
Nexify - - Penjaga gawang Arema FC, Srdjan Ostojic, ternyata tak hanya memiliki pengalaman kerja sebagai seorang pesepak bola. Kiper berusia 35 tahun ini ternyata juga pernah menjadi personel militer di negara asalnya, Serbia.
Pengalaman Oki, sapaan karib Ostojic, di dunia militer terjadi selama setahun, sejak 2003 sampai 2004 silam. Waktu itu, kiper bertinggi 191 cm ini baru berusia 21 tahun.
"Waktu itu, ada semacam wajib militer di negara saya. Kami harus menjalani pelatihan dan menjadi anggota militer selama setahun," ujar Oki, di Stadion Kanjuruhan Malang, Kamis (01/11).
"Memang ada keringanan bagi mereka yang berkuliah di perguruan tinggi. Mereka boleh untuk mengikuti wajib militer selepas mereka lulus dari perkuliahan," sambungnya.
Di militer, Oki tak masuk dalam pasukan tempur. Ia bertugas sebagai pengemudi truk dan mobil militer.
"Meski yang saya kemudikan kendaraan militer, tak ada senjata pada kendaraan ini. Hampir mirip dengan kendaraan sipil," tuturnya.
Namun, kendati hanya bertugas mengemudikan kendaraan militer, pemain yang sempat memperkuat FK Zemun ini pun sempat mendapat pelatihan militer lengkap. Salah satu pelatihan yang sempat ia dapat adalah menembak.
"Senapan yang saya sempat saya gunakan adalah Zastava. Ini adalah senapan asli Serbia. Saya berlatih menggunakan senapan maupun pistol," kenangnya.
Oki mengaku saat ini sudah tak ingat lagi cara menembak. Ia menyebut bahwa selepas wajib militer sudah tak pernah lagi berlatih menembak.
"Dan, itu sudah 15 tahun silam," ucapnya sembari tertawa.
Lebih lanjut, Oki menyebut bahwa selain dia, pelatih kiper Arema FC, Branislav Radojcic pun sempat merasakan wajib militer. Namun, menurutnya, Bane, sapaan karib Radojcic, menjalani wajib militer empat atau lima tahun lebih awal.
"Namun, saat ini program tersebut sudah tak ada lagi. Saat ini, militer di negeri kami adalah profesional," paparnya.
Sementara itu, kendati belum sempat mencicipi pengalaman tempur kala menjadi personel militer, Oki menegaskan sama sekali tak ingin. Ia mengaku lebih suka dengan perdamaian.
"Perdamaian adalah suatu hal yang sangat luar biasa. Inilah yang harus kita jaga bersama," ia menandaskan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 3 Agustus 2026 16:36Piala Presiden 2026 - Semifinal: Duel Penentu Tiket Final Hanya di Vidio
-
Bola Indonesia 1 Agustus 2026 21:44Semifinal Piala Presiden 2026: Persib vs Persija dan Persebaya vs Arema FC
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 3 Agustus 2026 17:30Diincar MU, Arsenal Ogah Jual Myles Lewis-Skelly
-
Liga Inggris 3 Agustus 2026 17:13Manchester United Bisa Rampungkan 7 Transfer, Termasuk Myles Lewis-Skelly
-
Liga Italia 3 Agustus 2026 17:00Juventus Kibarkan Bendera Putih untuk Pemain Timnas Argentina Ini
-
Bola Indonesia 3 Agustus 2026 16:36Piala Presiden 2026 - Semifinal: Duel Penentu Tiket Final Hanya di Vidio
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 3 Agustus 2026 17:27Prabowo Sambut Kunjungan Resmi PM Thailand di Istana
-
Liputan6 3 Agustus 2026 17:05Pendakwah SAM Masuk Red Notice Interpol
-
Liputan6 3 Agustus 2026 17:03Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, Mahasiswa FEB USU Diberhentikan
-
Liputan6 3 Agustus 2026 16:56Petugas Damkar Gugur Saat Bertugas Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa
-
Liputan6 3 Agustus 2026 16:52Mendagri Beberkan Langkah Strategis Perkuat Infrastruktur Digital
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























