
Nexify - - Laga masif antara Liverpool melawan Bayern Munchen pada leg pertama 16 besar Liga Champions, Rabu (20/2) dini hari WIB berakhir imbang dengan skor kacamata. Dua tim kuat tersebut tampaknya tampil lebih berhati-hati, tidak mau gegabah melepaskan serangan.
Laga ini berjalan sama kuat. Babak pertama berjalan cukup cepat, kedua tim sama-sama mendapatkan peluang untuk mencetak gol. Namun, tempo permainan menurun di babak kedua. Hanya ada satu percobaan tembakan di babak kedua, pertahanan kedua tim begitu kukuh.
Bos Liverpool, Jurgen Klopp mengakui hasil ini memang bukan yang dia harapkan, tapi setidaknya Liverpool tidak kebobolan dan punya modal cukup kuat untuk leg kedua nanti. Klopp juga memuji pertahanan The Reds.
Menurutnya, skuat Liverpool memang lambat panas di pertandingan ini. Baca komentar Klopp selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Bukan Hasil Impian
Klopp menyoroti penampilan skuat Liverpool yang lambat panas. Mereka kesulitan di awal pertandingan, Liverpool masih memiliki masalah yang sama: final pass yang seringkali gagal menemui striker. Bagaimanapun, Klopp yakin hasil imbang 0-0 ini sudah cukup bagus.
"Ini bukanlah hari di mana kami langsung klik sejak menit pertama. Kami membuat diri kami sendiri kesulitan karena umpan terakhir yang buruk. Banyak hal berjalan dengan sangat baik, tapi kami bermain melawan tim yang luar biasa," tegas Klopp di laman resmi UEFA.
"Sisi positifnya adalah hasil ini merupakan hasil imbang terbaik yang bisa anda dapatkan. Ini bukanlah hasil impian, tapi hasil ini cukup bagus dan kami bisa mengusahakannya."
"Saya tidak terlampau senang, tapi saya cukup baik," sambung dia.
Taktik Berjalan Baik

Menurut Klopp, hasil imbang tersebut juga bukti bahwa taktik kedua tim berjalan baik. Kedua tim tampak menghindari kekalahan dan kebobolan, akibatnya permainan terlihat lebih pasif, tapi sebenarnya itu adalah bukti kekuatan kedua tim.
"Saya tidak bisa mengingat begitu banyak klub yang menghindari kekalahan dan tetap menjaga gawang tidak kebobolan di sini [Anfield]."
"Fakta bahwa kami berhasil membatasi mereka untuk menciptakan sedikit peluang membuktikan bahwa kami bermain dengan sangat baik secara taktik, juga secara teknik," lanjut Klopp.
"Margin di level ini sangatlah kecil, jadi kami harus menunggu dan melihat apa yang terjadi di leg kedua nanti."
Berita Video
Berita video tentang Piala Presiden 2019 yang akan ditayangkan di Indosiar.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 23:27Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 02:52Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 01:59Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 00:48Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
-
Liga Spanyol 12 Juli 2026 00:07Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 23:27Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 12 Juli 2026 01:15Bahlil ke Kader Golkar: Jangan Jadi ABS, Berani Koreksi Pemerintah
-
Liputan6 12 Juli 2026 00:28Bahlil Jagokan Wihaji Pimpin MKGR: Saya Kenal Sejak Sama-Sama Susah
-
Liputan6 11 Juli 2026 22:4426 Negara Hadiri KAA 2026, Ada Agenda Khusus untuk Palestina
-
Liputan6 11 Juli 2026 21:5510 Orang Lapor, USU Panggil Terduga Pelaku Pelecehan
-
Liputan6 11 Juli 2026 21:20Heboh Pelecehan Mahasiswa USU, 58 Orang Mengaku jadi Korban
-
Liputan6 11 Juli 2026 20:53Anak Krakatau Ternyata Sudah 'Bangun' Sejak Juni, Kini Statusnya Siaga
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya




















