
Nexify - Dalam persiapan menghadapi Manchester City di leg I playoff babak 16 besar Liga Champions, lini belakang bakal menjadi perhatian besar Real Madrid. Pelatih Carlo Ancelotti terpaksa mengandalkan pasangan bek yang tidak biasa akibat banyaknya cedera yang melanda skuadnya.
Aurelien Tchouameni dan Raul Asencio, yang jarang mendapatkan kesempatan bermain, kini ditugaskan untuk menghentikan Erling Haaland. Meskipun Haaland belum mencetak gol melawan Madrid dalam empat pertemuan, tantangan ini tetap menjadi ujian berat bagi keduanya.
Keduanya diharapkan dapat mengatasi kesulitan dan memberikan performa maksimal. Dengan strategi yang tidak konvensional, Ancelotti berharap bisa mengejutkan lawan dan melindungi gawang Madrid dari serangan berbahaya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Haaland: Tantangan Besar untuk Madrid

Haaland memiliki rekor mencetak gol yang impresif, namun ketidakmampuannya untuk mencetak gol melawan Madrid menjadi catatan tersendiri. Dari 15 tim yang dihadapinya di Liga Champions, hanya tiga yang berhasil membuatnya tidak mencetak gol, termasuk Real Madrid.
Pertemuan ini akan menjadi ujian pertama bagi Haaland menghadapi kombinasi bek yang tidak biasa seperti Tchouameni dan Asencio. Cedera pemain kunci seperti Dani Carvajal dan Eder Militao membuat Madrid berada dalam situasi yang sulit.
Dengan serangan City yang berbahaya, Madrid harus siap menghadapi tantangan ini. Keduanya harus bekerja sama secara efisien untuk menetralkan ancaman yang ditimbulkan oleh Haaland.
Tchouameni dan Asencio: Duo Dadakan di Lini Belakang

Tchouameni dan Asencio menunjukkan performa mengejutkan saat tampil di derby Madrid. Tchouameni mampu beradaptasi dengan baik di posisi baru, sementara Asencio memberikan kecepatan dan kemampuan defensif yang diperlukan.
Asencio berhasil melakukan delapan kali pemulihan bola dan satu intersep tanpa melakukan pelanggaran. Selain itu, ia mencapai akurasi umpan yang mengesankan sebesar 93,62%, menunjang keberhasilan permainan Madrid.
Strategi Ancelotti berfokus pada komunikasi yang jelas dan pembagian tugas yang efektif antara keduanya. Asencio diharapkan menggunakan kecepatan dan kekuatannya untuk mengganggu serangan City, sementara Tchouameni akan bertanggung jawab untuk menjaga Haaland serta memulai serangan dari belakang.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 00:01Tempat Menonton Amerika Serikat vs Paraguay: Kick Off Jam Berapa?
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:32Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 00:13Wamen PPPA: Anak Korban Perundungan hingga Koma Berhak Dapat Restitusi
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























