
Nexify - Laga AC Milan vs Inter Milan jadi salah satu sajian seru babak semifinal Liga Champions 2022-2023. Kamis (11/5/2023), dalam pertemuan leg pertama, Inter menang dengan skor 2-0.
Dua gol yang dicetak Inter terjadi di awal pertandingan. Edin Dzeko (8') lebih dulu membuka keunggulan, lalu disusul Henrikh Mkhitaryan (11').
Milan yang tampil inferior di babak pertama berhasil tampil lebih superior di babak kedua. Namun, tidak ada gol yang tercipta hingga laga Liga Champions ini selesai.
Dengan kemenangan ini, Inter sudah menempatkan satu kakinya di partai final. Sedangkan Milan masih harus mengejar agregat di tempat yang sama pekan depan.
Paling tidak, ada 5 hal menarik yang tersisa dari laga Milan vs Inter kali ini. Apa saja? Yuk disimak selengkapnya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
1. Inter menang tiga kali, di tiga kompetisi berbeda
Inter have beaten Milan in three different competitions in the same season for the first time in their history:
— William Hill (@WilliamHill)
✅ 0-3 (Supercoppa)
✅ 1-0 (Serie A)
✅ 0-2 (UCL)
A Derby della Madonnina hat-trick. 🎩
Milan dan Inter sudah bertemu tiga kali di tiga kompetisi berbeda musim ini. Menariknya, Nerazzurri berhasil menyapu bersih dengan tiga kemenangan beruntun.
Pertemuan pertama di Supercoppa, Inter berhasil membekuk Milan dengan skor telak 3-0. Lalu, di putaran pertama Serie A, Inter menang tipis dengan skor 1-0.
Terkini, di panggung semifinal Liga Champions, Inter menjegal rival sekota dengan skor 2-0. Hattrick derby della madonnina bukti bahwa Inter lebih superior musim ini.
2. Pertama kalinya di Eropa
Inter have beaten Milan in a European competition for the first time in Derby della Madonnina history.
— Squawka (@Squawka)
That’s the tweet. 🫶 pic.twitter.com/hD8qQjZIEK
Kemenangan kali ini pun sangat bersejarah bagi Inter. Mengalahkan Milan di panggung Eropa tidak mudah, Rossoneri memang dikenal sebagai salah satu tim besar di Liga Champions.
Menurut catatan Squawka, ini pertama kalinya Inter bisa mengalahkan Milan di panggung Eropa dalam sejarah Derby Della Madonnina. Pencapaian ini terbilang istimewa untuk skuad Simone Inzaghi.
Betapa tidak, Milan sedikit lebih diunggulkan di Eropa musim ini, tapi Inter sekarang sedang mendapatkan momentum positif.
3. Lautaro si penentu
Lautaro Martínez created more chances than any other Inter player (3) and made more tackles (5) and interceptions (4) than any other player on the pitch.
— Squawka (@Squawka)
Putting in the work. 🐂 pic.twitter.com/tCgJcsOrGQ
Lautaro Martinez tidak mencetak gol dalam derby kali ini, tapi peran dan kontribusinya tidak bisa dianggap remeh. Dia tampil impresif selama 90 menit di lapangan.
Tercatat, striker Argentina ini jadi pemain yang paling aktif dengan menciptakan 3 peluang, plus membantu pertahanan dengan 5 tekel dan 4 intersep.
Lautaro pun terlihat sebagai pemain paling berbahaya di lini serang. Dia mulai kembali menemukan performa terbaiknya, tepat di momen penting musim ini.
4. Andre Onana jagoan Inter
André Onana is the first Inter goalkeeper to keep 7 clean sheets in a single Champions League campaign.
— Squawka (@Squawka)
Not a bad free transfer. 😏 pic.twitter.com/Xu4ElnKyN3
Inter Milan sangat beruntung bisa mendapatkan Andre Onana secara gratis. Kiper Kamerun ini menyuguhkan performa impresif di Liga Champions 2022-2023.
Tercatat, Onana adalah kiper Inter pertama yang bisa menorehkan 7 clean sheets dalam semusim Liga Champions. Dia tampil cukup baik sejak fase grup hingga babak semifinal.
Lawan Milan tadi, Onana tidak begitu sibuk. Dia hanya perlu membuat 2 penyelamatan untuk peluang Milan yang tidak begitu berbahaya.
5. Milan tanpa Leao
AC Milan have lost all three games this season when Rafael Leão didn't play 😮 pic.twitter.com/GF3VbKr1vD
— ESPN FC (@ESPNFC)
Stefano Pioli terpaksa mengistirahatkan Rafael Leao karena cedera di laga ini. Absennya Leao ternyata berdampak besar terhadap kekuatan Milan.
Menurut ESPN FC, Milan selalu kalah dalam tiga pertandingan Leao absen musim ini. Catatan negatif ini jadi bukti ketergantungan Milan terhadap winger Portugal tersebut.
Leao kini diharapkan bisa bermain penuh ketika Milan menghadapi Inter dalam laga leg kedua semifinal Liga Champions pekan depan.
Susunan pemain
AC Milan (4-2-3-1): Mike Maignan; Davide Calabria (Pierre Kalulu 82'), Fikayo Tomori, Simon Kjaer (Malick Thiaw 59'), Theo Hernandez; Sandro Tonali, Rade Krunic; Alexis Saelemaekers (Divock Origi 59'), Ismael Bennacer (Junior Messias 18'), Brahim Diaz (Tomasso Pobega 82'); Olivier Giroud.
Pelatih: Stefano Pioli
Inter Milan (3-5-2): Andre Onana; Matteo Darmian, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni; Denzel Dumfries, Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu (Roberto Gagliardini 78'), Henrikh Mkhitaryan (Marcelo Brozovic 63'), Federico Dimarco (Stefan de Vrij 70'); Lautaro Martinez (Joaquin Correa 78'), Edin Dzeko (Romelu Lukaku 70').
Pelatih: Simone Inzaghi
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























