
Nexify - For People With HIV-AIDS and Recovery Drugs Addict menjadi tajuk Street Soccer Competition DKI Jakarta 2013, di Tifosi Sport Centre, Duren Sawit, Jakarta, Minggu (10/11).
Kegiatan yang diselenggarakan Yayasan Kesatuan Peduli Masyarakat (Kelima) tersebut, tidak lain menjadi kampanye kesadaran dan kepedulian HIV dan AIDS. Selain itu, pada tahun 2015 diharapkan tidak ada lagi infeksi baru HIV dan AIDS.
"Kami ingin mengurangi stigma, cap buruk atau pun pandangan keliru tentang HIV dan AIDS. Sebab, AIDS bukanlah penyakit yang hanya menimpa segolongan masyarakat tertentu saja, melainkan merupakan sebuah penyakit masyarakat," ujar Batius, Ketua Yayasan Kelima.
"Karena itu, tidak boleh ada lagi diskriminasi terhadap penderita atau orang yang sudah pulih (mantan) dari HIV dan AIDS. Kami pun bisa berprestasi dan berkarya seperti orang kebanyakan lainnya. Bukan hanya melalui ajang olahraga seperti ini saja, melainkan seni, budaya dan musik," sambungnya.
Ajang Street Soccer Competition tersebut diikuti sebanyak 27 tim yang berasal dari lembaga atau Yayasan yang bergerak di bidang sosialisasi serta penyembuhan HIV dan AIDS.
Di antaranya ada Rehab Mega Mendung Kelima, Jangkar FC, Winnetou, Fame Community, Yayasan Hidup Positif, Sahabat Care, Yayasan Karisma, Yayasan Stigma dan Komunitas Jembatan Besi.
Selain piala bergilir dan medali, Yayasan Kelima juga memberikan uang tunai dengan total Rp15 juta.
"27 tim tersebut, rinciannya 23 putra dan 4 putri. Sedangkan total peserta, mencapai sebanyak 270 orang. Kami juga mengikuti aturan permainan yang berlaku, yakni 2x7 menit. Ke depannya, ajang ini tidak hanya se Jabodetabek, melainkan se-Asia Tenggara," pungkasnya. (esa/hsw)
Kegiatan yang diselenggarakan Yayasan Kesatuan Peduli Masyarakat (Kelima) tersebut, tidak lain menjadi kampanye kesadaran dan kepedulian HIV dan AIDS. Selain itu, pada tahun 2015 diharapkan tidak ada lagi infeksi baru HIV dan AIDS.
"Kami ingin mengurangi stigma, cap buruk atau pun pandangan keliru tentang HIV dan AIDS. Sebab, AIDS bukanlah penyakit yang hanya menimpa segolongan masyarakat tertentu saja, melainkan merupakan sebuah penyakit masyarakat," ujar Batius, Ketua Yayasan Kelima.
"Karena itu, tidak boleh ada lagi diskriminasi terhadap penderita atau orang yang sudah pulih (mantan) dari HIV dan AIDS. Kami pun bisa berprestasi dan berkarya seperti orang kebanyakan lainnya. Bukan hanya melalui ajang olahraga seperti ini saja, melainkan seni, budaya dan musik," sambungnya.
Ajang Street Soccer Competition tersebut diikuti sebanyak 27 tim yang berasal dari lembaga atau Yayasan yang bergerak di bidang sosialisasi serta penyembuhan HIV dan AIDS.
Di antaranya ada Rehab Mega Mendung Kelima, Jangkar FC, Winnetou, Fame Community, Yayasan Hidup Positif, Sahabat Care, Yayasan Karisma, Yayasan Stigma dan Komunitas Jembatan Besi.
Selain piala bergilir dan medali, Yayasan Kelima juga memberikan uang tunai dengan total Rp15 juta.
"27 tim tersebut, rinciannya 23 putra dan 4 putri. Sedangkan total peserta, mencapai sebanyak 270 orang. Kami juga mengikuti aturan permainan yang berlaku, yakni 2x7 menit. Ke depannya, ajang ini tidak hanya se Jabodetabek, melainkan se-Asia Tenggara," pungkasnya. (esa/hsw)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 7 Maret 2016 09:04Cari Pemain Timnas Street Soccer, ASSI Gelar Turnamen
-
Bola Indonesia 10 Oktober 2015 14:28Menpora: Street Soccer Alternatif di Kejuaraan Dunia
-
Bola Indonesia 31 Agustus 2015 17:55Indra Sjafri Minta ASSI Berikan Perhatian Kepada Pemain
-
Bola Indonesia 31 Agustus 2015 17:52FORMI Tegaskan Dualisme di Street Soccer Bukan Masalah
-
Bola Indonesia 20 Agustus 2015 21:21Wadah Street Soccer Indonesia Dikukuhkan Menpora
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 01:59Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 00:48Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
-
Liga Spanyol 12 Juli 2026 00:07Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 23:27Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 12 Juli 2026 01:15Bahlil ke Kader Golkar: Jangan Jadi ABS, Berani Koreksi Pemerintah
-
Liputan6 12 Juli 2026 00:28Bahlil Jagokan Wihaji Pimpin MKGR: Saya Kenal Sejak Sama-Sama Susah
-
Liputan6 11 Juli 2026 22:4426 Negara Hadiri KAA 2026, Ada Agenda Khusus untuk Palestina
-
Liputan6 11 Juli 2026 21:5510 Orang Lapor, USU Panggil Terduga Pelaku Pelecehan
-
Liputan6 11 Juli 2026 21:20Heboh Pelecehan Mahasiswa USU, 58 Orang Mengaku jadi Korban
-
Liputan6 11 Juli 2026 20:53Anak Krakatau Ternyata Sudah 'Bangun' Sejak Juni, Kini Statusnya Siaga
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























