
Nexify - Josep Guardiola kembali gagal membawa tim asuhannya meraih gelar juara di pentas Liga Champions.
Guardiola musim ini berhasil membawa Manchester City melaju ke semifinal Liga Champions 2021-22. Untuk melaju ke final mereka harus megalahkan Real Madrid.
Kans City masuk ke final sepertinya cukup besar. Sebab di leg pertama mereka menang dengan skor 4-3.
Di laga leg kedua di Santiago Bernabeu, Kamis (05/05/2022) dini hari WIB, kans City melaju ke final sepertinya makin besar. Sebab Riyah Mahrez membuat timnya unggul lebih dahulu dengan tendangan kaki kirinya pada menit ke-73.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Comeback Real madrid
Akan tetapi Real Madrid tak menyerah. Mereka bisa mencetak dua gol sekaligus pada menit 90 dan 90+1.
Kedua gol tersebut dicetak oleh Rodrygo. Laga kemudian dilanjutkan ke babak extra time.
Di babak ini Real Madrid bisa mencetak satu gol via penalti Karim Benzema. Mereka akhirnya bisa lolos ke final setelah unggul agregat 6-5 atas Manchester City.
Guardiola Puasa Gelar di Liga Champions
Kegagalan ini menambah panjang rekor kegagalan Josep Guardiola di pentas Liga Champions. Ia memang sudah pernah menjadi juara di kompetisi tersebut sebanyak dua kali.
Dua-duanya ia raih saat bersama Barcelona. Yang pertama pada musim 2008-09 dan kemudian pada musim 2010-11.
Akan tetapi setelah itu ia gagal meraih gelar juara lagi di pentas UCL. Baik itu bersama Bayern Munchen dan bersama Manchester City.
Prestasi terbaik Guardiola sampai saat ini cuma menjadi runner-up. Tepatnya pada musim 2020-21 lalu.
Saat itu di final Manchester City berduel lawan Chelsea. Hasilnya, pasukan Guardiola keok 1-0 berkat gol Kai Havertz.
Kutukan Afrika untuk Guardiola

Ada kemungkinan Josep Guardiola gagal meraih gelar di Liga Champions karena ia over thinking saat memikirkan taktiknya. Namun mungkin ada juga faktor lain.
Faktor tersebut adalah kutukan dari para dukun Afrika, seperti yang diungkapkan agen Yaya Toure, Dimitriy Seluk. Hal ini bermula dari komentar Seluk pada tahun 2018 silam.
Saat itu ia mengklaim Guardiola membuat marah semua warga Afrika. Pasalnya ia kerap mencadangkan Yaya Toure di tahun terakhirnya di Manchester City.
"Ia [Guardiola] membuat seluruh Afrika melawan dirinya sendiri, banyak penggemar Afrika berpaling dari Manchester City. Dan saya yakin banyak dukun Afrika di masa depan tidak akan membiarkan Guardiola memenangkan Liga Champions," kata Seluk seperti dilansir Sportbible.
"Ini akan menjadi kutukan bagi Guardiola dari Afrika. Hidup akan menunjukkan apakah saya benar atau tidak," klaimnya.
“Fakta bahwa Guardiola mengakhiri karier Yaya di Manchester City bukanlah sebuah kesalahan, tapi sebuah kejahatan. Tapi bumerang akan kembali, Pep. Anda masih akan melihat apa itu dukun Afrika. Ingat ini selalu," tegas Seluk.
Hubungan Guardiola dan Yaya Toure
Yaya Toure dan Josep Guardiola sepertinya memang memiliki hubungan yang kurang harmonis. Keduanya sempat bekerja sama di Barcelona.
Mereka juga sama-sama membantu Barca meraih gelar juara Liga Champions pada tahun 2009. Saat itu Blaugrana mengalahkan Manchester United.
Pada tahun 2010, Yaya Toure cabut dari Barca dan gabung Manchester City dan ada kabar keduanya punya hubungan yang tak harmonis. Enam tahun kemudian, ia kembali bersua Guardiola yang ditunjuk sebagai pelatih baru di Etihad Stadium.
Toure masih sering dipercaya bermain di skuat utama Man City di musim pertama Guardiola di Etihad Stadium. Akan tetapi pada musim berikutnya ia sering dicadangkan.
Pada akhirnya, Yaya Toure diizinkan meninggalkan Manchester City pada akhir musim. Hal ini yang akhirnya membuat kesal Dimitriy Seluk dan mungkin juga, para dukun di Afrika.
Klasemen Premier League
(Sportbible)
Jangan Lewatkan:
- Real Madrid Balikkan Skor Lawan Manchester City, Ancelotti: Sudah Biasa
- Ancelotti Ukir Rekor Lagi Usai Antarkan Real Madrid ke Final Liga Champions 2021-22
- Real Madrid vs Manchester City, Netizen Emosi Gara-gara Wasit dan Casemiro
- Rapor Pemain Real Madrid Usai Kalahkan Man City: Courtois Pahlawan, Rodrygo Ajaib, Benzema Panutan!
- Real Madrid vs Man City, Magis Bernabeu Jadi Pembeda
- Jack Grealish, Biang Kerok Manchester City Gagal ke Final UCL
- Real Madrid Epic Comeback, Netizen: DNA Eropa + Power of Kepepet= City Kena Mental!
- Man of the Match Real Madrid vs Manchester City: Thibaut Courtois
- Hasil Pertandingan Real Madrid vs Manchester City: 3-1 (Agg 6-5)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 14 Juni 2026 23:15Kejutan Bursa Transfer: Marc Cucurella Dikabarkan Gabung Real Madrid
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:49Klasemen Pembalap Formula 1 2026
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:48Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:16Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 05:24Man of the Match Belanda vs Jepang: Virgil van Dijk
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























