
Nexify - - Sebuah kisah dibagikan Carles Puyol. Mantan bek Barcelona itu mengakui bahwa ia banyak belajar dari bek legendaris AC Milan, Paolo Maldini untuk menjadi salah satu bek terbaik di dunia.
Semasa masih aktif bermain, Puyol dikenal sebagai salah satu bek terbaik di dunia. Ia sudah membuktikan kualitasnya dengan membawa Barcelona dan Timnas Spanyol memenangkan sejumlah gelar bergengsi seperti Liga Champions dan Piala Dunia.
Meski dikenal sebagai bek tengah yang tangguh, tidak banyak yang tahu bahwa Puyol mengawali karirnya tidak sebagai seorang bek. Ia sempat bermain sebagai seorang striker, bek kanan dan gelandang bertahan sebelum akhirnya memantapkan dirinya di posisi bek tengah.
Puyol membeberkan bahwa pergeseran posisinya itu merupakan instruksi dari para manajernya di masa lalu. "Saya hanya mengikuti instruksi dari manajer untuk bermain di posisi yang berbeda-beda. Saya hanya berusaha beradaptasi saja," ujar Puyol dalam wawancara eksklusif bersama Bolanet dalam kegiatan UEFA Champions League Trophy Tour Presented by Heineken.
Baca kisah lengkap Puyol bagaimana ia akhirnya menjadi sosok bek tengah yang tangguh untuk Barcelona di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Tidak Mudah
Puyol mengisahkan bahwa ketika ia sudah memiliki posisi yang paten sebagai seorang bek tengah, bukan berarti ia akan mudah bermain untuk tim utama Barcelona.
Ia menyebut bahwa ia sempat beberapa kali tergusur dari tim utama Barcelona karena kalah bersaing dengan para gelandang Barcelona yang kerap turun hingga ke garis pertahanan timnya.
"Saya akhirnya bermain sebagai bek tengah dan hal itu tidak mudah dilakukan di Barcelona, karena di Barcelona banyak pemain gelandang yang turun hingga ke pertahanan. Kami harus benar-benar fokus."
Belajar dari Maldini
Puyol juga bercerita bahwa ia harus bekerja ekstra keras untuk mengamankan satu tempat di tim utama Barcelona.
Ia mengaku banyak mengamati belajar banyak dari bek-bek papan atas dunia, salah satunya adalah legenda AC Milan, Paolo Maldini.
"Saya banyak belajar dari rekan setim. Saya juga melihat bagaimana pemain lain dalam bermain. Salah satunya Paolo Maldini, saya banyak belajar dari dia." tandas mantan kapten Barcelona tersebut.
Jumpa Fans
Bagi Bolaneters yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya dan ingin bertemu dengan Carles Puyol secara langsung, kalian bisa mengunjungi Lotte Shopping Avenue pada hari Selasa (12/3) besok karena Puyol akan mengadakan sesi Fans Meet yang meruapakan rangkaian acara dari UEFA Champions League Trophy Tour Presented by Heineken.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 13 Juni 2026 14:34AC Milan Selangkah Lebih Dekat Pekerjakan Mantan Pelatih MU Ini
-
Liga Spanyol 12 Juni 2026 02:27Kejutan! Real Madrid Tikung Barcelona Dalam Perburuan Bernardo Silva
-
Liga Italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
Liga Italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:55Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























