
Nexify - Borussia Dortmund berhasil memenangkan duel pertama di babak 16 besar Liga Champions melawan Chelsea pada Kamis (16/2/2023). Striker Dortmund, Karim Adeyemi menyebut bahwa kemenangan tersebut hanya sebuah keberuntungan di tahun baru.
Pasalnya Dortmund hanya menang tipis dengan skor 1-0 melalui gol Adeyemi di menit 63. Gol itupun lahir dari proses serangan balik cepat memanfaatkan kecepatan Adeyemi.
Meskipun hanya menganggap sebuah keberuntungan, Adeyemi merasa senang dengan kemenangan tersebut. Kemenangan ini juga dipengaruhi oleh strategi jitu yang dirumuskan setelah jeda babak pertama.
"Ini kasus tahun baru, keberuntungan baru. Bagi saya, sesederhana itu. Sebagai sebuah tim, kami banyak berbicara selama jeda dan itu membuat kami semakin dekat (dengan kemenangan),” kata Adeyemi dikutip dari BBC.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Laga Sulit

Wajar saja jika Adeyemi merasa gol tunggalnya tidak lepas dari keberuntungannya. Pasalnya Dortmund mendapatkan tekanan yang besar terutama di babak kedua dari Chelsea.
Dortmund hanya mencatatkan 34 persen penguasaan bola di babak kedua. Dortmund bahkan hanya mencatatkan dua tembakan ke arah gawang berbanding delapan yang dimiliki Chelsea.
“Ini adalah awal yang sulit bagi kami, tetapi kemudian anda dapat melihat bahwa semua orang berjuang untuk satu sama lain dan kami tahu ada sesuatu yang mungkin terjadi di sini malam ini. Kami senang bisa menang.”
“Kemenangan malam ini sangat penting dan sulit dipercaya untuk bermain di depan para penggemar ini. Kami ingin memberi Chelsea pertandingan yang sulit dari awal hingga akhir dan kami menang,” tambah Adeyemi.
Kalahkan Enzo Fernandez

Gol tunggal Borussia Dortmund benar-benar memanfaatkan kemampuan individu Karim Adeyemi. Pasalnya, kecepatan pemain tersebut berhasil melewati pemain termahal Chelsea saat ini, Enzo Fernandez.
Mantan pemain Benfica tersebut menjadi yang terakhir sebelum kiper dalam proses serangan balik Dortmund. Meskipun Enzo tampil baik malam itu, namun pemain asal Argentina tersebut tak mampu menandingi kecepatan Adeyemi ketika beradu lari.
"Satu-satunya hal yang saya pikirkan (melawan Enzo Fernandez) adalah bahwa saya hanya perlu melewati dia. Anda hanya mencoba untuk memenangkan duel anda, penjaga gawang keluar dan mungkin ada sedikit keberuntungan, tapi saya senang dengan gol tersebut,” terang Adeyemi.
Sumber: BBC dan Sofascore
Penulis: Ahmad Daerobby
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 14 Juni 2026 18:18Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 18:15Mohamed Salah Dibayangi Rekor Buruk Mesir di Piala Dunia
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 17:45Ditahan Maroko dan Tampil Melempem, Brazil Tidak Sebagus Itu?
-
Otomotif 14 Juni 2026 17:42Klasemen Pembalap Moto4 European Cup 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 14 Juni 2026 08:43Brasil Vs Maroko: 3 Pelajaran Berharga untuk Selecao
-
Liputan6 14 Juni 2026 08:33Brasil Vs Maroko: Raphinha Belum Maksimal
-
Liputan6 13 Juni 2026 22:01Daftar Hoaks Bantuan yang Mencatut Prabowo, Ada Hasil Manipulasi AI
-
Liputan6 13 Juni 2026 14:31Prabowo Terima Menhan Jepang, Ini Sejumlah Kerja Sama yang Dibahas
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























