujuk pada perseteruannya dengan Messi, pemain Besiktas itu tak merasa bahwa wasit harus mengeluarkan kartu merah hanya karena insiden tersebut.
"Saya sepakat dengan Messi, saya tidak yakin kami bisa mendapatkan kartu kuning hanya karena itu," imbuh Medel usai pertanidngan kepada La Nacion.
"Memang ada beberapa dorongan yang terjadi tapi hanya sebatas itu saja. Wasit seharusnya bisa menangani hal seperti itu dengan lebih baik," tandasnya.
Sementara itu, Brasil berhasil melanjutkan perjalanannya ke final hingga keluar sebagai juara kompetisi. Pada babak final yang digelar hari Senin (8/7) dini hari WIB, skuat asuhan Tite itu sukses mengalahkan Peru dengan skor 3-1.
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 24 Juli 2026 08:09Nicolas Otamendi Pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 28 Juli 2026 15:43Apresiasi untuk Mitchell Baker dari Maarten Paes: Kerja Bagus!
BERITA LAINNYA
-
bola dunia lainnya 7 Juni 2026 04:55Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 15:30SMRC Petakan Respons Publik Terkait Program MBG, Apa Hasilnya?
-
Liputan6 28 Juli 2026 15:13Kejagung Ungkap Pemborosan Rp 10,5 Triliun di MBG
-
Liputan6 28 Juli 2026 14:55Kasat Narkoba Tangsel Hanya Berstatus Saksi di Bareskrim
-
Liputan6 28 Juli 2026 14:39Guru Honorer di NTT Dihantam Batu Aparat Desa saat Berangkat Mengajar
-
Liputan6 28 Juli 2026 14:31Kejagung Ungkap Chat Eks Wakil Kepala BGN dan Istri Jadi Bukti Kasus MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























