
Nexify - Duel final Liga Champions musim 2020/21 ini akan mempertemukan dua tim Inggris: Manchester City vs Chelsea. Saat ini, sulit memprediksi siapa yang akan jadi juara.
Di atas kertas, dua tim ini adalah dua tim dengan komposisi pemain terbaik di Premier League. Skuad mereka begitu dalam, ada banyak pelapis untuk setiap posisi.
Chelsea baru melangkah ke final usai menyingkirkan Real Madrid (agg. 3-1). Sebelumnya ada Man City yang menundukkan PSG (agg. 4-1) dan lolos terlebih dahulu.
Menariknya, di bawah Thomas Tuchel, Chelsea adalah salah satu tim yang bisa mengalahkan Man City musim ini. Lalu apa kata Tuchel?
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Pangkas jarak
Hanya segelintir tim yang bisa mengalahkan Man City musim ini, Chelsea salah satunya. Beberapa waktu lalu, The Blues menaklukkan The Citizens dengan skor tipis 1-0 di semifinal FA Cup 2020/21.
Artinya, hasil itu seharusnya bisa jadi modal berharga saat menghadapi Man City di final UCL nanti. Tuchel tahu itu, tapi dia tidak sepenuhnya setuju.
"Tidak, tapi hasil itu membuat kami merasa positif dan percaya diri. Khususnya setelah kami memainkan duel semifinal yang begitu ketat. Kami menggunakan kesempatan ini semaksimal mungkin," kata Tuchel di Chelseafc.com.
"Seperti yang selalu saya katakan, bagi saya saat ini Bayern Munchen dan Manchester City adalah dua patokan dalam sepak bola dan kami ingin memangkas jarak dari Man City."
Harus sempurna
Lagi pula, bagi Tuchel yang terpenting adalah fokus ke diri sendiri. Chelsea baru saja berjuang keras untuk mengalahkan Madrid. Artinya mereka harus mengulangi performa yang sama baiknya saat menantang Man City nanti.
"Di satu laga semifinal ini kami menunjukkan performa yang sangat impresif dan kami akan membutuhkan performa semacam ini lagi," lanjut Tuchel.
"Hasil ini membuat kami yakin dan percaya diri untuk laga-laga berikutnya, sebab ini adalah level pertandingan tertinggi yang bisa dihadapi."
Bidik juara
Selain itu, karena sudah mencapai final, Tuchel menegaskan timnya bakal fokus meraih trofi. Duel di Istanbul, 29 Mei 2021 nanti akan berjalan alot antara dua tim kuat.
"Kami akantiba dengan kepercayaan diri dan dengan energi positif di Istanbul. Semoga tidak ada cedera, hanya energi positif untuk jadi juara," tutup Tuchel.
Sumber: Chelsea
Baca ini juga ya!
- Chelsea Bisa Saja Menang 4-0 atau 5-0, Ya Kan Tuchel?
- Chelsea Menang, Kai Havertz Makin Jadi!
- Manchester City vs Chelsea, Ini Sejarah Pertemuan Tim Senegara di Final Liga Champions
- Rapor Pemain Madrid Saat Dipermalukan Chelsea: Ramos dan Hazard Bapuk!
- Cerita Timo Werner: Berjam-jam Saya Tunggu Bolanya Turun, Gol yang Mudah!
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 14 Juni 2026 20:56Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
-
Otomotif 14 Juni 2026 20:40Klasemen Pembalap Moto4 European Cup 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 14 Juni 2026 20:42
Diduga Monopoli Suplier, 18 Satuan Pelayanan Gizi Dibekukan
-
Liputan6 14 Juni 2026 19:52Megawati Kembali ke Makam Bung Karno, Ada Pesan yang Terus Dirawat
-
Liputan6 14 Juni 2026 19:41Kebakaran Hebat Dekat Balai Kota Depok, Lebih dari 5 Toko Ludes
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















