
Nexify - Pierre Kalulu melontarkan respons keras terhadap kritik yang menyasar Juventus. Ia merasa ada 'kata-kata pedas' dalam kritik yang diberikan kepada Bianconeri usai hasil imbang di Liga Champions.
Juventus memang hanya mampu bermain 1-1 melawan Sporting CP di Turin, Rabu (5/11/2025) dini hari WIB. Hasil ini diraih di bawah arahan pelatih baru Luciano Spalletti, yang menggantikan Igor Tudor.
Sporting sempat unggul lebih dulu melalui Maximiliano Araujo. Bianconeri baru bisa menyamakan kedudukan lewat aksi Dusan Vlahovic.
Bagi Juventus, hasil ini membuat posisi mereka di grup semakin sulit. Si Nyonya Tua baru mengoleksi tiga poin dari empat laga di Liga Champions.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Hasil yang Sebenarnya Disesalkan
Juventus sebenarnya mengincar poin penuh saat menjamu Sporting CP. Tambahan tiga poin sangat krusial bagi perjalanan mereka di kompetisi Eropa.
Pierre Kalulu mengakui bahwa timnya gagal memaksimalkan keunggulan. Ia pun menyayangkan hasil akhir yang didapat di kandang sendiri.
"Kami menginginkan kemenangan hari ini, karena kami membutuhkan hasil tersebut," kata Kalulu kepada Sky Sport Italia.
"Kami memiliki banyak peluang, lebih banyak dari Sporting, meskipun mereka adalah tim yang mengalirkan bola dengan baik. Ini sangat disayangkan," sambungnya.
Sulitnya Dominasi Penuh di Eropa
Kalulu menyadari bahwa level persaingan di Liga Champions sangat tinggi. Menurutnya, sulit bagi tim manapun untuk bisa mendominasi total sepanjang laga.
Meski sedikit kecewa, mantan bek AC Milan ini tetap melihat sisi positif. Ia menyebut timnya bisa belajar dan membangun momentum dari laga ini.
"Ini adalah pertandingan Liga Champions, sulit untuk mendominasi sepanjang pertandingan," ujar Kalulu.
"Tetapi kami bisa membangun dari sini untuk pertandingan-pertandingan berikutnya," tegasnya.
Tak Terkejut Juventus Mampu Bereaksi
Performa Juventus yang bangkit di babak kedua rupanya memicu pertanyaan dari media. Kalulu ditanya apakah ia terkejut dengan kegigihan rekan-rekannya setelah tertinggal.
Sang bek tampak kesal dengan implikasi pertanyaan tersebut. Ia menegaskan bahwa kebangkitan setelah kebobolan bukanlah hal baru bagi timnya.
"Saya tidak terkejut dengan tim saya, karena ada banyak pertandingan di mana kami kebobolan lebih dulu dan bereaksi," ucap Kalulu.
"Saya mengharapkan ini dari rekan-rekan setim saya," lanjutnya.
Serangan Balik untuk Para Pengkritik
Kalulu lantas melontarkan kritik baliknya kepada pihak yang mengevaluasi Juventus. Ia merasa ada nada sinis dalam penilaian yang diberikan kepada timnya.
Bek asal Prancis itu menegaskan bahwa ia memiliki kepercayaan penuh pada skuad. Ia juga menjamin bahwa timnya sedang bekerja keras untuk terus berkembang.
"Mungkin di mata Anda ada lebih banyak kata-kata pedas saat mengevaluasi, tapi saya percaya pada rekan-rekan setim saya," semprot Kalulu.
"Kami bekerja dengan baik dan terus melaju," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:32Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
-
Liputan6 12 Juni 2026 20:34Mendagri Minta DKPP Cegah Pelanggaran Pemilu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















