
Nexify - Ada kisah menarik di balik teriakan khas yang dilakukan oleh Cristiano Ronaldo di gala FIFA Ballon d'Or 2014 belum lama ini.
Menurut laporan yang diturunkan oleh Marca, aksi tersebut sudah menjadi bagian dari tradisi Real Madrid semenjak mereka menjalani pra-musim di Los Angeles pada tahun 2011 silam. Disebutkan bahwa tiap pemain bakal berteriak tiap ia melakukan aksi hebat di sesi latihan, mencetak gol, atau menang di sesi pertandingan mini.
Kata-kata yang diteriakkan pun cukup sederhana, yakni 'si' atau 'ya' dalam bahasa Indonesia. Kata tersebut dipilih karena pengucapannya cukup mudah dan bisa didengar oleh semua orang yang ada di lapangan atau tempat latihan.
Teriakan khas Madrid ini juga bukan milik pemain tertentu atau dilakukan di saat spesial. Marca mengklaim kita bisa mendengarnya kala Ronaldo menaklukkan kiper di sesi latihan atau dari Sergio Ramos usai ia mencetak gol dengan aksi tendangan akrobatik.
Los Blancos bahkan melakukannya kala mereka terlibat dalam pertandingan polo air di hotel tim di Los Angeles.
Tidak diketahui secara pasti siapa yang memulai tradisi teriakan ini, namun yang jelas hal tersebut kini jadi terkenal usai Ronaldo melakukannya kala menyabet Ballon d'Or-nya yang ke-3 kemarin. [initial]
(mar/rer)
Menurut laporan yang diturunkan oleh Marca, aksi tersebut sudah menjadi bagian dari tradisi Real Madrid semenjak mereka menjalani pra-musim di Los Angeles pada tahun 2011 silam. Disebutkan bahwa tiap pemain bakal berteriak tiap ia melakukan aksi hebat di sesi latihan, mencetak gol, atau menang di sesi pertandingan mini.
Kata-kata yang diteriakkan pun cukup sederhana, yakni 'si' atau 'ya' dalam bahasa Indonesia. Kata tersebut dipilih karena pengucapannya cukup mudah dan bisa didengar oleh semua orang yang ada di lapangan atau tempat latihan.
Teriakan khas Madrid ini juga bukan milik pemain tertentu atau dilakukan di saat spesial. Marca mengklaim kita bisa mendengarnya kala Ronaldo menaklukkan kiper di sesi latihan atau dari Sergio Ramos usai ia mencetak gol dengan aksi tendangan akrobatik.
Los Blancos bahkan melakukannya kala mereka terlibat dalam pertandingan polo air di hotel tim di Los Angeles.
Tidak diketahui secara pasti siapa yang memulai tradisi teriakan ini, namun yang jelas hal tersebut kini jadi terkenal usai Ronaldo melakukannya kala menyabet Ballon d'Or-nya yang ke-3 kemarin. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 14 Juni 2026 23:15Kejutan Bursa Transfer: Marc Cucurella Dikabarkan Gabung Real Madrid
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 16:45Prediksi Piala Dunia 2026: Irak vs Norwegia 17 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:55Demo Mahasiswa Medan, BEM USU Bawa 9 Tuntutan
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:52Ada Parade Obor di Blok M, Ini Jalur Alternatif Hindari Macet
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:47Demo Mahasiswa, Polisi Terluka Saat Cegah Bakar Ban Depan Gedung DPR
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:19Bupati Kupang Ngamuk Pergoki Pegawai Mabuk Miras di Kantor Dinas PUPR
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:15Prabowo Undang Jerman Investasi Kendaraan Listrik hingga Semikonduktor
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























