
Nexify - Ada aksi yang unik tiap kali Serge Gnabry, penyerang Bayern Munchen, mencetak gol: Ia kerap merayakan golnya dengan melakukan gerakan mengaduk, seperti sedang memasak sebuah hidangan.
Aksinya ini kadang dibantu oleh rekan setimnya, David Alaba, yang seolah bertindak sebagai asisten koki yang menambahkan bumbu ke dalam masakannya. Tapi apakah arti sebenarnya dari selebrasi Gnabry yang ikonik itu?.
Simak artikel selengkapnya mengenai selebrasi Serge Gnabry di bawah ini ya Bolaneters!.
Inspirasi Lintas Cabang Olahraga
Selain menjadi pesepakbola profesional, Gnabry juga menggemari olahraga lain dan merupakan penonton setia liga bola basket Amerika Serikat. Melalui wawancara dengan DW Kick Off! ia menceritakan inspirasi selebrasinya yang berasal dari salah satu pemain bola basket terkenal Amerika Serikat, James Harden. Pebasket yang bermain untuk Houston Rockets itu melakukan gerakan mengaduk setiap kali mencetak angka krusial atau buzzer-beater.
"Menurutku itu melambangkan sesuatu yang begitu panas dan nikmat," ujarnya kepada DW Kick Off!.
Gnabry pertama kali melakukan selebrasi khasnya itu kala masih berseragam Werder Bremen pada musim 2016/17. Bertandang ke markas Mainz 05, Bremen datang dengan kepercayaan diri di ujung tanduk. Enam laga tanpa kemenangan dan terperosok hingga posisi ke-16. Gnabry pun dipercayakan oleh rekan setimnya untuk dapat memecah kebuntuan. Di menit ke-16, ia menanduk bola hasil sepak pojok Zlatko Junuzovic dan mencetak gol. Ia pun merayakannya dengan aksi yang kelak jadi ciri khasnya itu.
Terus Memasak Hidangan Spesial
Melalui selebrasinya di kandang Mainz tersebut, ia juga ingin menandakan bahwa mesin pencetak golnya telah panas dan kembali bekerja. Bremen pun menang dengan skor 0-2 dan mengakhiri rentetan hasil buruk mereka. Sejak saat itu, zona degradasi pun mereka tinggalkan.
Gnabry tidak selalu merayakan golnya dengan selebrasi memasak. Ia memilih momen-momen spesial untuk melakukannya. Salah satu yang terbaru adalah kala ia mencetak 'gol' di laga penentu juara Bundesliga melawan Eintracht Frankfurt. Meski akhirnya gol tersebut dianulir karena offside, namun Gnabry tahu bahwa setiap gol yang dicetak di pertandingan itu akan menjadi gol penting maka ia melakukan selebrasi itu. Seperti yang ia lakukan pada Der Klassiker terakhir yang juga jadi penentu gelar juara. Ia mencetak gol keempat Bayern dan merayakannya bersama Alaba.
Kesempatan Memasak Bersama
Di pra-musim 2019/20 ini, Bayern akan berada di Houston untuk bertanding melawan Real Madrid dalam rangkaian tur di Amerika Serikat. Gnabry dan Harden bisa saja bertemu dan 'memasak' bersama di sana. Apa pun yang terjadi, semoga mereka bisa terus menghasilkan 'hidangan-hidangan' nan spesial dalam bentuk gol dan angka penting atau bahkan trofi-trofi juara.
BACA JUGA
- Transfer Bundesliga: Rekap Aktivitas Bayern Munchen dan Dortmund
- Bayern Munchen Ganggu Man City dalam Pemburuan Joao Cancelo
- Pelatih Bayern Munchen Ternyata Punya Jasa Besar Kepada Luka Jovic
- Bayern Munchen Sempat Coba Bajak Sepp van den Berg dari Liverpool
- Lagi, Chelsea Tolak Tawaran Bayern Munchen untuk Callum Hudson-Odoi
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:33Jerman Menang 7-1, Skor yang Sama Saat Lumat Brasil 12 Tahun Lalu
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:16Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!
BERITA LAINNYA
-
bundesliga 23 Mei 2026 07:19Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
-
bundesliga 21 Mei 2026 10:45Mengebut dan Kecelakaan, SIM Jamal Musiala Dicabut!
-
bundesliga 15 Mei 2026 13:51Prediksi Borussia Monchengladbach vs Hoffenheim 16 Mei 2026
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























