Alasan Inter Milan yang Puncaki Serie A Bisa Kalah di Markas Bodo/Glimt: Main Setengah Hati hingga Lautaro Martinez Cedera

Nexify - Langkah Inter Milan di babak playoff Liga Champions tersendat. Bertandang ke markas Bodo/Glimt, Nerazzurri takluk 1-3 pada leg pertama, hasil yang memaksa mereka berada di ujung tanduk jelang laga penentuan di San Siro pekan depan.
Kekalahan ini memang tidak sepenuhnya mengejutkan. Bodo/Glimt musim ini telah membuktikan diri sebagai kuda hitam berbahaya dengan menumbangkan raksasa seperti Manchester City dan Atletico Madrid.
Namun, bagi Inter yang musim lalu mencapai final Liga Champions 2025, performa di Norwegia tetap menjadi sinyal peringatan serius.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Start Buruk dan Respons Setengah Hati

Inter sempat menunjukkan perlawanan. Tuan rumah membuka skor lewat Sondre Fet di babak pertama, sebelum Francesco Pio Esposito menyamakan kedudukan jelang turun minum.
Gol tersebut menjadi yang kedua bagi penyerang muda Italia itu dalam beberapa hari terakhir, setelah sebelumnya mencetak gol krusial saat Inter mengalahkan Juventus di Serie A.
Namun selepas jeda, wajah Inter berubah. Alih-alih tampil lebih agresif, tim asuhan Cristian Chivu justru kehilangan intensitas. Bodo/Glimt memanfaatkan momentum dan atmosfer stadion dengan sempurna.
Mantan striker AC Milan, Jens Petter Hauge, serta Kasper Hogh menambah dua gol yang memastikan kemenangan 3-1 bagi wakil Norwegia.
Rotasi besar yang dilakukan Chivu tampak tak berjalan efektif. Inter kesulitan mengimbangi tempo permainan cepat tuan rumah, terlebih di atas lapangan sintetis dan dalam cuaca dingin ekstrem Norwegia.
Cedera Lautaro dan Bayang-bayang San Siro

Masalah Inter tak berhenti di papan skor. Kapten sekaligus ujung tombak mereka, Lautaro Martinez, harus ditarik keluar akibat dugaan cedera otot. Kondisinya akan dievaluasi setibanya tim di Italia, situasi yang tentu membuat staf pelatih cemas.
Sebelum leg kedua digelar Selasa mendatang di San Siro, Inter lebih dulu bertandang ke markas Lecce dalam lanjutan Serie A. Jadwal padat ini bisa menjadi ujian fisik dan mental tambahan bagi Nerazzurri.
Ironisnya, kabar relatif positif justru datang dari laga lain di San Siro, ketika AC Milan bermain imbang 1-1 melawan Como. Hasil tersebut membuat rival sekota Inter tertinggal tujuh poin di klasemen, dengan Derby della Madonnina yang semakin mendekat sebagai laga krusial perebutan Scudetto 2025/2026.
Misi Nyaris Mustahil?

Secara matematis, peluang Inter belum tertutup. Untuk lolos ke fase berikutnya, mereka wajib menang minimal dua gol guna memaksakan perpanjangan waktu.
Kemenangan dengan selisih lebih dari dua gol akan langsung mengantar mereka ke babak berikutnya. Sebaliknya, kemenangan satu gol, hasil imbang, atau kekalahan berarti eliminasi.
Tantangannya jelas: Inter harus tampil dengan mentalitas berbeda. Bodo/Glimt mungkin bukan lawan paling glamor di Eropa, tetapi mereka telah membuktikan kualitasnya.
Jika Nerazzurri gagal bangkit di San Siro, bukan hanya tiket ke babak selanjutnya yang melayang, tetapi juga status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini.
Bagi Chivu dan anak asuhnya, leg kedua bukan sekadar pertandingan, melainkan ujian karakter.
Bagan Fase Gugur Liga Champions 2025/2026
Bagan fase gugur Liga Champions 2025/2026 (c) UEFA
Jangan Lewatkan!
- Rekap Hasil Liga Champions Tadi Malam: Inter Terjungkal, Atletico Madrid Tertahan, Newcastle Pesta Gol
- Hasil Club Brugge vs Atletico Madrid: Drama 6 Gol, Tak Ada Pemenang di Belgia
- Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Brace Patrik Schick Bungkam Tuan Rumah
- Hasil Qarabag vs Newcastle: The Magpies Pesta Gol di Azerbaijan
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:30Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:16Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Maut di Tempat Hiburan Grogol
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:05Sempat Bentrok, Demo BEM UI dan KM IPB Suarakan 5 Tuntutan
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:38Maling di Mojokerto Tinggalkan Surat, Janji Ganti Uang Usai Gajian
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:36Anggaran Mulai Cair, Pemulihan Pascabencana Sumatera Dipercepat
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:25Jalan Layang Semanggi Ditutup Imbas Demo, Ini Rute Alternatifnya
-
Liputan6 12 Juni 2026 16:52
Prabowo: Saya Menyambut Kritik
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















