
Nexify - - Bek Liverpool Virgil Van Dijk menilai Harry Kane tak bisa tampil maksimal di final Liga Champions karena fisiknya belum benar-benar bugar 100 persen.
Liverpool berduel dengan Tottenham di final Liga Champions di Wanda Metropolitano pada 2 Juni lalu. Di pertandingan itu, Spurs memainkan Kane sebagai starter.
Itu adalah penampilan perdananya setelah absen sekitar dua bulan. Sebab sebelumnya ia mengalami cedera engkel.
Performa Kane sendiri tidak maksimal di laga final itu. Ia tak bisa tampil dengan efektif.
Pada akhirnya Kane gagal membawa Spurs mengalahkan Liverpool. The Lily Whites malah ditekuk dengan skor 2-0 berkat gol Mohamed Salah dan Divock Origi.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Terbaik
Kini keduanya kemungkinan akan bertemu lagi namun di ajang yang berbeda. Mereka akan berduel di ajang UEFA Nations League di mana timnas Belanda dan timnas Inggris dipertemukan di babak semifinal.
Jelang duel tersebut Van Dijk menyebut Kane sebagai salah satu striker terbaik di Inggris. Jika ia tampil dalam kondisi terbaiknya, maka pemain lawan tak boleh lengah sedikit pun karena Kane pasti akan menghukumnya.
"Harry Kane adalah striker yang fantastis, saya pikir salah satu yang terbaik di Inggris. Dan saya pikir ia pasti striker terbaik yang dimiliki Inggris untuk tim nasional," kata Van Dijk seperti dilansir Goal International.
"Tapi saya juga tahu bahwa jika Anda tidak 100 persen bugar, maka itu akan berada di kepala Anda jika Anda mendapatkan cedera kecil atau Anda berhasil dilewati dan Anda mendapatkan sedikit rasa sakit," tuturnya.
"Itu akan berada di kepala Anda, jadi jelas saya berharap ia akan bermain final, tetapi saya tahu ia tidak akan dalam kondisi 100 persen. Saya tidak tahu apakah ia akan bermain besok, tetapi jika ia bermain, maka kita akan melihat bagaimana kita akan mengaturnya."
Penilaian Southgate
Manajer timnas Inggris Gareth Southgate kemudian ditanya terkait performa Kane di laga final itu. Akan tetapi ia menolak untuk berkomentar panjang lebar.
"Saya tidak berpikir itu bukan bagian saya untuk mengomentari kinerja klub dalam pertandingan individu karena itu kemudian membuat saya berbicara tentang pelatih lain dan pemain lain dan mereka bukan tim saya," katanya.
"Tentu saja saya berada di pertandingan itu dan ingin melihat bagaimana hasilnya. Banyak umpan yang mengarah masuk ke Harry, itu bukan umpan favoritnya ketika tiba di daerahnya."
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 29 Juni 2026 15:47Cari Suksesor Robert Lewandowski, Barcelona Hubungi Agen Harry Kane
-
Liga Inggris 29 Juni 2026 13:00Liverpool Selangkah Lebih Dekat Amankan Bintang PSG Ini
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 23:59Tempat Menonton Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026, 30 Juni 2026
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 23:30Link Streaming Piala Dunia 2026: Jerman vs Paraguay 30 Juni 2026
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 23:00Tempat Menonton Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, 30 Juni 2026
-
Liga Inggris 29 Juni 2026 22:47Akankah Marcus Rashford Balik ke Manchester United?
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 30 Juni 2026 00:21Gudang di Cakung Kebakaran
-
Liputan6 30 Juni 2026 00:17MK Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Langsung oleh Rakyat
-
Liputan6 29 Juni 2026 23:35Rekor Panas Ekstrem di Jerman, Jalanan Sampai Meleleh
-
Liputan6 29 Juni 2026 23:06MK Ubah Aturan Pencairan Dana Pensiun Sukarela, Ini Perubahannya
-
Liputan6 29 Juni 2026 22:59Mobil Puteri Indonesia Pariwisata 2022 Jadi Sasaran Teror Lempar Batu
-
Liputan6 29 Juni 2026 22:301.151 KM Jalan Daerah Dibangun Buka Akses Ekonomi hingga Pelosok Desa
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























