
Nexify - PSG memastikan gelar Piala Interkontinental setelah melewati laga penuh tekanan melawan Flamengo. Final yang mempertemukan juara Liga Champions dan pemegang Copa Libertadores itu berlangsung ketat hingga penentuan adu penalti.
Kedua tim mengakhiri waktu normal dengan skor 1-1. Gol Khvicha Kvaratskhelia membawa PSG unggul lebih dulu sebelum Flamengo menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Jorginho.
Malam itu akhirnya menjadi panggung bagi kiper pelapis PSG, Matvey Safonov. Ia tampil menentukan pada momen paling krusial untuk memastikan trofi jatuh ke tangan wakil Prancis.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
PSG Unggul Lebih Dulu, Flamengo Menyusul

PSG menurunkan sejumlah pemain inti sejak awal, termasuk Marquinhos, Joao Neves, Vitinha, Desire Doue, dan Kvaratskhelia. Flamengo juga tampil berpengalaman dengan kehadiran Jorginho dan Alex Sandro.
Peluang awal datang dari Lee Kang-in, sementara gol Fabian Ruiz sempat dianulir oleh VAR. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-38 ketika Kvaratskhelia menyambar umpan rendah Doue di tiang jauh.
Keunggulan itu bertahan hingga awal babak kedua. Namun, PSG harus menerima hukuman penalti setelah Marquinhos dinilai melanggar Giorgian de Arrascaeta, dan Jorginho menuntaskannya untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Drama Lanjutan hingga Adu Penalti

PSG mencoba kembali memimpin setelah memasukkan Ousmane Dembele dari bangku cadangan. Kombinasinya dengan Nuno Mendes hampir berbuah gol, tetapi peluang tersebut gagal dimanfaatkan.
Flamengo juga memiliki momen berbahaya melalui serangan balik cepat. Pedro nyaris mencetak gol penentu, tetapi tembakannya hanya berujung sepak pojok setelah terdefleksi.
Tidak ada gol tercipta hingga waktu normal berakhir dan laga berlanjut ke babak tambahan. Kedua tim tetap gagal memecah kebuntuan, sehingga pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.
Safonov Kunci Gelar PSG
Dalam adu penalti, Matvei Safonov tampil luar biasa. Kiper asal Rusia itu menggagalkan empat dari lima eksekusi pemain Flamengo.
Hanya tiga penalti yang berujung gol sepanjang babak penentuan tersebut. Penyelamatan keempat Safonov memastikan PSG menang 2-1 dan mengamankan trofi.
Selain saat adu penalti, Safonov juga berkontribusi selama laga berjalan dengan beberapa penyelamatan penting. Performa itu menutup final dengan PSG keluar sebagai juara Piala Interkontinental.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Real Madrid Dikalahkan Man City, Jude Bellingham Dikritik, Legenda AC Milan Ini Pasang Badan
- Lolos Lebih Cepat! Ini Daftar Tim yang Sudah Mengamankan Tiket Fase Knockout Liga Champions 2025/2026
- Guardiola Puji Ketangguhan Man City: Apa Pelajaran Besar dari Kemenangan di Bernabeu?
- Menang di Bernabeu Tak Cukup: Guardiola Akui Man City Masih 'Jauh'
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 10:58Lionel Messi yang Terus Berevolusi
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 16 Juni 2026 16:19Warga Serbu SPBU Usai Gempa Palu, Polisi Batasi Pembelian BBM
-
Liputan6 16 Juni 2026 15:55Jembatan III Palu Ditutup Sementara Imbas Gempa M 6,7
-
Liputan6 16 Juni 2026 15:18Kantor Bupati Sigi Rusak Akibat Gempa Palu
-
Liputan6 16 Juni 2026 15:05Xbox Tutup Ninja Theory, Nasib Dua Studio Game Ikonik di Ujung Tanduk
-
Liputan6 16 Juni 2026 14:40Wagub Sulteng Sebut Ada Warga Jatuh dari Tangga saat Evakuasi Gempa Palu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























