
Nexify - Manajer Barcelona Xavi Hernandez tidak ingin laga menghadapi Inter Milan pada pekan ke-3 Grup C Liga Champions 2022/2023 sebagai ajang balas dendam. Ia hanya ingin fokus meraih kemenangan supaya tim bisa lolos dari fase grup.
Situasi yang sama saat ini dimiliki Inter dan Barcelona. Dalam dua laga pertama, kedua tim sama-sama meraih satu kemenangan dan menelan satu kekalahan.
“Lawan yang kami hadapi adalah rival yang penting. Ini adalah Liga Champions. Memang belum jadi laga penentuan, tapi hasil akhir akan sangat penting bagi masa depan kami di grup,” ujarnya dilansir dari Barca Universal.
Oleh sebab itu, tambahan tiga poin akan sangat signifikan bagi masing-masing tim di papan klasemen. Kedua tim akan saling sikut di Giuseppe Meazza, Italia, Rabu (5/10/2022) dini hari WIB.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Pengalaman Pahit

Sebelumnya, Inter pernah memberikan pengalaman pahit bagi Xavi Hernandez ketika masih aktif jadi pemain. Itu terjadi ketika Inter sukses menghentikan langkah Barcelona di semifinal Liga Champions 2009/2010.
Pada laga yang berlangsung dua leg itu, Barcelona menyerah dengan agregat 2-3. Barcelona lebih dulu kalah 1-3 di Giuseppe Meazza, kemudian hanya bisa menang 1-0 di Camp Nou.
“Ya, saya ingat ketika kami tiba di sini dan menjalani leg pertama yang sulit. Bagi saya pertandingan itu kontroversial, tapi begitulah adanya. Sayangnya, hal itu memang menjadi kenangan pahit bagi saya,” ujar Xavi.
Bukan Balas Dendam

Pertemuan itu jadi pertemuan terakhir Xavi melawan Inter. Selepas itu, ia pindah klub, pensiun, dan menjadi memulai karier baru sebagai manajer sepak bola.
“Saya tidak memiliki perasaan [ingin] balas dendam. Saya datang ke sini sebagai pelatih,” katanya.
“Saya ingat bahwa kami harus melakukan perjalanan dengan bus [ke Milan] karena gunung berapi, tetapi mereka adalah tim yang hebat.” ujar dia lagi.
Tidak Pernah Kalah

Inter dan Barcelona baru bertemu lagi pada musim 2018/2019. Semenjak itu, kedua tim sudah saling bertemu empat kali yang kebetulan semuanya di fase grup.
Barcelona punya rekor apik. Dalam empat pertandingan, tidak sekalipun Blaugrana menelan kekalahan.
Rekor pertemuan itu jadi modal yang bagus untuk Barcelona. Itu belum ditambah jika melihat situasi kedua tim. Barcelona sedang stabil, sedangkan Inter terombang-ambing.
Sumber: Fotmob
Klasemen UEFA Champions League 2022/2023
Coba Baca yang Ini Juga!
- Tantang Inter Milan, Barcelona Tanpa Lima Penggawa
- Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 4-6 Oktober 2022
- Prediksi Eintracht Frankfurt vs Tottenham 5 Oktober 2022
- Prediksi Marseille vs Sporting Lisbon 4 Oktober 2022
- Prediksi Inter Milan vs Barcelona 5 Oktober 2022
- Prediksi Bayern Munchen vs Viktoria Plzen 4 Oktober 2022
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:33Jerman Menang 7-1, Skor yang Sama Saat Lumat Brasil 12 Tahun Lalu
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:16Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























