
Nexify - Laga Barcelona vs Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025-2026 berakhir pahit bagi tuan rumah. Bermain di Camp Nou, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB, Barcelona kalah dengan skor 0-2.
Tim asuhan Hansi Flick harus tampil dengan 10 pemain sejak menit ke-44. Bek muda Pau Cubarsi menerima kartu merah yang mengubah arah pertandingan.
Atletico Madrid memanfaatkan situasi tersebut dengan efektif. Gol dari Julian Alvarez di menit 45 dan Alexander Sorloth di menit 70 memastikan kemenangan tim tamu.
Hasil ini membuat langkah Barcelona menjadi berat jelang leg kedua di Metropolitano pekan depan. Berikut tiga poin penting dari pertandingan tadi.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Kontrol Permainan Lepas dari Genggaman Barcelona

Barcelona gagal menguasai lini tengah sepanjang pertandingan. Upaya Pedri dan rekan-rekannya tidak mampu memberikan kontrol permainan yang stabil.
Dani Olmo tampil inkonsisten dalam laga ini. Ia mencatat akurasi umpan tinggi, tetapi minim kontribusi dalam membangun serangan berbahaya.
Koordinasi antara Olmo, Pedri, dan Eric Garcia tidak berjalan mulus. Hal ini membuat Atletico Madrid leluasa menghindari tekanan dan mengalirkan bola dengan lebih efektif.
Keberanian Hansi Flick dalam Situasi Sulit

Hansi Flick mengambil langkah besar dengan mengganti Pedri dan Robert Lewandowski saat jeda pertandingan. Keputusan ini menunjukkan keberanian dalam situasi sulit.
Meski dalam kondisi tertinggal dan kekurangan pemain, Flick tetap mencoba mengubah jalannya laga. Ia mengambil risiko demi menjaga peluang Barcelona tetap hidup di kompetisi ini.
Keputusan tersebut juga memperlihatkan otoritasnya sebagai pelatih. Flick menunjukkan bahwa ia tetap konsisten dengan pendekatan taktiknya.
Marcus Rashford: Pergerakan Tajam, Finishing Kurang

Marcus Rashford tampil cukup aktif meski tidak mencetak gol. Ia menunjukkan pergerakan cerdas dan kerja keras sepanjang pertandingan.
Rashford beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Namun, penyelesaian akhir menjadi kekurangan yang belum bisa ia atasi dalam laga ini.
Meski begitu, kontribusinya tetap memberi dampak positif bagi tim. Penampilannya bisa menjadi pertimbangan penting untuk perannya di musim depan.
Barcelona kini harus mengejar ketertinggalan dua gol saat bertandang ke markas Atletico Madrid. Tugas besar menanti jika ingin melangkah ke semifinal.
Sumber: Barca Blaugranes
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:30Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 00:01Tempat Menonton Amerika Serikat vs Paraguay: Kick Off Jam Berapa?
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:32Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 00:13Wamen PPPA: Anak Korban Perundungan hingga Koma Berhak Dapat Restitusi
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























