
Nexify - Manchester City kembali gagal mencapai panggung tertinggi kompetisi Eropa. Juara Inggris itu harus tersingkir dari semifinal Liga Champions 2021/22, kalah dari Real Madrid.
Man City sebenarnya dianggap sebagai salah satu favorit juara UCL musim ini. Kekuatan skuad Josep Guardiola dianggap luar biasa, salah satu yang terbaik di Eropa.
Nahasnya, mentalitas para pemain Man City jadi masalah. Leg pertama, mereka menang 4-3 atas Real Madrid di Etihad Stadium. Leg kedua, mereka memimpin 1-0 sampai menit ke-89, tapi justru kebobolan dua gol hanya dalam dua menit.
Kegagalan Man City ini disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya masalah Guardiola.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Salah taktik dan penilaian
Kegagalan Man City juga diperhatikan oleh analis Premier League, Simon Jordan. Menurutnya, kegagalan musim ini lebih sulit diterima karena seharusnya Man City ada di posisi apik untuk juara.
"Man City mungkin adalah tim terbaik di Eropa. Jadi, sungguh mengherankan melihat mereka terus berada di situasi bahwa mereka tidak bisa menjuarai turnamen ini [UCL]," kata Jordan di talkSPORT.
"Tahun lalu mereka kalah karena kesalahan taktis dan salah penilaian tentang cara bermain lawan Chelsea. Tahun-tahun sebelumnyua mereka kalah karena sedikit tidak beruntung."
Hasil terburuk
Di antara beberapa kegagalan Man City, Jordan menilai bahwa kegagalan atas Real Madrid kemarin jadi yang paling buruk. Menurutnya, Guardiola bertanggung jawab dalam kesalahan manajemen pertandingan.
"Kekalahan mereka dari Real Madrid mungkin jadi yang terburuk, sebab situasi berada di tangan mereka sampai 180 atau 190 menit," sambung Jordan.
"Setiap kali, tampaknya manajemen pertandingan atau kemampuan untuk melewati rintangan justru hilang dari tim mereka. Dan ini pasti karena pemikiran pelatih."
Sumber: talkSPORT
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Lima Penggawa Real Madrid Masuk Starting XI Terbaik Leg 2 Semifinal Liga Champions 2021/2022
- Masih Berjiwa Everton, Carlo Ancelotti Anggap Final Liverpool vs Real Madrid Sebagai Derby
- Real Madrid ke Final Liga Champions: Memang Jago atau karena Ancelotti Beruntung?
- Karim Benzema, Selangkah Lagi Keluar dari Bayang-bayang Cristiano Ronaldo
- Eks Manchester United Kesal, Sebut Real Madrid Tak Pantas ke Final Liga Champions!
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:33Jerman Menang 7-1, Skor yang Sama Saat Lumat Brasil 12 Tahun Lalu
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:16Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























