
Nexify - Tidak banyak yang menjagokan Juventus memenangkan Liga Champions musim ini. Pasalnya, performa raksasa Italia itu di kompetisi domestik kurang meyakinkan.
Juventus sudah hampir bisa dicoret dari perburuan Scudetto meskipun secara hitung-hitungan masih bisa mengejar. Tapi melihat konsistensi rival-rivalnya, mendapatkan tempat di empat besar sepertinya menjadi target yang paling realistis.
Performa klub besutan Massimiliano Allegri itu di pentas Liga Champions sebenarnya terbilang apik. Di fase grup, mereka cuma menelan satu kekalahan dari menyapu bersih lima laga lainnya dengan kemenangan.
Rentetan hasil positif tersebut membuat Bianconeri bisa lolos dengan status juara grup, mengalahkan Chelsea selaku juara bertahan. Namun tetap saja, publik tidak bisa melupakan torehan Bianconeri di kancah domestik begitu saja.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Jangan Lihat Juventus di Liga
Pada hari Rabu (23/2/2022), Juventus akan berhadapan dengan Villarreal di leg pertama 16 besar. Villarreal dianggap bukan lawan yang sepadan, sehingga Juventus diyakini mampu melewati fase ini.
Namun publik cukup ragu dengan kans Juventus melaju kalau bertemu dengan klub papan atas Eropa lainnya. Tidak heran kalau mereka tidak dijagokan sebagai juara. Namun mantan pemain Villarreal, Diego Forlan, punya pandangan berbeda.
"Sangat sering kita membuat kesalahan dalan mengevaluasi tim berdasarkan performanya di liga nasional," buka Forlan kepada TuttoJuve ketika berbicara soal peluang Juventus menjuarai Liga Champions.
"Sejarah mengajarkan kita bahwa Liga Champions bisa dimenangkan oleh klub yang kesulitan di rumahnya, kami bisa memberikan beberapa contoh soal ini," lanjutnya.
Salah Satu Calon Juara
Juventus yang sekarang mungkin tidak sesuai dengan harapan banyak orang. Namun publik tidak boleh melupakan sejarah mereka. Dan di masa lalu, Bianconeri selalu mampu membuat orang-orang terkejut dengan kiprahnya.
Pada tahun 2015 lalu, banyak yang menyangsikan peluang Juventus melaju ke babak final karena baru ditinggal Antonio Conte. Tapi pada akhirnya, mereka bisa membuktikan diri dan sampai ke partai terakhir sebelum dikalahkan Barcelona.
"Seperti yang saya katakan, sejarah dan tradisi Juventus harus dihormati dan dipertimbangkan. Bagi saya, mereka selalu dipertimbangkan sebagai salah satu unggulan pemenang final," kata Forlan lagi.
"Anda harus selalu berhati-hati, tidak pernah memandang enteng mereka. Mereka selalu mampu melakukan segalanya," pungkas pria asal Uruguay tersebut.
(TuttoJuve via Football Italia)
Baca juga:
- Real Madrid, Barcelona, dan Juventus Berniat Bikin 'Mini Super League' di Amerika Serikat
- Waduh, Jose Mourinho Tuduh Wasit Laga AS Roma vs Verona Sebagai Titipan Juventus!
- Pesan Morata Buat Peserta Liga Champions: Mau Juara? Kalahkan Juventus Dulu
- Morata Bertahan di Juventus Karena Max Allegri, Apa yang Dikatakan Sang Pelatih?
- Ambisi Besar Villarreal Bisa Bikin Juventus Terjungkal, Wajib Waspada Agar tak Celaka!
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 07:00Manchester United Dapat Kabar Positif soal Kondisi Benjamin Sesko
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:29Febrie Adriansyah Pertanyakan Dasar Penetepan Tersangka TPPU
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:05Fakta-fakta Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:05Gebrakan Sudaryono 5 Hari Pimpin BGN
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























