
Nexify - UEFA mengumumkan rencana mereka untuk melakukan perubahan sistem seeding Liga Champions. Artinya, pembagian tim dalam fase grup akan mengalami sedikit perubahan.
Selama ini UEFA membagi 32 tim dalam empat pot untuk diundi dalam fase grup. Pot-pot itu dibuat berdasarkan koefisien masing-masing klub. Pot 1 yang dianggap sebagai unggulan diisi oleh tim-tim yang memiliki koefisien tertinggi.
Dalam aturan baru nanti, tim-tim di Pot 1 akan diisi oleh juara bertahan Liga Champions dan juara dari tujuh liga domestik terbesar Eropa. Saat ini tujuh liga dengan koefisien terbaik adalah Premier League, La Liga, Bundesliga, Serie A, Liga ZON Sagres, Ligue 1 dan Liga Rusia.
Perubahan ini dirasa perlu untuk mengakomodasi permintaan dari banyak fans. Banyak yang mempertanyakan mengapa juara liga seperti Juventus dan Manchester City ditempatkan di pot bawah. Sekjen UEFA Gianni Infantino memberikan penjelasannya.
"Perubahan ini dilakukan untuk menghargai pencapaian tim. Aturan baru ini akan disahkan oleh Komite Eksekutif. Aturan ini dibuat karena rekomendasi dari Komite Kompetisi kami," urai Infnatino kepada Sky Sports. (bts/hsw)
Selama ini UEFA membagi 32 tim dalam empat pot untuk diundi dalam fase grup. Pot-pot itu dibuat berdasarkan koefisien masing-masing klub. Pot 1 yang dianggap sebagai unggulan diisi oleh tim-tim yang memiliki koefisien tertinggi.
Dalam aturan baru nanti, tim-tim di Pot 1 akan diisi oleh juara bertahan Liga Champions dan juara dari tujuh liga domestik terbesar Eropa. Saat ini tujuh liga dengan koefisien terbaik adalah Premier League, La Liga, Bundesliga, Serie A, Liga ZON Sagres, Ligue 1 dan Liga Rusia.
Perubahan ini dirasa perlu untuk mengakomodasi permintaan dari banyak fans. Banyak yang mempertanyakan mengapa juara liga seperti Juventus dan Manchester City ditempatkan di pot bawah. Sekjen UEFA Gianni Infantino memberikan penjelasannya.
"Perubahan ini dilakukan untuk menghargai pencapaian tim. Aturan baru ini akan disahkan oleh Komite Eksekutif. Aturan ini dibuat karena rekomendasi dari Komite Kompetisi kami," urai Infnatino kepada Sky Sports. (bts/hsw)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 30 Juli 2026 16:49John Stones Tiba untuk Tes Medis Jelang Bergabung dengan Inter Milan
-
Liga Italia 30 Juli 2026 05:17Theo Hernandez Ditawarkan ke Juventus
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 31 Juli 2026 23:13RESMI: Eddie Howe Mundur dari Posisi Manajer Newcastle
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 31 Juli 2026 23:55KPK Soal Pemanggilan Raja Juli: Bukan Soal Berani atau Tidak
-
Liputan6 31 Juli 2026 23:30Viral Ompreng MBG Diangkut Pikap Terbuka, Ini Penjelasan SPPG
-
Liputan6 31 Juli 2026 22:10Polisi Tetapkan 3 Tersangka Pengeroyokan Perantau di Morowali
-
Liputan6 31 Juli 2026 21:49Kasat Narkoba Tangsel Diperiksa Terkait Pengawasan Melekat
-
Liputan6 31 Juli 2026 21:045 Saksi Mangkir Pemeriksaan Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























