
Nexify - Juventus dan Atletico Madrid nampaknya sedang berjodoh. Dalam beberapa tahun terakhir, kedua klub raksasa Eropa tersebut sering dipertemukan di ajang Liga Champions.
Awal mulanya, kedua tim disatukan dalam Grup A Liga Champions musim 2014/2015 lalu. Dua laga yang mempertemukan keduanya menghasilkan skor yang ketat, dan Juventus belum mampu mengungguli pasukan Diego Simeone tersebut.
Lalu, mereka kembali dipertemukan di babak 16 besar Liga Champions musim lalu. Duel kali ini berjalan lebih sengit dari sebelumnya, di mana Juventus sempat dipermalukan dengan skor 0-2 pada leg pertama. Tapi dalam pertemuan kedua, mereka menang telak 3-0.
Pertarungan berlanjut ke ajang pramusim International Champions Cup pada awal bulan Agustus ini. Dalam laga yang berlangsung di Swedia tersebut, Juventus kembali menelan kekalahan dengan skor tipis 1-2.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Selalu Berat Hadapi Atletico
Semesta tampaknya belum puas melihat pertarungan antara kedua tim di atas lapangan. Juventus dan Atletico Madrid kembali disatukan dalam Grup D Liga Champions.
Sampai saat ini, tanggal resmi pertemuan antara keduanya belum rilis. Namun wakil presiden Juventus, Pavel Nedved, meyakini pertandingan tidak akan berjalan dengan mudah.
"Kami tahu Atletico Madrid, kami telah berhadapan dengan mereka di pramusim dan rasanya selalu berat melawan [Diego] Simeone," tutur Nedved kepada Sky Sport Italia.
Grup yang Tangguh
Selain Atletico, Juventus juga tergabung bersama Bayer Leverkusen serta wakil Rusia, Lokomotiv Moscow. Menilik materi pemain saat ini, dua spot untuk lolos ke babak berikutnya seharusnya bisa menjadi milik Juventus dan Atletico Madrid.
Namun Nedved enggan bersikap arogan dan sombong. Baginya, klub berjuluk Bianconeri tersebut berada di dalam grup berat karena Liga Champions tidak berisikan tim-tim yang mudah untuk dihadapi.
"Ini adalah grup yang berat bagi saya, tidak mudah sama sekali, tapi ini adalah Liga Champions dan tak ada grup yang mudah," tambahnya.
"Tujuannya adalah bisa melalui fase grup, itu adalah langkah pertama. Kami telah berubah, saya percaya kami telah berkembang, memiliki pelatih serta pemain baru, jadi saya yakin kami telah siap untuk menjalani musim yang baik," tandasnya.
(Football Italia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 4 Juli 2026 16:00Juventus Ajukan Tawaran Perdana untuk Bomber PSG Ini
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 01:59Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 00:48Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
-
Liga Spanyol 12 Juli 2026 00:07Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 23:27Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 12 Juli 2026 01:15Bahlil ke Kader Golkar: Jangan Jadi ABS, Berani Koreksi Pemerintah
-
Liputan6 12 Juli 2026 00:28Bahlil Jagokan Wihaji Pimpin MKGR: Saya Kenal Sejak Sama-Sama Susah
-
Liputan6 11 Juli 2026 22:4426 Negara Hadiri KAA 2026, Ada Agenda Khusus untuk Palestina
-
Liputan6 11 Juli 2026 21:5510 Orang Lapor, USU Panggil Terduga Pelaku Pelecehan
-
Liputan6 11 Juli 2026 21:20Heboh Pelecehan Mahasiswa USU, 58 Orang Mengaku jadi Korban
-
Liputan6 11 Juli 2026 20:53Anak Krakatau Ternyata Sudah 'Bangun' Sejak Juni, Kini Statusnya Siaga
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























