
Nexify - Wesley Sneijder melontarkan kritik keras terhadap semifinal Liga Champions antara Arsenal dan Atletico Madrid di Emirates Stadium. Meski Arsenal lolos ke final lewat kemenangan agregat 2-1, legenda Belanda itu menilai kualitas pertandingan jauh dari standar kompetisi elite Eropa.
Arsenal memastikan tiket final setelah menang 1-0 melalui gol Bukayo Saka. Namun, Sneijder menganggap laga tersebut membosankan dan tidak mencerminkan gengsi semifinal Liga Champions.
Mantan playmaker Inter Milan itu bahkan menyindir UEFA seharusnya menghentikan pertandingan. Menurutnya, permainan kedua tim terlalu monoton untuk level setinggi itu.
The Gunners memang berhasil melangkah ke final, tetapi Sneijder tetap tidak terkesan dengan performa di lapangan. Ia menilai pertandingan berlangsung datar sejak awal hingga akhir.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Kekecewaan Sneijder

Saat menjadi komentator, Sneijder menyampaikan kritiknya secara terbuka. Ia bahkan berkelakar bahwa final lebih layak dimainkan oleh Bayern Munchen dan PSG.
Menurutnya, pendekatan defensif Diego Simeone membuat pertandingan kehilangan ritme. Di sisi lain, dominasi penguasaan bola Arsenal dinilai tidak cukup menghibur penonton.
"Saya katakan setelah 35 menit, UEFA harus turun tangan. Mereka perlu menelepon London: kedua tim keluar dari lapangan," ujar Wesley Sneijder.
"Saya tahu ini akan terjadi, Atletico memilih bermain ke dalam, bertahan, dan memberikan penguasaan bola, dan Arsenal memiliki banyak kontrol atas bola," lanjutnya.
Sindiran Pedas untuk Skuad Mikel Arteta

Sneijder juga menyoroti kualitas individu pemain Arsenal. Ia menilai skuad Mikel Arteta tidak memiliki pemain kelas dunia, meski tampil konsisten sepanjang musim.
Komentar itu cukup mengejutkan karena Arsenal hanya kebobolan enam gol dalam 14 pertandingan Liga Champions musim ini. Catatan tersebut menjadi salah satu faktor utama keberhasilan mereka mencapai final.
"Saya melihat para pemain itu lagi, dan Arteta sudah pantas mendapatkan patung. Dia sama sekali tidak memiliki pemain top, dan dengan skuad saat ini, dia berhasil memukul mundur Atletico, itu sangat mengesankan," sindir Sneijder.
Menurut Sneijder, keberhasilan Arsenal lebih ditentukan oleh kecerdikan taktik Arteta dibanding kualitas individu para pemainnya. Ia pun membandingkan tim Arsenal saat ini dengan generasi klub-klub besar Eropa yang dipenuhi bintang top.
Respons Berkelas dari Diego Simeone

Berbeda dari Sneijder, Diego Simeone merespons kekalahan timnya dengan tenang. Pelatih Atletico Madrid itu memilih memberi kredit kepada Arsenal ketimbang mencari alasan.
Simeone mengakui Arsenal tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang, terutama pada babak pertama. Ia juga tetap bangga terhadap perjuangan para pemainnya sepanjang laga.
"Jika kami tersingkir, itu karena lawan kami layak untuk melaju. Mereka tampil klinis di babak pertama dan mendapatkan tempatnya. Namun yang saya rasakan adalah ketenangan, kedamaian. Tim sudah memberikan segalanya," ungkap Diego Simeone.
"Kami datang untuk bersaing melawan tim yang sangat kuat, dan dengan kekuatan kami sendiri, kami berjuang sekuat tenaga. Saya berterima kasih kepada penggemar kami, pemain kami, dan saya bangga berada di posisi saya sekarang," tegasnya.
Kini Arsenal bersiap menghadapi final di Budapest dengan modal pertahanan yang solid. Terlepas dari kritik Sneijder, hasil di lapangan tetap mengukuhkan keberhasilan proyek yang dibangun Mikel Arteta.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Agustus 2026 19:00Gabriel Jesus Bakal Tinggalkan Arsenal untuk Berkarir di Italia?
-
Liga Inggris 7 Agustus 2026 16:00Arsenal Umumkan Transfer Bruno Guimaraes Hari Ini?
-
Liga Inggris 7 Agustus 2026 06:40Chelsea Bidik Martin Zubimendi, Xabi Alonso Ingin Boyong Gelandang Arsenal
LATEST UPDATE
-
Otomotif 8 Agustus 2026 08:00Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 07:36Kejutan! Liverpool Amankan Jasa Ronald Araujo dari Barcelona
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 07:00Manchester City Selangkah Lagi Amankan Bintang Timnas Maroko Ini
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 06:00Termasuk Bruno Fernandes, MU Siapkan 22 Pemain untuk Hadapi PSG
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
BERITA LAINNYA
-
champions 4 Agustus 2026 16:32Liga Champions, Manchester United Datang!
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:50Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:38BGN Segera Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























