
Nexify - Video gim merupakan salah satu 'pelarian' terbaik bagi para pesepak bola di tengah pandemi virus corona. Meski tidak bisa dimainkan di lapangan sebenarnya, setidaknya mereka bisa bertemu dalam dunia virtual, yakni dalam gim sepak bola daring.
Kali ini ada derby Milan virtual. Sebastiano Esposito mewakili Inter Milan, Rafael Leao mewakili AC Milan. Duel Pro Evolution Soccer (PES) 2020 ini berakhir imbang 2-2.
Duel virtual kali ini diselenggarakan oleh DAZN. Tentu, baik Esposito maupun Leao sama-sama memainkan versi virtual mereka dalam versi teranyar gim bikinan KONAMI tersebut.
Bagaimana serunya Derby Milan virtual? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Milan Unggul Terlebih Dahulu
📋 | TEAM NEWS
— Inter (@Inter_en)
Here's the line-up chosen by Sebastiano Esposito for the : what are your score predictions? 👇 pic.twitter.com/t7IMCb9J2z
Esposito tidak main-main dalam duel virtual kali ini. Dia menjatuhkan Leao versi virtual di awal laga, yang membuat Leao asli menunjukkan gestur memberikan kartu kuning.
Leao justru berhasil membawa Milan unggul terlebih dahulu sebelum babak pertama. Dia mencetak gol sendiri setelah bekerja sama dengan Zlatan Ibrahimovic.
Esposito tidak menunjukkan reaksi berlebih atas gol Leao, tetap santai meski tertinggal lebih dahulu. Babak kedua dimulai, Inter berhasil menyamakan kedudukan lewat Lukaku yang memaksimalkan umpan Lautaro.
Inter Berbalik Unggul
Skor 1-1, Inter justru berbalik unggul di menit ke-76. Kali ini Lukaku yang meladeni Lautaro, pasangan striker Inter Milan ini benar-benar sempurna di dalam gim. Untuk gol ini, Esposito berani merayakannya.
Sayangnya perayaan itu tidak lama. Leao merusak kemenangan Inter ketika Ibrahimovic berhasil memaksimalkan umpan Ismael Bennacer untuk mencetak gol penyeimbang kedudukan.
Skor 2-2 pun berakhir ketika wasit meniup peluit panjang. Tidak ada drama, toh hanya duel virtual. Biar begitu, Esposito merasa pasangan striker Inter itu seharusnya bisa lebih baik lagi.
Pasangan Sempurna
Menurut Esposito, Lautaro dan Lukaku merupakan pasangan sempurna dalam gim. Kemampuan keduanya saling melengkapi, Lautaro lebih gesit dan lebih sering meladeni Lukaku.
"Lautaru dan Lukaku merupakan pasangan sempurna. Statistik membuktikan itu, juga terbukti dalam PES," ujar Esposito.
"Saya berhasil memaksimalkan mereka karena telah menyaksikan kemampuan mereka secara langsung. Saya berterima kasih untuk gol-gol mereka, tapi seharusnya mereka bisa lebih baik," tutupnya sembari terbahak.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 16 Juni 2026 23:38Ruben Amorim Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan AC Milan
-
Liga Italia 15 Juni 2026 23:59Waduh, Juventus Bakal Ditinggal Sang Bek ke Inggris?
-
Liga Italia 15 Juni 2026 19:05Detail Kontrak Ruben Amorim di AC Milan: Gaji Turun Jauh dari di MU?
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 23:31Link Streaming Piala Dunia 2026: Timnas Kanada vs Qatar 19 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 18 Juni 2026 23:52Cerita dari Dalam Hotel Sultan saat Eksekusi Pengosongan
-
Liputan6 18 Juni 2026 23:34BI Rate Naik, Ini Pesan Airlangga ke Bank Himbara
-
Liputan6 18 Juni 2026 23:003 TKW Dianiaya Majikan di Malaysia, 4 Orang Ditangkap
-
Liputan6 18 Juni 2026 22:20Sony Sonjaya Ungkap Dugaan Proyek CCTV Fiktif Rp 300 Miliar di BGN
-
Liputan6 18 Juni 2026 21:07BGN Bicara Nasib Motor Listrik yang Disegel Kejagung
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi F...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























