
- Manchester United tengah bersiap melawat ke markas tim asal Swiss, Young Boys untuk mempertandingkan laga pertama Grup H Liga Champions 2018/19, Kamis (20/9) dini hari WIB lusa. Laga ini diprediksi berjalan mudah untuk MU.
MU jelas lebih berkelas daripada Young Boys. Laga ini juga penting bagi MU untuk menjaga kepercayaan diri tim. Setelah sempat menelan dua kekalahan beruntun di Premier League musim ini, MU wajib menjaga tren kemenangan dengan menaklukkan Young Boys.
Meski di atas kertas MU jauh lebih hebat dari Young Boys, Mourinho dan timnya diminta tidak memandang Young Boys sebelah mata. Setidaknya itulah pesan Dimitar Berbatov, mantan pemain MU.
Berbatov justru menilai MU harus berhati-hati melawan tim kecil. Baca penjelasan selengkapnya di bawah ini:
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Kenangan Pahit
Berbatov mengingatkan MU saat takluk dari Midtjylland di Liga Europa dua tahun lalu saat masih ditangani Louis van Gaal. Beruntung MU berhasil lolos setelah membalikkan keadaan di Old Trafford. Kesalahan ini tak boleh terulang saat menghadapi Young Boys.
MU adalah favorit kuat untuk memenangkan laga ini tetapi sebaiknya mereka tak meremehkan Young Boys atau kita akan melihat lagi kekalahan mengecewakan 1-2 dari FC Midtjylland di 2015/16 Liga Europa, ujar Berbatov di express.
Terkadang raksasa sepak bola justru dihajar. Saya pikir mereka tidak akan kalah dan mereka berhak jadi favorit untuk menang tetapi pelajaran itu wajib diingat.
Kemenangan Penting

Lebih lanjut, Berbatov juga menilai kemenangan ini sangat penting untuk menjaga kepercayaan diri MU di pentas Eropa. Musim lalu, MU gagal tampil hebat di Liga Champions, saat ini adalah kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan kualitas juara.
MU tampil tak bagus di kompetisi ini musim lalu, namun sekarang mereka punya kesempatan untuk menunjukkan kualitas Liga Champions mereka.
Kemenangan pertama di fase grup sangatlah penting, jadi saya harap mereka akan menganggap laga ini dengan serius dan merebut tiga poin untuk membangun kepercayaan diri dalam perjalanan mereka di Eropa, tandasnya.
Tonton Vidio Menarik Ini
Berita video Time Out kali ini tentang manajer-manajer di Premier League yang posisinya terancam pada musim 2018-2019.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 29 Juni 2026 17:13Update Kondisi Terkini Matthijs De Ligt: Kapan Bisa Comeback di MU?
-
Liga Inggris 29 Juni 2026 16:44Klub EPL Ini Siap Tikung MU untuk Transfer Felix Nmecha
-
Liga Inggris 29 Juni 2026 12:00Manuel Ugarte Cedera Parah, MU Justru Cuan, Kok Bisa?
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 21:00Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs RD Kongo, 1 Juli 2026
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 20:00Prediksi Piala Dunia 2026: Meksiko vs Ekuador 1 Juli 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 29 Juni 2026 20:27Latihan Militer Manajer Kopdes Disetop, Ini Gantinya
-
Liputan6 29 Juni 2026 20:26
RUU HAM Perkuat Komnas HAM, Beri Kewenangan Penyidikan
-
Liputan6 29 Juni 2026 19:34Latihan Militer Manajer Kopdes Resmi Disetop Buntut 5 Peserta Meninggal
-
Liputan6 29 Juni 2026 19:01Akal-akalan Bos Percetakan Cari Untung dari Penyekapan Pegawai
-
Liputan6 29 Juni 2026 18:40Awkarin Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Hanania Travel
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























