
Nexify - Bayer Leverkusen dan Arsenal harus puas dengan hasil imbang dalam duel Liga Champions. Pertandingan tersebut menghadirkan sejumlah catatan menarik usai peluit akhir dibunyikan.
Kedua tim bermain imbang 1-1 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di BayArena, Leverkusen, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat persaingan menuju perempat final masih sepenuhnya terbuka.
Leverkusen sempat berada di atas angin lebih dulu lewat gol Robert Andrich. Namun, Arsenal berhasil memaksakan hasil imbang pada menit-menit akhir waktu normal.
Tim tamu terhindar dari kekalahan setelah Kai Havertz mencetak gol melalui titik penalti. Gol tersebut memastikan The Gunners pulang dengan membawa hasil seri.
Dengan skor agregat masih sama kuat, kedua tim harus memburu kemenangan pada leg kedua jika ingin melangkah ke perempat final. Pertemuan penentuan itu akan digelar di Stadion Emirates.
Seusai pertandingan tersebut, muncul sejumlah fakta dan statistik menarik dari duel Leverkusen melawan Arsenal. Berikut beberapa catatan penting yang tercipta dari laga tersebut.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Catatan Menarik Duel Bayer Leverkusen vs Arsenal

1. Arsenal berhasil menghindari kekalahan pada leg pertama dalam empat dari lima pertandingan terakhir mereka di fase gugur Liga Champions (2 menang, 2 imbang, 1 kalah). Dari tiga kesempatan sebelumnya setelah hasil tersebut, Arsenal mampu melaju ke babak berikutnya dalam dua di antaranya.
2. Bayer Leverkusen hanya untuk kedua kalinya berhasil menghindari kekalahan pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions (1 menang, 1 imbang, 5 kalah). Namun dalam enam kesempatan mereka tampil di babak ini sebelumnya, Leverkusen belum pernah berhasil lolos ke fase berikutnya.
Catatan Menarik Duel Bayer Leverkusen vs Arsenal

3. Leverkusen kini tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan berturut-turut di fase gugur Liga Champions (1 menang, 2 imbang). Ini menjadi catatan pertama mereka sejak April 2002 yang juga mencatatkan rangkaian tiga laga tanpa kekalahan di fase yang sama (1 menang, 2 imbang).
4. Gol penalti Kai Havertz pada menit 88 detik ke-33 menjadi gol penalti paling akhir yang dicetak Arsenal di kompetisi Eropa dalam waktu lama. Sebelumnya, gol penalti Arsenal yang lebih terlambat terjadi ketika Nicklas Bendtner mencetak gol melawan FC Porto pada Maret 2010 di menit 90 detik ke-26.
Sumber: Opta
Klasemen Liga Champions 2025/2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:30Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
-
Liputan6 12 Juni 2026 20:34Mendagri Minta DKPP Cegah Pelanggaran Pemilu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























