
Nexify - Barcelona menghadapi ujian besar saat bertandang ke markas Atletico Madrid pada leg kedua perempat final Liga Champions. Kekalahan 0-2 di Camp Nou pada leg pertama membuat Blaugrana membutuhkan remontada untuk menjaga peluang mereka di kompetisi ini.
Situasi semakin sulit karena kekalahan tersebut terjadi saat Barcelona bermain dengan 10 orang sejak babak pertama. Atletico pun sukses memanfaatkan keunggulan tersebut untuk membawa pulang hasil positif dari kandang lawan.
Kini, laga di Wanda Metropolitano menjadi penentu nasib kedua tim. Atletico berada di posisi lebih nyaman, sementara Barcelona harus mengejar defisit dua gol di salah satu stadion paling sulit di Eropa.
Dengan tekanan tinggi di kedua kubu, duel ini dipastikan kembali berlangsung ketat dan sarat tensi.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Atletico Madrid Mengandalkan Rekor Kandang

Atletico Madrid datang ke leg kedua dengan kepercayaan diri tinggi meski performa domestik mereka sempat menurun.
Kekalahan dari Sevilla di La Liga pada akhir pekan lalu tidak sepenuhnya mencerminkan kekuatan mereka, mengingat Diego Simeone melakukan rotasi besar dengan mengganti hampir seluruh pemain inti.
Sebelum itu, Atletico sempat mencatat enam kemenangan kandang beruntun di Wanda Metropolitano. Mereka juga hampir selalu mencetak gol di kandang sepanjang musim ini.
Rekor kandang di Liga Champions pun menjadi modal utama. Atletico tidak terkalahkan dalam laga fase gugur di stadion sendiri sejak 1997, sebuah catatan yang menunjukkan betapa sulitnya menaklukkan mereka di kandang.
Keunggulan dua gol dari leg pertama semakin memperkuat posisi Los Rojiblancos untuk mengamankan tiket ke semifinal.
Barcelona Dibayangi Statistik Buruk

Di sisi lain, Barcelona datang dengan tekanan besar meski sempat meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Espanyol di La Liga.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa lini serang mereka tetap tajam. Namun, tantangan di Liga Champions jauh lebih kompleks, terutama dengan defisit dua gol yang harus dikejar di kandang lawan.
Secara historis, Barcelona tidak memiliki catatan baik dalam situasi seperti ini. Mereka selalu gagal lolos dalam enam kesempatan sebelumnya ketika kalah di kandang sendiri pada leg pertama fase gugur kompetisi UEFA.
Selain itu, performa tandang mereka melawan sesama klub Spanyol di Eropa juga kurang meyakinkan.
Meski demikian, Barcelona masih memiliki harapan berkat kualitas individu pemain serta performa impresif mereka sepanjang musim ini, terutama di kompetisi domestik.
Namun, untuk membalikkan keadaan, mereka membutuhkan performa nyaris sempurna di Madrid. Berikut beberapa statistik menarik jelang pertandingan sengit Atletico vs Barcelona nanti.
Statistik Menarik Atletico Madrid vs Barcelona

Berikut sejumlah fakta dan statistik penting jelang laga leg kedua ini:
- Semua pertemuan Atletico Madrid dan Barcelona di kompetisi UEFA terjadi di perempat final Liga Champions, dengan Atletico selalu menang dalam dua duel sebelumnya (2013/2014 dan 2015/2016).
- Atletico tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan kandang UEFA melawan sesama klub Spanyol (8 menang, 2 imbang).
- Atletico memenangkan seluruh 22 duel dua leg UEFA ketika mereka menang pada leg pertama tandang, termasuk tujuh di antaranya dengan keunggulan dua gol.
- Atletico tidak pernah kalah dalam pertandingan fase gugur Liga Champions di kandang sejak Maret 1997, dengan rekor 14 kemenangan dan 7 hasil imbang dalam 21 laga sejak saat itu.
- Julian Alvarez terlibat dalam 20 gol dari 18 pertandingan terakhirnya di Liga Champions (15 gol dan 5 assist), termasuk sembilan gol musim ini yang menjadi rekor klub.
- Alvarez juga telah mencetak 24 gol dalam 39 pertandingan Liga Champions, hanya kalah dari beberapa nama besar seperti Erling Haaland, Ruud van Nistelrooy, Harry Kane, Filippo Inzaghi, dan Mario Gomez dalam jumlah gol pada 40 laga pertama.
- Hanya satu tim dalam sejarah Liga Champions yang mampu membalikkan kekalahan dua gol di kandang pada leg pertama, yakni Manchester United melawan Paris Saint-Germain pada musim 2018/2019.
- Barcelona selalu tersingkir dalam enam duel dua leg UEFA ketika kalah di kandang pada leg pertama.
- Barcelona hanya memenangkan empat dari 11 duel dua leg melawan klub Spanyol di kompetisi UEFA.
- Blaugrana hanya meraih satu kemenangan dari 11 laga tandang UEFA melawan sesama klub Spanyol (3 imbang, 7 kalah).
- Terakhir kali Barcelona kalah dalam dua leg sekaligus terjadi pada semifinal Liga Champions 2012/2013 melawan Bayern Munchen dengan agregat 7-0.
Jadwal Pertandingan dan Live Streaming
Pertandingan: Atletico Madrid vs Barcelona
Stadion: Metropolitano
Hari: Rabu, 15 April 2026
Kick-off: 02.00 WIB
Siaran langsung TV: -
Live streaming: Vidio >>> (((KLIK DI SINI)))
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 12 Juni 2026 02:27Kejutan! Real Madrid Tikung Barcelona Dalam Perburuan Bernardo Silva
-
Liga Spanyol 10 Juni 2026 20:47Barcelona Putuskan Tak Permanenkan Marcus Rashford
-
Liga Spanyol 10 Juni 2026 16:01Manchester City Siapkan Tawaran Rp1,46 Triliun untuk Alejandro Balde
-
Liga Spanyol 10 Juni 2026 15:31Real Madrid Menyerah? Tak Ada Tawaran Baru untuk Julian Alvarez
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 16 Juni 2026 17:20MU PHP, Sandro Tonali Bakal Gabung Klub EPL Ini?
-
Piala Dunia 16 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Ghana vs Panama 18 Juni 2026
-
Liga Spanyol 16 Juni 2026 16:55Resmi! Antonio Rudiger Perpanjang Kontrak di Real Madrid
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 16 Juni 2026 17:38Cerita Mahasiswa Tentang Pertemuan dengan Wapres Gibran
-
Liputan6 16 Juni 2026 16:45Gempa M 6,7 Palu, Pasien RSUD Sulbar Dievakuasi ke Tenda Darurat
-
Liputan6 16 Juni 2026 16:19Warga Serbu SPBU Usai Gempa Palu, Polisi Batasi Pembelian BBM
-
Liputan6 16 Juni 2026 15:55Jembatan III Palu Ditutup Sementara Imbas Gempa M 6,7
-
Liputan6 16 Juni 2026 15:18Kantor Bupati Sigi Rusak Akibat Gempa Palu
-
Liputan6 16 Juni 2026 15:05Xbox Tutup Ninja Theory, Nasib Dua Studio Game Ikonik di Ujung Tanduk
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























