
Nexify - PSG memburu kemenangan kelima di fase liga Liga Champions saat bertandang ke markas Athletic Bilbao. Sang juara bertahan datang dengan posisi kuat di klasemen, sementara tuan rumah masih berjuang memperbaiki situasi mereka.
Laga di San Mames ini menjadi persimpangan penting bagi kedua tim dengan target berbeda. Athletic masih berada di papan bawah fase liga, tetapi performa beberapa laga terakhir memberi mereka secercah harapan.
Dalam tiga pertandingan terakhir, mereka mampu mengumpulkan empat poin, hasil yang menjaga peluang untuk bersaing menuju zona playoff. Sementara itu, perjalanan PSG tidak selalu mulus, terutama dalam urusan pertahanan.
Namun, dari sisi ofensif, PSG menjadi salah satu tim paling berbahaya di kompetisi musim ini. Dengan daya dobrak tinggi dan motivasi untuk terus menempel posisi puncak klasemen, tim asuhan Luis Enrique membawa ambisi besar ke stadion yang terkenal sulit ditaklukkan tersebut.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Athletic Club Berjuang Mencari Konsistensi

Athletic Club menjalani fase liga musim ini dengan tantangan besar. Hanya empat poin dari lima pertandingan membuat mereka tertahan di posisi ke-27, meski jarak dengan zona playoff masih cukup terbuka.
Situasi ini tercermin dari performa yang naik turun sepanjang 2025/26, baik di Liga Champions maupun La Liga. Dalam tiga pertandingan terakhir di kompetisi Eropa, mereka meraih empat poin melalui kemenangan atas Qarabag dan hasil imbang kontra Slavia Prague.
Meski terselip kekalahan dari Newcastle United, tren tersebut setidaknya memberi pijakan untuk membangun momentum. Konsistensi tetap menjadi masalah utama yang harus mereka benahi.
Di La Liga, Athletic mengumpulkan 23 poin dari 16 laga dan berada di peringkat ketujuh. Kesenjangan delapan poin dari empat besar menegaskan bahwa performa domestik mereka juga belum stabil.
Meski begitu, kemenangan 1-0 atas Atletico Madrid pada akhir pekan lalu memberikan suntikan moral signifikan. Athletic juga masih memiliki dua laga sisa di fase liga melawan Atalanta dan Sporting pada Januari.
PSG Mengandalkan Daya Serang, Waspadai Masalah Pertahanan
PSG datang ke San Mames dengan catatan empat kemenangan dari lima laga fase liga. Meski berada di posisi kedua klasemen, perjalanan mereka tidak lepas dari masalah di lini belakang.
Dalam lima pertandingan, mereka telah kebobolan delapan gol, termasuk tiga saat menang 5-3 atas Tottenham Hotspur dalam pertandingan penuh drama.
Hasil negatif sempat muncul ketika mereka kalah dari Bayern Munchen pada awal November. Namun, total 12 poin dari lima laga menempatkan mereka tetap bersaing ketat di papan atas, hanya tertinggal dari Arsenal yang menjadi satu-satunya tim dengan rekor sempurna.
Produktivitas PSG menjadi sorotan utama dengan total 19 gol, terbanyak di kompetisi musim ini. Meski memimpin statistik serangan, masalah pertahanan jelas perlu dibenahi.
Luis Enrique diprediksi akan menyoroti area ini, mengingat lemahnya lini belakang bisa menjadi ancaman serius saat memasuki fase gugur. Stabilitas menjadi kunci bagi PSG untuk mempertahankan gelar juara mereka.
Di kompetisi domestik, PSG juga belum sepenuhnya dominan. Dengan 33 poin dari 15 laga, mereka berada di posisi kedua Ligue 1, hanya terpaut satu poin dari Lens.
Fakta dan Statistik Jelang Laga Athletic Club vs PSG
- Athletic Club hanya memenangi dua dari sepuluh laga Eropa sebelumnya melawan tim Prancis (S2 K6).
- Athletic hanya kalah dua kali dari 16 laga kandang fase grup/league phase Eropa terakhir (M13 S1), termasuk tujuh kemenangan dari delapan laga terakhir (K1).
- Yuri Berchiche pernah tampil 32 kali untuk PSG pada musim 2017–18 sebelum pindah ke Athletic.
- PSG hanya kalah tiga dari 13 laga Eropa terakhir melawan tim Spanyol (M8 S2) dan memenangi lima dari tujuh pertandingan terbaru (K2).
- PSG memenangi tiga laga tandang Eropa terakhir melawan tim Spanyol.
- PSG mencetak empat gol atau lebih dalam lima dari tujuh laga terakhir di fase liga Liga Champions.
- Joao Neves (21 tahun 74 hari) berpeluang menjadi pemain Portugal termuda yang mencapai 30 penampilan Liga Champions, memecahkan rekor Cristiano Ronaldo.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Rapor Pemain Barcelona vs Eintracht Frankfurt: Jules Kounde Istimewa, Rashford Super-sub, Lewandowski Tenggelam
- Apakah Real Madrid vs Man City Disiarkan di TV atau Hanya Live Streaming? Cek Jadwal Lengkapnya di Sini
- Jadwal Siaran Langsung Club Brugge vs Arsenal di SCTV Hari Ini, Kamis 11 Desember 2025
- Catatan Menarik Inter vs Liverpool: Kemenangan Tanpa Mohamed Salah
- Prediksi Athletic Club vs PSG 11 Desember 2025
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 10:58Lionel Messi yang Terus Berevolusi
LATEST UPDATE
-
Otomotif 14 Juni 2026 18:18Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 18:15Mohamed Salah Dibayangi Rekor Buruk Mesir di Piala Dunia
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 17:45Ditahan Maroko dan Tampil Melempem, Brazil Tidak Sebagus Itu?
-
Otomotif 14 Juni 2026 17:42Klasemen Pembalap Moto4 European Cup 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 14 Juni 2026 08:43Brasil Vs Maroko: 3 Pelajaran Berharga untuk Selecao
-
Liputan6 14 Juni 2026 08:33Brasil Vs Maroko: Raphinha Belum Maksimal
-
Liputan6 13 Juni 2026 22:01Daftar Hoaks Bantuan yang Mencatut Prabowo, Ada Hasil Manipulasi AI
-
Liputan6 13 Juni 2026 14:31Prabowo Terima Menhan Jepang, Ini Sejumlah Kerja Sama yang Dibahas
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























