
Nexify - Langkah Liverpool menuju perempat final Liga Champions 2025/2026 berada dalam situasi sulit setelah kalah 0-1 dari Galatasaray pada leg pertama babak 16 besar. Pertandingan yang berlangsung di Rams Park, Istanbul, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB itu dimenangkan tuan rumah berkat gol cepat Mario Lemina.
Hasil ini memaksa The Reds memburu kemenangan saat menjalani leg kedua di Anfield jika ingin menjaga asa melangkah ke delapan besar. Kekalahan tersebut juga mengulang hasil serupa yang dialami Liverpool saat bertandang ke Istanbul pada fase liga musim ini.
Pertandingan berlangsung intens sejak awal. Dalam 25 menit pertama saja, kedua tim sudah mencatatkan 10 percobaan ke gawang. Namun hanya satu peluang yang benar-benar berbuah gol, yakni saat Lemina memanfaatkan situasi bola mati untuk membawa Galatasaray unggul.
Berikut lima catatan penting dari pertandingan tersebut.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Gol Lemina Kembali Bongkar Kelemahan Liverpool

Galatasaray sempat berada dalam tekanan pada menit-menit awal, namun mereka justru berhasil mencuri gol pada peluang pertama. Berawal dari sepak pojok, Victor Osimhen menyundul bola kembali ke depan gawang dan Mario Lemina dengan sigap menyambarnya untuk menaklukkan Giorgi Mamardashvili.
Gol tersebut kembali menyoroti kelemahan Liverpool dalam mengantisipasi bola mati. Hingga akhir Desember lalu, Liverpool tercatat sebagai tim dengan jumlah kebobolan dari situasi set piece terbanyak di lima liga top Eropa.
Meski sempat melakukan perubahan pada staf pelatih khusus bola mati pada Januari, situasi ini menunjukkan bahwa masalah tersebut belum sepenuhnya terselesaikan.
Florian Wirtz Kurang Tajam di Laga Comeback

Florian Wirtz menjalani laga sebagai starter setelah sempat menepi karena cedera bulan lalu. Playmaker asal Jerman itu sebelumnya hanya tampil sebagai pemain pengganti saat Liverpool mengalahkan Wolves di ajang FA Cup.
Pelatih Arne Slot langsung memberinya kepercayaan sejak menit pertama menggantikan peran Cody Gakpo. Namun Wirtz gagal memaksimalkan dua peluang emas di babak pertama.
Ketajaman yang biasanya menjadi andalannya belum terlihat dalam laga ini, membuat Liverpool harus menutup paruh pertama pertandingan dalam kondisi tertinggal.
Baris Alper Yilmaz Kembali Merepotkan Liverpool

Pertandingan yang terbuka di babak kedua membuat kedua tim lebih leluasa menciptakan peluang. Salah satu pemain yang paling merepotkan Liverpool adalah Baris Alper Yilmaz.
Winger Galatasaray tersebut kembali menunjukkan kecepatannya, seperti saat kedua tim bertemu pada fase liga sebelumnya. Milos Kerkez yang dipercaya mengawal sisi kiri pertahanan Liverpool beberapa kali kesulitan menghadapi akselerasi Yilmaz.
Kerkez bahkan harus menerima kartu kuning akibat melanggar sang winger. Virgil van Dijk juga ikut diganjar kartu setelah menghentikan pergerakan Yilmaz yang hampir lolos ke area berbahaya.
Mohamed Salah Ditarik, Rekor Gol Tertunda

Pada menit ke-60, Arne Slot melakukan perubahan dengan menarik Kerkez dan memasukkan Andy Robertson. Tak lama kemudian, Mohamed Salah juga digantikan oleh Jeremie Frimpong.
Meski mencatatkan rekor baru sebagai pemain Liverpool dengan jumlah penampilan terbanyak di Liga Champions (18 laga), Salah gagal memberikan dampak signifikan di pertandingan ini.
Penyerang asal Mesir itu juga sebenarnya berpeluang mencatat sejarah sebagai pemain Afrika pertama yang mencapai 50 gol di Liga Champions. Namun performanya yang kurang maksimal membuat pencapaian tersebut harus tertunda.
VAR Batalkan Gol Penyeimbang Liverpool

Liverpool sempat merasa berhasil menyamakan kedudukan ketika Ibrahima Konate menyambar bola dari situasi sepak pojok. Namun gol tersebut tidak langsung disahkan oleh wasit Jesus Gil Manzano yang memilih menunggu keputusan VAR.
Setelah peninjauan cukup lama, VAR menyatakan bahwa Konate melakukan handball sebelum bola masuk ke gawang. Gol pun dianulir dan Liverpool gagal menyamakan skor.
Di sisa waktu pertandingan, The Reds terus menekan demi mencari gol balasan. Namun pertahanan Galatasaray mampu bertahan hingga peluit akhir berbunyi.
Dengan kemenangan ini, Galatasaray membawa modal penting saat bertandang ke Anfield pada leg kedua. Meski tanpa dukungan suporter tandang, wakil Turki itu kini berada selangkah lebih dekat menuju perempat final Liga Champions.
Sumber: Mirror
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 18:30Manchester United Mundur dari Perburuan Alex Scott
-
Liga Italia 27 Juli 2026 17:48Juventus Intip Peluang Daratkan Pemain Manchester United Ini
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 17:39Arsenal Nego Lagi Newcastle untuk Transfer Bruno Guimaraes
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 27 Juli 2026 20:25Prediksi Piala Presiden 2026: Tampines vs Arema FC 28 Juli 2026
-
Bola Indonesia 27 Juli 2026 20:21Prediksi Piala Presiden 2026: DPMM FC vs Persib 28 Juli 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 27 Juli 2026 20:23Kuasa Hukum Ungkap Kondisi Febrie Adriansyah di Rutan KPK
-
Liputan6 27 Juli 2026 20:06Kubu Febrie Adriansyah Buka Suara soal Kabar Meninggalnya Sutrimo
-
Liputan6 27 Juli 2026 19:59Kebakaran di Puncak Habibie Sukabumi Meluas, Ini Penyebabnya
-
Liputan6 27 Juli 2026 19:58Kesaksian Warga, Klinik Tempat Sutrimo Terkapar Lama Tak Beroperasi
-
Liputan6 27 Juli 2026 19:36Ayah dan Balita di Palu Diduga Tewas Dibunuh, Istri Ditemukan Kritis
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























