
Nexify - Juventus menelan kekalahan telak 2-5 dari Galatasaray pada leg pertama play-off Liga Champions 2025/2026. Duel digelar di RAMS Park, Rabu (18/2) dini hari WIB.
Sorotan utama tertuju pada keputusan menarik Gleison Bremer pada menit ke-34. Bek asal Brasil itu diduga mengalami cedera otot.
Sebelum ditarik keluar, Juventus sempat unggul 2-1. Namun setelah Bremer meninggalkan lapangan, lini belakang Bianconeri kehilangan stabilitas. Performa tim menurun secara signifikan pada babak kedua.
Hasilnya fatal. Galatasaray mencetak empat gol tambahan dan membalikkan keadaan secara meyakinkan di hadapan publik sendiri.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Dugaan Cedera dan Titik Balik Pertandingan

Bremer terlihat beberapa kali memegang paha kanannya. Laporan media Italia menyebut adanya indikasi cedera otot.
Ia bahkan sempat keluar lapangan untuk mendapat penanganan medis. Dokter memijat bagian paha yang terasa bermasalah.
Meski dalam kondisi tidak ideal, Bremer sempat menolak diganti karena Juventus tengah tertinggal satu gol. Ia mencoba bertahan demi menjaga keseimbangan tim.
Namun keputusan pergantian tetap diambil. Setelah itu, pertahanan Juventus goyah dan gagal meredam tekanan tuan rumah.
Galatasaray mencetak gol lewat Gabriel Sara, Noa Lang (dua gol), Davinson Sanchez, dan Sacha Boey. Juventus hanya mampu membalas melalui dua gol Teun Koopmeiners.
Sara Ungkap Momen Kunci Comeback

Gelandang Galatasaray, Gabriel Sara, menilai timnya tampil sangat solid. Ia menyebut semua pemain layak mendapatkan pujian.
Menurutnya, momentum pertandingan berubah setelah gol penting tercipta. Dukungan suporter di Istanbul juga memberi energi tambahan.
"Saya rasa gol yang saya cetak adalah momen kunci. Tapi saya bisa katakan bahwa gol paling krusial adalah gol ketiga kami ," kata Sara di situs resmi UEFA.
"Setelah momen itu, kami mendapatkan momentum dan mencetak gol lagi dan lagi dengan energi tersebut," tegas Sara.
Leg kedua akan digelar di Turin pekan depan. Juventus kini menghadapi tugas berat untuk membalikkan defisit tiga gol dan menjaga asa di Liga Champions.
Sumber: Football Italia, UEFA
Baca Ini Juga:
- Man of the Match Galatasaray vs Juventus: Gabriel Sara
- Hasil Galatasaray vs Juventus: Kartu Merah, Bianconeri Babak Belur di Turki
- Alvaro Arbeloa Enggan Bahas Isu Jose Mourinho, Fokus Antar Real Madrid Singkirkan Benfica
- Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
- Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
- Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:30Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:16Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Maut di Tempat Hiburan Grogol
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:05Sempat Bentrok, Demo BEM UI dan KM IPB Suarakan 5 Tuntutan
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:38Maling di Mojokerto Tinggalkan Surat, Janji Ganti Uang Usai Gajian
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:36Anggaran Mulai Cair, Pemulihan Pascabencana Sumatera Dipercepat
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:25Jalan Layang Semanggi Ditutup Imbas Demo, Ini Rute Alternatifnya
-
Liputan6 12 Juni 2026 16:52
Prabowo: Saya Menyambut Kritik
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















