
Nexify - Barcelona kalah telak dari Benfica pada matchday kedua Grup E Liga Champions 2021/2022. Sang pelatih, Ronald Koeman, melihat skor kekalahan timnya tidak sesuai dengan performa yang ditampilkan.
Barcelona memetik hasil buruk pada lawatan ke Stadion da Luz, markas Benfica, pada Kamis (30/9/2021) dini hari WIB. Klub asal Catalan itu terkapar. Barcelona kalah dengan skor 3-0.
Dua dari tiga gol Benfica dicetak Darwin Nunez. Sedangkan, satu gol lain dicetak Rafa Silva. Barcelona makin menderita karena Eric Garcia mendapat kartu merah pada menit ke-87 dan bakal absen pada laga selanjutnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Sukar Diterima
Barcelona kalah. Kalah dengan skor yang telak. Ini adalah untuk kali kedua secara beruntun Barcelona kalah 3-0 pada laga Liga Champions. Koeman pun sulit menerima kekalahan dari Benfica ini.
"Sukar untuk menerima hasil ini," ucap Koeman dikutip dari BBC Sport.
"Saya pikir skornya tidak sesuai dengan permainan yang kami lihat. Walau kami sempat tertinggal dengan cepat, kami masih bermain bagus hingga skor menjadi 2-o," sambung pria asal Belanda itu.
Ada jeda cukup panjang antara gol pertama dan kedua yang bersarang di gawang Barcelona. Gol pertama tercipta pada menit ke-3 dan gol kedua pada menit ke-69.
Sejelas Air
Kini, Barcelona terpuruk di dasar klasemen Grup A. Dua laga, dua kali kalah, kebobolan enam gol, dan nol poin. Koeman pun enggan bicara banyak terkait komposisi skuad yang dimiliki Barcelona saat ini.
"Saya tidak akan berdebat tentang level tim saya. Tidak ada gunanya membandingkan ini dengan tim Barcelona tahun-tahun sebelumnya. Itu sejelas air," kata Koeman.
"Saya hanya bisa memberikan pendapat saya tentang pekerjaan saya di klub. Saya merasa didukung oleh pemain saya dan sikap mereka," tegasnya.
Kalah Fisik
Secara teknis, kata Koeman, ada beberapa alasan yang membuat Barcelona kalah. Salah satunya adalah pemain Benfica sangat kuat dari sisi fisik.
"Benfica kuat secara fisik dan mereka cepat. Saya pikir untuk gol pertama dan kedua kami hanya harus bertahan jauh lebih baik," katanya.
"Kami memiliki peluang mencetak gol yang sangat bagus dan begitulah cara Anda mengubah arah pertandingan. Fakta bahwa Benfica tidak membuang sebagian besar dari beberapa peluang yang sebenarnya mereka ciptakan, itulah perbedaan besar antara kedua tim malam ini," tutup Koeman.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Jitu, Pergantian Pemain Solskjaer Jadi Kunci Kemenangan Manchester United
- Catenaccio Juventus Sempurna, Wojciech Szczesny Sampai Makan Gaji Buta!
- Gokil! Fans MU Bertahan di Old Trafford Hingga 30 Menit Usai Laga Demi Chant Viva Ronaldo
- Chelsea Keok, Lukaku Buntu, Butuh Pulisic, Balik Werner Aja!
- Digasak Benfica, Warganet: Kirain yang Jago Barcelona, Ternyata Messi
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:49Klasemen Pembalap Formula 1 2026
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:48Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 04:21Link Streaming Piala Dunia 2026: Swedia vs Tunisia
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























