
Nexify - Laga babak 16 Besar Liga Champions bakal punya arti penting bagi manajer Manchester City, Josep Guardiola. Sebab, kegagalan melangkah ke babak selanjutnya bakal membuat karirnya dalam ancaman.
Manchester City melaju mulus dari fase grup Liga Champions. The Citizen tidak pernah kalah dari fase grup. Hasilnya, Kevin De Bruyne dan kolega pun lolos dengan status juara grup.
Pada babak 16 Besar, Man City bakal berjumpa Real Madrid. Los Blancos lolos dari fase grup dengan status runner-up. Perjumpaan Real Madrid lawan Man City bakal menjadi duel yang seru.
Laga leg pertama akan digelar pada 27 Februari mendatang di Bernabeu. Sedangkan, leg kedua akan dihelat di Stadion Etihad pada 18 Maret 2020 yang akan datang.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Guardiola Terancam Dipecat
Josep Guardiola tidak menjalani musim yang bagus pada 2019/2020 ini. The Citizen tertinggal jauh dari Liverpool dalam perebutan gelar juara Premier League. Liga Champions bakal punya arti yang sangat penting bagi Man City.
"Saya ingin menjadi juara Liga Champions," ucap Guardiola dikutip dari Marca.
"Saya memimpikan gelar itu dan saya senang mempersiapkan laga melawan Real Madrid dalam dua pekan ke depan. Proses ini akan menjadi dua minggu yang menyenangkan pada karir saya," kata Guardiola.
Walaupun senang, Guardiola tidak menutup fakta bahwa ada tekanan yang besar di laga melawan Real Madrid. Gagal melaju ke perempat final bakal berdampak fatal bagi karir Guardiola sebagai manajer Man City.
"Jika kami tidak bisa mengalahkan Real Madrid, maka pemilik klub atau direktur olahraga akan datang dan berkata: itu tidak cukup bagus, kami menginginkan Liga Champions, saya memecatmu," kata Guardiola.
Man City Terancam Tanpa Raheem Sterling

Man City tidak dalam kondisi yang bagus jelang pertandingan melawan Real Madrid. Performa sedang tidak bagus sejak pergantian tahun. Selain itu, Man City juga berpeluang tidak diperkuat sejumlah pemain inti.
Salah satu pemain kunci yang mungkin absen yakni Raheem Sterling. Pemain berusia 23 tahun tersebut kini mengalami cedera. Absennya Sterling bakal memberi dampak besar bagi Man City.
Sterling sejauh ini sudah mencetak 11 gol di Premier League.
Namun, Guardiola masih punya banyak opsi di lini depan andai tidak bisa memainkan Sterling. Guardiola masih punya Bernardo Silva dan Riyad Mahrez yang punya kualitas sama bagusnya di lini serang.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 29 Juni 2026 17:13Update Kondisi Terkini Matthijs De Ligt: Kapan Bisa Comeback di MU?
-
Liga Inggris 29 Juni 2026 16:53Xabi Alonso Ingin Boyong Eks Arsenal Ini ke Chelsea?
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 29 Juni 2026 19:01Akal-akalan Bos Percetakan Cari Untung dari Penyekapan Pegawai
-
Liputan6 29 Juni 2026 18:40Awkarin Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Hanania Travel
-
Liputan6 29 Juni 2026 18:38Tim Kemenkes Mulai Investigasi Kasus Kematian Dokter Icha
-
Liputan6 29 Juni 2026 18:03Kasus Penyekapan Karyawan: Sudah Bayar Rp 55 Juta Tetap Tak Dibebaskan
-
Liputan6 29 Juni 2026 17:59Wamendagri Sebut Sistem Kuat Fondasi Kota Tangguh Bencana
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























