
- Pelatih Manchester United, Jose Mourinho mengaku lega timnya bisa mengalahkan Young Boys dini hari tadi. Mourinho mengakui lapangan Stade De Suiss sangat tidak bersahabat dengan timnya, sehingga timnya menemui banyak masalah.
Manchester United sendiri mengawali perjalanan mereka di Liga Champions dini hari tadi. Mereka harus bertandang ke Swiss untuk menghadapi Juara Liga Swiss musim lalu, Young Boys.
Laga tandang ke Swiss ini sejak awal diperkirakan akan menjadi laga yang berat bagi MU. Maklum lapangan di Stade De Suiss menggunakan rumput sintetis, di mana Setan Merah tidak terbiasa bermain di lapangan seperti itu.
Mourinho sendiri mengakui bahwa lapangan sintetis itu membuat masalah tersendiri bagi timnya dini hari tadi. "Kami melakukan latihan ringan kemarin, dan sesudah latihan itu beberapa pemain saya merasa bermasalah pada pergelangan kakinya atau punggungnya," buka Mourinho kepada BT Sports.
Baca penuturan Mourinho soal bermain di lapangan sintetis selengkapnya di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Bikin Menderita
Mourinho menyebut bermain di lapangan sintetis itu membuat timnya kesulitan karena memberikan beban yang lebih untuk beberapa sendi pada tubuh timnya.
Para pemain saya mengalami rasa nyeri usai sesi latihan tersebut. Memang tidak mudah bermain di lapangan seperti ini, khususnya bagi mereka yang tidak terbiasa bermain di lapangan ini.
Itulah mengapa beberapa pemain saya takut untuk melakukan Duel di pertandingan tadi, karena para pemain saya lebih terbiasa bermain di lapangan berumput alami.
Tidak Masuk Akal
Mourinho sendiri juga mengeluhkan bagaimana bisa klub-klub kontestan Liga Champions masih menggunakan lapangan sintetis untuk stadion mereka.
Di Inggris, kami bermain di lapangan yang dirawat dengan baik. Klub-klub menyediakan air yang cukup untuk menyirami rumput sehingga permainan bisa menjadi lebih indah.
Saya bisa mengatakan itu karena pertandingan ini telah usai. Saya tidak bisa memahami bagaimana anda bermain di kompetisi klub-klub terbaik di Eroap di lapangan sintetis. tandas pelatih asal Portugal tersebut.
Tiga Kemenangan Beruntun
Berkat kemenangan di Swiss ini, Manchester United sudah meraih tiga kemenangan beruntun, dan siap melanjutkan tren ini di akhir pekan nanti.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 29 Juni 2026 22:47Akankah Marcus Rashford Balik ke Manchester United?
-
Liga Inggris 29 Juni 2026 17:13Update Kondisi Terkini Matthijs De Ligt: Kapan Bisa Comeback di MU?
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 02:11Man of the Match Brasil vs Jepang: Casemiro
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 23:59Tempat Menonton Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026, 30 Juni 2026
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 23:30Link Streaming Piala Dunia 2026: Jerman vs Paraguay 30 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 30 Juni 2026 00:21Gudang di Cakung Kebakaran
-
Liputan6 30 Juni 2026 00:17MK Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Langsung oleh Rakyat
-
Liputan6 29 Juni 2026 23:35Rekor Panas Ekstrem di Jerman, Jalanan Sampai Meleleh
-
Liputan6 29 Juni 2026 23:06MK Ubah Aturan Pencairan Dana Pensiun Sukarela, Ini Perubahannya
-
Liputan6 29 Juni 2026 22:59Mobil Puteri Indonesia Pariwisata 2022 Jadi Sasaran Teror Lempar Batu
-
Liputan6 29 Juni 2026 22:301.151 KM Jalan Daerah Dibangun Buka Akses Ekonomi hingga Pelosok Desa
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























