
Nexify - Bos Chelsea, Thomas Tuchel membagikan pendapatnya mengenai perubahan aturan fase gugur Liga Champions. Mulai musim 2021/22, tidak ada lagi aturan gol tandang sejak babak 16 besar.
Aturan gol tandang sudah belasan tahun jadi warna spesial Liga Champions. Ada banyak drama yang terjadi akibat gol tandang, pertandingan jadi lebih menarik.
Meski begitu, tidak sedikit pelatih yang berteriak memprotes aturan gol tandang. Mereka merasa dirugikan ketika timnya tersingkir hanya karena selisih gol tandang.
UEFA pun mendengar protes tersebut. Akhirnya, mulai musim ini tidak ada lagi aturan gol tandang. Duel fase gugur seharusnya lebih sengit.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Kata Tuchel
Thomas Tuchel bicara sebagai juara bertahan Liga Champions. Dia termasuk salah satu pelatih yang mendukung perubahan aturan gol tandang tersebut.
Dengan dihapusnya aturan gol tandang, duel dua leg akan lebih mudah dimengerti. Meski begitu, musim ini adalah musim pertama aturan tersebut berlaku.
"Sampai saat ini, kesan yang saya dapatkan adalah bahwa aturan ini mungkin akan memuat pertandingan jadi lebih ofensif. Jadi, kita lihat saja," ujar Tuchel di Chelseafc.com.
"Ketika kami ditanya di pertemuan UEFA dengan para pelatih, saya jadi bagian mayoritas pelatih yang memilih perubahan aturan tersebut untuk membuat pertandingan jadi lebih jelas dan mudah dimengerti."
Jadi lebih jelas
Tuchel pribadi mengaku tidak ada masalah dengan aturan yang lama. Meski begitu, dia memahami banyak pelatih yang protes. Sekarang seharusnya pertandingan jadi lebih jelas.
"Sebenarnya saya menyukai itu [gol away], sebab seolah-olah aturan itu memberi keuntungan lebih. Saya memahami itu, situasinya juga lebih menarik," sambung Tuchel.
"Namun, di saat yang sama saya juga tidak benar-benar paham skor 3-1 lebih baik daripada 2-0."
"Saya suka aturan sekarang dan semuanya jadi lebih jelas. Mungkin akan ada extra time dan penalti, sebab sekarang Anda tidak bisa menang dengan gol tandang," tandasnya.
Sumber: Chelsea
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Lukaku Kesulitan, Cedera Chilwell dan James Jadi Penyebab?
- Performa Melempem, Romelu Lukaku Diyakini Bakal Tinggalkan Chelsea Lagi
- Bulan Februari 2022, Chelsea Hanya Satu Kali Bermain di Premier League
- Kieran Tierney, Overlapping Centre-Back Terbaik!
- Kontroversi Wasit Premier League: Keras ke Arsenal, Lembek ke MU?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 18:30Manchester United Mundur dari Perburuan Alex Scott
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 17:39Arsenal Nego Lagi Newcastle untuk Transfer Bruno Guimaraes
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 17:29Manchester City Ungguli MU dalam Transfer Ayyoub Bouaddi?
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 07:00Manchester United Dapat Kabar Positif soal Kondisi Benjamin Sesko
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:29Febrie Adriansyah Pertanyakan Dasar Penetepan Tersangka TPPU
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:05Fakta-fakta Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:05Gebrakan Sudaryono 5 Hari Pimpin BGN
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























