
Nexify - - Real Madrid tengah menjalani momen paling buruk dalam beberapa tahun terakhir. Sang juara Eropa baru saja tersingkir dari Liga Champions setelah takluk 1-4 dari Ajax Amsterdam di 16 besar (agg: 3-5), Rabu (6/3) dini hari WIB.
Kekalahan tersebut merangkum buruknya performa Madrid musim ini. Hanya dalam satu pekan, asa Los Blancos di semua kompetisi punah. Madrid mungkin tidak meraih trofi apa pun musim ini.
Pertama, mereka tersingkir dari Copa del Rey setelah dihajar Barcelona tiga gol tanpa balas. Lalu, harapan Madrid di La Liga juga kian menipis setelah takluk 0-1 dari Barcelona, Madrid tertinggal 12 poin dari Barca di puncak klasemen sementara.
Terakhir, mereka takluk 1-4 dari Ajax dan tersingkir dari Liga Champions. Tiga kompetisi hancur begitu saja hanya dalam satu pekan. Nahasnya, ketiga kekalahan tersebut terjadi di Santiago Bernabeu.
Bek Madrid, Nacho membagikan pendapatnya soal situasi tersebut. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Hancur
Nacho mengakui segalanya berjalan buruk untuk Madrid. Dia tidak bisa mengingat kapan terakhir kalinya Madrid tersingkir dari tiga kompetisi saat musim masih cukup panjang.
"Kami merasa hancur. Ini sangat rumit. Kami tidak terbiasa berada di tahap musim ini dengan tidak ada gelar tersisa yang bisa diperjuangkan," buka Nacho kepada UEFA.com.
"La Liga nyaris mustahil, kami tersingkir dari Copa dan Liga Champions. Ini berat.
Kegagalan itu berarti Madrid sudah mempelajari banyak hal. Artinya, mereka terlalu mengandalkan Cristiano Ronaldo dalam beberapa tahun terakhir, dan begitu Ronaldo pergi, Madrid pincang.
Akhir Kejayaan

Lebih lanjut, sebagai juara Eropa yang mengoleksi empat trofi Liga Champions dalam lima musim terakhir - tiga di antaranya diraih secara beruntun - kegagalan Madrid membuktikan bahwa pada akhirnya raja juga tersingkir. Nacho mengakui itu, pada akhirnya Raja Eropa harus lingsir.
"Kami tidak akan pernah menjuarai Liga Champions selamanya, masa kejayaan bisa berakhir. Malam seperti ini akan datang cepat atau lambat," tandas Nacho
Sang Raja Eropa terpuruk. Madrid baiknya menggunakan sisa musim ini untuk membangun fondasi yang lebih kuat dengan pemain-pemain muda demi kembali bersaing musim depan.
Berita Video
Berita video Rizky Faidan Bandung, Jawa Barat tersebut mengharumkan nama Indonesia setelah menjadi juara Pro Evolution Soccer (PES) Asia Tenggara, di Thailand, akhir pekan lalu.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 12 Juni 2026 02:27Kejutan! Real Madrid Tikung Barcelona Dalam Perburuan Bernardo Silva
-
Liga Spanyol 12 Juni 2026 01:58Jose Mourinho Resmi Kembali ke Real Madrid, Era Kedua Dimulai!
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 00:01Tempat Menonton Amerika Serikat vs Paraguay: Kick Off Jam Berapa?
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:32Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 00:13Wamen PPPA: Anak Korban Perundungan hingga Koma Berhak Dapat Restitusi
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























