
Nexify - Mantan pemain MU, Paul Ince memberikan masukkan bagi Inter Milan jelang final Liga Champions pada Minggu (11/6/2023). Ince yang juga mantan pemain Inter Milan, nampaknya ingin melihat Man City gagal meraih treble winner musim ini.
Ince menilai ada beberapa strategi yang bisa dimainkan Simone Inzaghi untuk kalahkan Man City. Ince merasa Inzaghi bisa memanfaatkan kelemahan dari sistem permainan Man City sebagai peluang untuk memenangkan final Liga Champions keenam Inter.
Salah satu kelemahan yang bisa dimanfaatkan adalah ruang kosong di belakang bek tengah Man City. Ince menilai strategi garis pertahanan tinggi Man City bisa dimanfaatkan oleh Inter dengan menggunakan serangan balik dengan menempatkan bola di belakang bek tengah lawan.
“Agresi yang mereka (Man City) bawa mencekik, mereka selalu ingin mengontrol bola, tapi di belakang bek tengah ada ruang. Di situlah anda bisa menyerang dengan cepat,” terang Ince dikutip dari Football Italia.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Mainkan Lukaku!

Untuk memainkan strategi serangan balik cepat. Ince menyarankan Inter Milan memainkan Romelu Lukaku. Ince merasa Lukaku punya kecepatan yang lebih baik dibandingkan striker utama Inter saat ini, Edin Dzeko.
Dzeko yang sudah berusia 37 tahun tentu akan kesulitan dengan bek tangguh Man City dalam hal kecepatan. Lukaku akan menjadi pilihan yang menarik untuk bekerja sama dengan pemain cepat lainnya, Lautaro Martinez.
“Itulah mengapa, setidaknya bagi saya, Lukaku harus bermain sejak awal ketimbang Edin Dzeko. Edin adalah pemain yang fantastis, sangat bagus dengan bola, tetapi dia tidak memiliki kecepatan yang sama di lapangan terbuka, untuk City dia akan lebih mudah dihentikan,” ujar Ince.
Saran Dalam Bertahan

Strategi serangan balik akan berjalan sukses jika diiringi dengan pertahanan kokoh Inter Milan. Maka dari itu, Ince juga memberikan saran bagi lini bertahan Inter terutama dalam menghadapi Erling Haaland.
Ince tentu mengetahui betapa ganasnya Haaland di lini pertahanan lawan selama bermain dengan Man City musim ini. Namun Ince berharap Inzaghi tidak menerapkan memberikan perhatian khusus bagi Haaland.
Ince menilai Haaland akan lebih efektif dihentikan jika Inter tidak mengutus satu pemain bertahan untuk menempelnya. Ince lebih sepakat jika pemain bertahan Inter lebih fokus menjaga pergerakan Haaland secara sistemik.
“Siapa pun yang menang di sana menguasai pertandingan. Tentu saja, jika anda berpikir tentang (bagaimana menjaga) Haaland, anda berisiko sakit kepala, tetapi dengan bertahan sebagai tim, anda setidaknya bisa membatasi dia,” sambung Ince.
Klasemen Liga Italia
Sumber: Football Italia
Penulis: Ahmad Daerobby
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 07:31Respons Manchester City Hadapi Ancaman Real Madrid untuk Rodri
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 17:29Manchester City Ungguli MU dalam Transfer Ayyoub Bouaddi?
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 08:08Penjaga Sekolah Peras Puluhan Siswa SD demi Judi Online
-
Liputan6 28 Juli 2026 07:36Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Bentrokan di Menteng
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:29Febrie Adriansyah Pertanyakan Dasar Penetepan Tersangka TPPU
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:05Fakta-fakta Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:05Gebrakan Sudaryono 5 Hari Pimpin BGN
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























