Kontroversi Handball Warnai Babak Pertama Final Liga Champions PSG vs Arsenal, Dua Keputusan Wasit Jadi Sorotan

Nexify - Final Liga Champions 2025/2026 antara PSG dan Arsenal di Puskas Arena, Budapest, tidak hanya menghadirkan tensi tinggi di atas lapangan. Babak pertama juga diwarnai dua kontroversi handball yang langsung memicu perdebatan panas di media sosial.
Arsenal untuk sementara unggul 1-0 hingga turun minum berkat gol Kai Havertz pada menit keenam. Namun, proses gol tersebut serta satu insiden di kotak penalti Arsenal menjadi bahan perbincangan besar di kalangan suporter kedua tim.
Wasit asal Jerman, Daniel Siebert, menjadi pusat perhatian setelah memutuskan untuk tidak menghukum dua kejadian yang dianggap kontroversial oleh banyak pihak.
Keputusan tersebut bahkan langsung memancing reaksi beragam di platform X dan Instagram selama pertandingan berlangsung.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Gol Kai Havertz Diprotes karena Dugaan Handball Trossard

Kontroversi pertama terjadi dalam proses terciptanya gol Arsenal. Sebelum bola jatuh ke kaki Kai Havertz yang kemudian menaklukkan kiper PSG, tayangan ulang menunjukkan bola sempat mengenai tubuh Leandro Trossard.
Sejumlah suporter PSG meyakini bola lebih dulu menyentuh tangan pemain asal Belgia tersebut sehingga gol seharusnya dianulir.
Meski begitu, wasit dan VAR tetap mengesahkan gol itu. Berdasarkan tayangan yang beredar, bola lebih dulu ditembak keras Marquinhos dari jarak sangat dekat sebelum memantul ke area dada dan lengan Trossard.
Situasi tersebut dinilai sebagai kontak yang tidak disengaja karena jarak antarpemain sangat dekat dan posisi tangan Trossard berada dekat dengan tubuhnya. Meski demikian, keputusan itu tetap memicu perdebatan besar di media sosial.
Banyak akun di X menyebut Arsenal mendapat keuntungan dari keputusan tersebut, sementara sebagian lainnya menilai keputusan wasit sudah sesuai dengan interpretasi handball terbaru UEFA.
PSG Merasa Dirugikan Usai Saka Lolos dari Hukuman Penalti

Kontroversi kedua muncul sekitar 10 menit setelah gol Havertz. PSG mengajukan protes keras ketika sebuah bola liar hasil sepak pojok terlihat mengenai tangan Bukayo Saka di dalam kotak penalti Arsenal.
Dalam tayangan ulang, Saka terlihat gagal menyapu bola dengan sempurna sebelum bola memantul ke bagian dada lalu mengenai lengan kanannya.
Komentator TNT Sports, Ally McCoist, bahkan sempat menyebut bola memang mengenai tangan Saka saat menanggapi tayangan ulang insiden tersebut.
Meski demikian, wasit Daniel Siebert langsung mengabaikan klaim penalti para pemain PSG. VAR juga tidak meminta sang wasit meninjau ulang kejadian tersebut di monitor pinggir lapangan.
Diyakini keputusan itu kemungkinan diambil karena bola terlebih dahulu mengenai tubuh Saka sebelum menyentuh lengannya. Dalam interpretasi aturan handball saat ini, kontak semacam itu sering dianggap sebagai pantulan alami dan bukan pelanggaran yang layak dihukum penalti.
Meski ada penjelasan tersebut, reaksi keras tetap bermunculan di media sosial. Sejumlah suporter PSG menyebut tim mereka seharusnya mendapat penalti, sementara pendukung Arsenal menilai keputusan wasit sudah tepat karena tidak ada unsur kesengajaan dari Saka.
Hingga jeda pertandingan, Arsenal masih memimpin 1-0 atas PSG melalui gol Kai Havertz. Namun, terlepas dari keunggulan The Gunners, perdebatan mengenai dua insiden handball itu tampaknya masih akan terus berlanjut bahkan setelah laga berakhir.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 10:58Lionel Messi yang Terus Berevolusi
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 07:54Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Korea Selatan vs Ceko Pagi Ini
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 06:57Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Korea Selatan vs Ceko
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 08:05Mendikdasmen: MBG dan Papan Digital Dorong Motivasi Belajar
-
Liputan6 12 Juni 2026 07:52Surat dari Timur Indonesia yang Menghangatkan Istana
-
Liputan6 12 Juni 2026 07:27Program AG4TA, Dari Ladang Kangkung ke Industri Wisata
-
Liputan6 12 Juni 2026 06:45Wacana Demo Besar Juli 2026 Menggema, Ini Sikap BEM SI
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























