
Nexify - Arsenal sudah berhasil mengatasi keresahan para pendukungnya pada awal musim ini. Sebelumnya Arsenal mendapat tekanan besar untuk belanja demi mengakhiri puasa gelar klub yang sudah berlangsung selama kurang lebih delapan tahun.
Isu mengenai performa Arsenal sudah mereda, kini barisan suporter Arsenal kembali mengapungkan topik mengenai harga tiket klub. Pada intinya, fans menganggap harga tiket masuk Emirates Stadium terlalu mahal. Tiket Arsenal memang yang paling mahal di Inggris.
Fans yang tergabung dalam The Black Scarf Movement mendesak klub untuk mencontoh Bayern Munich yang memasang harga tiket yang rendah. Desakan fans ini ditunjukkan dengan menyebar flyer ketika pihak klub melakukan Annual General Meeting (AGM) alias pertemuan umum tahunan.
The Black Scarf Movement mengutip pernyataan Presiden Bayern Uli Hoeness: Kami bisa saja memasang harga tiket terusan di atas 104 euro; anggaplah kami menjadikannya 300 euro. Kami akan mendapatkan penghasilan tambahan senilai 2 juta euro, tapi apa artinya uang itu buat kami? Di lantai transfer, uang sebesar itu bisa habis dalam lima menit. Tapi perbedaan 104 euro dengan 300 euro sangat besar bagi fans kami. Kami menganggap fans tidak seperti sapi yang bisa kami perah. Sepakbola, bagi kami, adalah untuk semua orang."
Selain itu, The Black Scarf Movement juga memberikan perbandingan finansial antara Arsenal dengan Bayern. (101/hsw)
Isu mengenai performa Arsenal sudah mereda, kini barisan suporter Arsenal kembali mengapungkan topik mengenai harga tiket klub. Pada intinya, fans menganggap harga tiket masuk Emirates Stadium terlalu mahal. Tiket Arsenal memang yang paling mahal di Inggris.
Fans yang tergabung dalam The Black Scarf Movement mendesak klub untuk mencontoh Bayern Munich yang memasang harga tiket yang rendah. Desakan fans ini ditunjukkan dengan menyebar flyer ketika pihak klub melakukan Annual General Meeting (AGM) alias pertemuan umum tahunan.
Fans Arsenal minta harga tiket diturunkan. (c) 101
The Black Scarf Movement mengutip pernyataan Presiden Bayern Uli Hoeness: Kami bisa saja memasang harga tiket terusan di atas 104 euro; anggaplah kami menjadikannya 300 euro. Kami akan mendapatkan penghasilan tambahan senilai 2 juta euro, tapi apa artinya uang itu buat kami? Di lantai transfer, uang sebesar itu bisa habis dalam lima menit. Tapi perbedaan 104 euro dengan 300 euro sangat besar bagi fans kami. Kami menganggap fans tidak seperti sapi yang bisa kami perah. Sepakbola, bagi kami, adalah untuk semua orang."
Perbandingan finansial Arsenal-Bayern. (c) 101
Selain itu, The Black Scarf Movement juga memberikan perbandingan finansial antara Arsenal dengan Bayern. (101/hsw)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Juli 2026 08:00Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
-
Liga Inggris 29 Juni 2026 16:53Xabi Alonso Ingin Boyong Eks Arsenal Ini ke Chelsea?
-
Liga Spanyol 29 Juni 2026 15:47Cari Suksesor Robert Lewandowski, Barcelona Hubungi Agen Harry Kane
-
Liga Inggris 28 Juni 2026 14:30Saingi Arsenal, MU Juga Kejar Bruno Guimaraes
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 5 Juli 2026 15:00Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
-
Piala Dunia 5 Juli 2026 12:00Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juli 2026 14:40Memburu Garis Finish di Kostrad Run 2026
-
Liputan6 5 Juli 2026 13:56Bupati Gowa Polisikan Dua Saksi Pansus Hak Angket
-
Liputan6 5 Juli 2026 13:31Empat Hari Penuh Duka bagi Polri
-
Liputan6 5 Juli 2026 12:00Di Balik Dugaan Teror Molotov Rumah Advokat
-
Liputan6 5 Juli 2026 11:00Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























