
Nexify - Estadi Olimpic Lluis Companys bersiap menyambut malam penuh gengsi. Barcelona dan Inter Milan kembali dipertemukan di semifinal Liga Champions 2024/2025, Kamis dini hari, 1 Mei 2025, pukul 02.00 WIB.
Bagi Barcelona, ini bukan sekadar laga kandang. Ini adalah kesempatan menegaskan dominasi atas rival lama yang selalu menyimpan luka dan dendam lama.
Sebaliknya, bagi Inter, duel ini mengingatkan pada kisah heroik mereka di masa lalu. Kali ini, mereka datang bukan untuk bertahan, tapi untuk merebut kembali mimpi.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Sejarah yang Penuh Intrik

Barcelona dan Inter telah bentrok 12 kali di Liga Champions sejak 2003. Dari total itu, Barcelona memenangi enam laga, Inter dua kali, dan empat sisanya berakhir imbang.
Barca mencetak 17 gol dalam pertemuan-pertemuan tersebut, sementara Inter mengoleksi 10. Namun, angka-angka itu tak bisa menggambarkan penuh drama yang mewarnai pertemuan mereka.
Di balik angka, tersimpan rentetan momen bersejarah, dari gol penentu sampai penyelamatan krusial. Setiap pertandingan selalu punya cerita sendiri.
Momen-Momen yang Tak Terlupakan

Pada musim 2022/2023, Inter akhirnya menghindari kekalahan di kandang Barcelona setelah lima lawatan sebelumnya selalu gagal. Duel di Camp Nou saat itu berakhir 3-3.
Pertandingan tersebut menjadi salah satu yang paling menegangkan dalam sejarah mereka. Gol demi gol silih berganti hingga Robert Lewandowski menyelamatkan muka tuan rumah di menit akhir.
Sebelumnya, di Giuseppe Meazza, Hakan Calhanoglu menjadi pahlawan lewat gol semata wayang. Sebuah kemenangan langka yang membakar semangat Inter untuk tampil lebih berani.
Luka Lama dari Tahun 2010

Tak ada yang bisa melupakan semifinal 2009/2010. Barcelona yang perkasa ditumbangkan Inter asuhan Jose Mourinho, yang melaju ke final dan akhirnya juara.
Kekalahan 1-3 di Italia menjadi titik balik. Meskipun menang 1-0 di leg kedua lewat Gerard Pique, langkah Barcelona terhenti di ambang final.
Itu menjadi satu-satunya kemenangan Inter atas Barcelona dalam fase gugur. Namun, dampaknya abadi—menjadi kisah klasik yang selalu dibicarakan ulang.
Dominasi Katalan di Fase Grup

Di luar semifinal itu, Barcelona selalu punya keunggulan saat bertemu Inter di fase grup. Dalam enam duel sejak 2018, Blaugrana menang empat kali dan dua kali imbang.
Luis Suarez, Ansu Fati, dan Jordi Alba menjadi bagian dari daftar pencetak gol dalam pertemuan-pertemuan tersebut. Nama-nama itu menandai era kejayaan Barca di panggung Eropa.
Namun, Inter tak pernah menyerah. Mereka perlahan menipiskan jarak, seperti terlihat dalam pertemuan terakhir yang nyaris dimenangi di Camp Nou.
Menatap Laga dengan Warisan Panjang

Pertemuan kali ini bukan hanya soal siapa yang melaju ke final. Ini tentang kelanjutan sejarah yang telah ditulis selama dua dekade.
Barcelona percaya diri dengan rekor impresifnya, tapi Inter punya modal mental dari memori 2010. Dua kutub kekuatan lama kembali beradu demi satu tiket ke final.
Laga nanti akan menjadi panggung bagi bab baru dalam rivalitas mereka. Sebuah cerita yang akan dikenang, siapa pun pemenangnya.
Sumber: UEFA
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Prediksi Barcelona vs Inter Milan 1 Mei 2025
- Memori Abadi Inter Milan di Katalunya: Saat Mourinho dan Pasukannya Memupus Impian Barcelona
- Perbandingan Gaji 4 Klub Semifinalis Liga Champions 2024/2025: Inter Milan Paling Rendah, Barcelona Menyala!
- Perbandingan Nilai Pasar Semifinalis Liga Champions 2024/2025: Arsenal Paling Mahal, Inter Paling Rendah
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 05:40Man of the Match Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Ismael Kone
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 07:25Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 07:09Live Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Paraguay
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:24TNI Jelaskan Peran Pengerahan Prajurit Saat Demo di Bundaran HI
-
Liputan6 13 Juni 2026 00:13Wamen PPPA: Anak Korban Perundungan hingga Koma Berhak Dapat Restitusi
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























