
Nexify - - Bek Barcelona, Gerard Pique mengaku pernah mendapatkan banyak bantuan dari Ole Gunnar Solskjaer, pelatih Manchester United saat ini. Beberapa tahun silam, Pique masih menjadi bagian dari pemain MU, dan Solskjaer merupakan salah satu pemain senior yang paling banyak membantu dia.
Pique dan Solskjaer bakal bertemu lagi, kali ini sebagai lawan. Barcelona tengah bersiap menghadapi MU di Old Trafford pada leg pertama perempat final Liga Champions 2018/19, Kamis (11/4) dini hari WIB nanti. Laga ini diprediksi bakal berlangsung panas.
Di atas kertas, Barca unggul segalanya dari MU, tetapi Pique tidak sepakat. Dia meminta skuat Barca mewaspadai ancaman kobaran api semangat para pemain MU. Pique juga menilai kemenangan MU dari PSG di 16 besar bisa jadi pelajaran berharga.
Bagaimana komentar Pique soal Solskjaer? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Rekan Hebat
Pique mengingat kembali masa-masa awalnya bergabung MU. Kala itu, dia tiba sebagai pemain muda yang belum punya pengalaman di negeri orang. Pique sempat kesulitan, tetapi Solskjaer selalu membantu dia baik di dalam maupun di luar lapangan.
"Saya mengingat Ole sebagai rekan setim yang hebat. Ketika saya tiba di sana saya masih 17 tahun, sangat muda, dan dia merupakan salah satu yang paling tua. Dia banyak membantu saya untuk beradaptasi pada klub, pada negara, dan pada kota kami," tutur Pique kepada Sky Sports.
"Saya ingat dia berada di akhir kariernya dan dia memiliki masalah dengan cedera, tetapi ketika anda berlatih bersama dia, anda bisa melihat bahwa dia punya kualitas untuk mencetak gol."
Mendukung Solskjaer
Sebab itu, kini Pique mengaku senang bisa melihat Solskjaer jadi pelatih MU. Dia mengakui MU tampil jauh lebih baik dan mencetak banyak gol sejak mendapatkan sentuhan Solskjaer.
"Merupakan pengalaman hebat bisa bermain di samping dia. Saya sangat senang bisa melihat dia memimpin MU sekarang."
"Dia melakukan pekerjaan yang luar biasa sejak dia mengambil alih. Mereka memenangkan banyak pertandingan dan bermain jauh lebih baik," tutupnya.
Pique meninggalkan MU pada tahun 2008 untuk kembali ke Barca. Laga MU vs Barca dini hari WIB nanti bakal jadi kesempatan pertama Pique melawan mantan klubnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 15:00Manchester United Segera Ajukan Tawaran Perdana untuk Manu Kone
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 22:56Ini Adalah DNA Argentina
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 21:55Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 13 Juli 2026 01:01Prabowo Ajak Rakyat Bersatu: Jangan Ikut-ikut Budaya Caci Maki
-
Liputan6 12 Juli 2026 21:00Prabowo: BUMN Selama Ini Jadi Sumber Korupsi, Akan Kami Tertibkan
-
Liputan6 12 Juli 2026 20:00
Indonesia Targetkan Produksi Bensin dari Singkong dalam 4 Tahun
-
Liputan6 12 Juli 2026 18:36Prabowo Cerita Gagasan Pembentukan Koperasi Merah Putih
-
Liputan6 12 Juli 2026 18:15Prabowo: Koperasi, UMKM, Swasta, dan BUMN Harus Bersatu Bangun Ekonomi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















