
Nexify - Legenda AC Milan Alessandro Nesta mengungkapkan mentalnya pernah dibuat hancur berkeping-keping dalam sebuah pertandingan oleh superstar Barcelona, Lionel Messi.
Nesta adalah salah satu bek paling hebat yang pernah dimiliki oleh Italia. Ia juga bisa dibilang masuk deretan bek terbaik sepanjang masa.
Di sepanjang karirnya, Nesta pernah berhadapan dengan banyak penyerang kelas dunia. Baik di level klub bersama Milan dan juga di level internasional bersama Italia.
Salah satunya adalah Messi. Nesta bersua dengannya saat Milan jumpa Barcelona di Liga Champions 2011-12 silam.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Mental Nesta Hancur Gara-gara Messi

Lionel Messi saat itu sedang dalam musim terbaiknya bersama Barcelona. Di sisi lain Alessandro Nesta saat itu sudah dalam usia senja, 36 tahun.
Jadi Nesta sangat kewalahan menghadapi Messi. Ia mengaku selain secara fisik, ia juga lelah secara mental.
"Pada menit kesepuluh saya menendang Messi dan jatuh ke tanah kelelahan, saya bisa melihat bintang-bintang. Ia sudah memberi saya tangannya untuk menarik saya. Di sana ia menghancurkan saya secara mental," ujarnya pada channel .
"Apakah kamu mengerti? Saya berada di tanah dan ketika setelah dua detik saya membuka mata, saya melihat wajahnya dengan tangannya menjulur bahwa ia ingin membantu saya bangun. Ia secara mental menghancurkan saya di sana," ulang Nesta.
Messi Atau Ronaldo?

Selain pernah bersua Lionel Messi, Alessandro Nesta juga pernah bersua dengan Cristiano Ronaldo. Tentu saja saat itu Ronaldo juga sedang bagus-bagusnya.
Nesta kemudian ditanya dari dua pemain itu, siapa yang lebih hebat. Ia tak mengatakannya secara langsung namun mengakui Messi lebih menakutkan ketimbang Ronaldo.
"Saya bermain melawan Ronaldo dan Messi. Yang kecil (Messi) fenomenal: tapi yang lain mencetak 40 gol setahun," tuturnya.
"Mereka berdua kuat dengan caranya sendiri. Saya lebih suka tidak bertemu Messi di antara keduanya," seru Nesta.
Alessandro Nesta membela AC Milan dari tahun 2002 hingga 2012. Setelah itu ia gantung sepatu pada tahun 2014 usai membela klub MLS, Montreal Impact.
(Youtube/Calciatori Brutti)
Baca Juga:
- Argentina Taklukkan Uruguay, Netizen: Messi Gila, Strikernya Ampas, 10 Pohon Pisang
- Man of the Match Argentina vs Uruguay: Lionel Messi
- Highlights Copa America 2021: Argentina 1-0 Uruguay
- Hasil Copa America 2021 Argentina vs Uruguay: Skor 1-0
- Sejarah Copa America, Ketika Messi Menampik Gelar
- Inilah The Dream Team Pilihan Zlatan Ibrahimovic, Tak Ada Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi
- 10 Transfer Termahal Sepanjang Sejarah AC Milan: Siapa yang Gagal dan Sukses?
- Kekaguman Pada Nesta Membuat Romagnoli Pilih Nomor 13 di AC Milan
- Paolo Maldini dan Alessandro Nesta, Profesornya Thiago Silva
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:05Gebrakan Sudaryono 5 Hari Pimpin BGN
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:03Bayaran Sindikat Buzzer Hoaks Terkuak, Sosok Pemesan Utama Diburu Polisi
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:45Momen Haru Warga Bantu Persalinan Ibu Hamil di Mobil karena Jalan Rusak
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























