
Nexify - Thibaut Courtois membuat kritik pada Real Madrid usai disingkirkan Arsenal dari Liga Champions. Menurut sang penjaga gawang, Los Blancos kalah karena minim pergerakan di lini depan.
Real Madrid kalah dari Arsenal pada leg kedua babak 8 Besar Liga Champions, Kamis (17/4) dini hari WIB. Bermain di Bernabeu, Real Madrid menelan kekalahan dengan skor 1-2 dari The Gunners.
Hasil itu melengkapi kegagalan pasukan Carlo Ancelotti di babak 8 Besar. Sebab, pada leg pertama di markas Arsenal, mereka menelan kekalahan 0-3. Secara agregat, Real Madrid kalah 1-5.
Real Madrid hanya mampu bikin satu gol dari dua laga lawan Arsenal, itupun berawal dari kesalahan William Saliba. Courtois pun melakukan kritik internal untuk Real Madrid.
Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Real Madrid Kurang Pergerakan Kolektif

Lini depan Real Madrid benar-benar dalam kuncian saat berjumpa Arsenal. Pada duel leg kedua, dengan 66 persen penguasaan bola, Real Madrid hanya mampu melepas tiga shots on target. Courtois pun angkat bicara.
“Terkadang Anda harus mengkritik diri sendiri dan melihatnya dengan saksama. Saya merasa kami adalah tim, tetapi mungkin kami perlu melakukan lebih banyak gerakan tim dan daripada individu," kata Courtois.
"Jika Anda membuat penjagaan ganda pada Vinicius atau Mbappe, Anda bisa lolos begitu saja, tetapi sulit untuk melakukan lebih dari itu," sambung kiper asal Belgia tersebut.
Dua pemain itu memang punya kualitas individu yang luar biasa. Namun, menghadapi pertahanan kompak Arsenal, mereka sulit untuk menemukan celah dan serangan Real Madrid pun buntu.
Arsenal Tampil Lebih Baik

Pelatih Carlo Ancelotti tidak punya banyak alasan atas kekalahan Real Madrid dari Arsenal. Pria asal Italia itu mengakui bahwa The Gunners bermain lebih baik dan layak untuk mendapatkan hasilnya.
"Arsenal lebih baik dari kami pada kedua pertandingan. Kami mencoba segalanya dalam pertandingan itu. Itu bisa saja berubah dengan penalti yang diambil karena itu bisa mengubah momentum pertandingan," kata Ancelotti.
"Namun Arsenal bertahan dengan baik dan kami kesulitan menemukan ruang. Dalam hal intensitas, kami bermain lebih baik tetapi itu tidak cukup," sambungnya.
Sumber: Real Madrid
Bagan Fase Gugur Liga Champions
Bagan babak gugur Liga Champions 2024/2025 (c) UEFA
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 07:31Respons Manchester City Hadapi Ancaman Real Madrid untuk Rodri
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 09:07KPK Periksa Plt Gubernur Riau soal Uang Hasil Penggeledahan
-
Liputan6 28 Juli 2026 08:08Penjaga Sekolah Peras Puluhan Siswa SD demi Judi Online
-
Liputan6 28 Juli 2026 07:36Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Bentrokan di Menteng
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:29Febrie Adriansyah Pertanyakan Dasar Penetepan Tersangka TPPU
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:05Fakta-fakta Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























