
Nexify - - Liverpool menjuarai Liga Champions dengan cara yang sedikit berbeda. Bermain melawan Tottenham di partai pamungkas, Minggu (2/6) dini hari WIB, The Reds bermain pragmatis untuk mengunci kemenangan dengan skor 2-0.
Bersama Jurgen Klopp, Liverpool dikenal sebagai salah satu tim dengan gaya bermain ofensif terbaik. Namun, hanya secuil permainan ofensif yang disuguhkan Liverpool pada partai final tersebut.
Setelah unggul cepat lewat gol penalti Mohamed Salah di menit ke-2, Liverpool lantas mengubah pendekatan mereka dengan bermain defensif. Mereka bertahan sangat baik sampai Divock Origi mencetak gol kedua di menit ke-87.
Satu gol di awal, satu gol di akhir, dan bertahan di antaranya. Tiga gelandang Liverpool jarang naik menyerang. Mereka lebih sering membantu empat bek dalam blok defensif tujuh pemain.
Permainan itu tidak bisa dikatakan bagus, justru cenderung membosankan. Namun, trofi tetaplah yang paling penting. Liverpool boleh jadi meniru taktik parkir bus ala Jose Mourinho, tetapi taktik negatif itu terbukti manjur.
Sepak bola mudah lupa. Dalam beberapa tahun ke depan, tak akan ada yang membicarakan taktik negatif tersebut, hanya trofi yang diingat. Liverpool telah mencatatkan sejarah mereka sendiri.
Biar begitu, pendekatan pragmatis itu tentu melahirkan beberapa statistik anomali untuk tim yang jadi juara. Apa saja? Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Anomali
- Liverpool (35,4 persen) merupakan tim pertama yang memenangkan final Liga Champions meski lebih sedikit menguasai bola daripada tim lawan sejak Inter Milan-nya Jose Mourinho yang mengalahkan Bayern Munchen pada final 2010, juga di Madrid.
- Liverpool mencatatakan akurasi umpan nomor tiga terendah di antara tim mana pun yang bermain di Liga Champions musim ini: 63,34 persen.
- Liverpool hanya menorehkan 101 umpan suskes pada babak pertama pertandingan - paling sedikit di antara laga mereka lainnya musim ini.
- Liverpool cuma memberikan tiga tembakan tepat sasaran pada sebagian besar pertandingan, sementara Spurs harus menunggu sampai menit ke-73 untuk melepaskan tembakan tepat sasaran pertama mereka.
Baca Juga:
- Sekarang, Liverpool Lebih Elit Daripada Barcelona dan Bayern Munchen
- Liverpool Jadi Juara Liga Champions, Mourinho: Permainan Buruk!
- Virgil van Dijk, Pemain Terbaik Final Liga Champions 2018/2019
- Liverpool Jadi Juara Liga Champions dengan Taktik Parkir Bus Ala Mourinho
- Hentikan Dominasi Cristiano Ronaldo, Lionel Messi Predator Tertajam UCL 2018/2019
- Nama Jurgen Klopp Akan Terus Dinyanyikan dalam Sejarah Liverpool
- Hasil Pertandingan Tottenham vs Liverpool: Skor 0-2
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 18 Agustus 2026 08:36Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
-
Liga Inggris 18 Agustus 2026 07:27Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
-
Liga Italia 17 Agustus 2026 23:59Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 18 Agustus 2026 21:59Kalah tapi Menang Agrgegat, Timnas Thailand ke Final Piala AFF 2026
-
Bola Indonesia 18 Agustus 2026 21:29Comeback Lawan Bali United, Persib Bandung Juara Dewata Challenge Series 2026
-
Liga Spanyol 18 Agustus 2026 19:45Gavi Pindah ke Manchester United? Begini Sabda Fabrizio Romano
-
Liga Italia 18 Agustus 2026 19:30AS Roma Hubungi Real Madrid, Ingin Boyong Pemain Ini ke Olimpico
BERITA LAINNYA
-
champions 13 Agustus 2026 08:16Desire Doue Bidik Semua Trofi usai Bawa PSG Juara Piala Super Eropa
-
champions 13 Agustus 2026 06:35PSG Jadi Tim Ketiga yang Mampu Pertahankan Gelar Piala Super Eropa
-
champions 13 Agustus 2026 04:58Selamat! PSG Juara Piala Super Eropa 2026
SOROT
-
Liputan6 19 Agustus 2026 06:00Menyoal Etika Mereka yang Pasang Badan Biar Parkiran Tak Diserobot Orang
-
Liputan6 19 Agustus 2026 05:00Ribuan Gempa Susulan dan Kecemasan Warga NTT yang Belum Usai
-
Liputan6 19 Agustus 2026 00:33Jumhur Dorong Kearifan Lokal Jadi Solusi Krisis Iklim di BRICS
-
Liputan6 19 Agustus 2026 00:003 Gunung Api Erupsi Beruntun Selasa Malam, Satu di NTT
-
Liputan6 18 Agustus 2026 23:46Kejagung Periksa 5 Pegawai Kemenhut Terkait Kasus Transfer Pricing PT TPL
-
Liputan6 18 Agustus 2026 23:111,49 Juta Keluarga Penerima Bansos Terindikasi Judi Online, Jabar Terbanyak
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...























