
Nexify - Mauricio Pochettino hanya bisa meratapi kekalahan PSG di tangan Manchester City dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis (29/4/2021) dinihari tadi. Ia merasa dua gol yang masuk ke gawang PSG berasal dari kecelakaan.
Dalam pertandingan yang digelar di Parc des Princes tersebut, PSG sebenarnya sempat unggul lebih dulu lewat Marquinhos pada menit ke-15. Keunggulan tersebut sempat bertahan hingga babak kedua.
Situasinya berubah ketika Kevin De Bruyne berhasil mencetak gol buat Manchester City pada menit ke-64. Lalu, tujuh menit berselang, Riyad Mahrez membuat kedudukan berbalik lewat golnya dari tendangan bebas.
Hasil tersebut jelas merugikan PSG. Mereka harus mencetak minimal dua gol pada pertemuan kedua pekan depan. Dan sialnya, leg kedua nantinya akan dilangsungkang di markas Manchester City, Etihad Stadium.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Dua Gol Kecelakaan
Tidak heran kalau Pochettino, yang sebelumnya menukangi Tottenham, kecewa dengan hasil ini. Menurutnya dua gol yang bersarang di gawangnya tidak berasal dari kualitas pemain the Citizens, melainkan kesalahan dari anak asuhnnya.
"Saya pikir kami pantas masuk ke ruang gantu dengan kondisi unggul, namun [di] babak kedua, mereka tampil lebih baik dari kami," ujarnya kepada BT Sport.
"Mereka mendominasi. Jika anda melihat gol [mereka], saya pikir itu adalah dua kecelakatan. Pada akhirnya, mereka lebih dominan di babak kedua dan menciptakan peluang lebih banyak dari kami," lanjutnya.
"Dengan dua gol, kami merasa sakngat kecewa. Para pemain, kami, semuanya. Ini sangat sulit untuk diterima, bahwa sesuatu terjadi di babak semifinal dan ini sangat, sangat menyakitkan."
Soal Kartu Merah
Lebih menyakitkannya lagi, PSG mengakhiri pertandingan dengan kondisi 10 orang saja. Sebab salah satu pemainnya, Idrissa Gueye mendapatkan kartu merah setelah melanggar keras Ilkay Gundogan.
"Itu adalah aksi seperti De Bruyne [kepada Danilo] dan bisa jadi kartu kuning, bisa jadi kartu merah. Saya takkan komplain soal itu. Hanya mungkin itu adalah aksi yang tak bisa anda lakukan dalam permainan. Itu adalah aksi individual." kata Pochettino lagi.
Walaupun demikian, Pochettino menolak mengibarkan bendera putih. Pria asal Argentina tersebut masih yakin kalau PSG punya peluang untuk membalikkan situasi di leg kedua nanti dan melaju ke babak final.
"Dalam sepak bola, anda harus percaya. Anda harus ke sana enam hari lagi dan mencoba melakukan hal yang sama, yakni melakukan pendekatan terhadap permainan seperti hari ini - menang, dan mencetak gol," pungkasnya.
(BT Sport)
Baca Juga:
- De Bruyne Bongkar Half-Time Talk Guardiola yang Bikin Man City Come Back
- Kalah Lawan Man City, Arsene Wenger Ungkap Kebodohan Pemain PSG
- Joe Hart Kecam Tekel Horor Gueye ke Gundogan
- Man City Mampu Comeback Lawan PSG, Apa Instruksi Guardiola Saat Jeda?
- Hasil Semifinal Liga Champions: Dua Tamu Pulang dengan Tersenyum
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:33Jerman Menang 7-1, Skor yang Sama Saat Lumat Brasil 12 Tahun Lalu
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:16Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























