
Nexify - CSKA Moskow mendapat hukuman dari UEFA lantaran fans mereka menunjukkan perilaku rasis. Hukuman yang dijatuhkan adalah menggelar pertandingan Liga Champions tanpa kehadiran penonton.
Sudah dua kali CSKA menggelar laga tanpa penonton, kala menjamu Bayern Munich dan Manchester City. Sayangnya, pihak panitia pertandingan sepertinya kurang tegas dalam menjalankan instruksi UEFA. Dalam laga melawan City, masih terlihat sekitar 300 pendukung CSKA yang memberikan dukungan di dalam stadion.

Kehadiran penonton itu membuat kapten City Vincent Kompany murka. Ia merasa City diperlakukan tidak adil karena fans CSKA yang sebetulnya masih dalam masa hukuman boleh masuk stadion sementara fans City dilarang.
"Saya benar-benar kesal. Katanya tak boleh ada fans, tapi nyatanya hanya fans City yang tak boleh datang. Siapa sebenarnya yang dihukum di sini? Siapa yang rasis? Manchester City atau CSKA?" keluh Kompany seperti dilansir The Daily Mail.
Pihak CSKA sendiri mengatakan bahwa yang hadir di stadion itu adalah mereka yang mendapat tiket dari sponsor UEFA. Meski penonton dilarang masuk stadion, UEFA mengizinkan pers, sponsor, dan keluarga pemain untuk menyaksikan pertandingan.
Masalahnya, yang masuk ke stadion dalam laga CSKA kontra City kesemuanya adalah fans CSKA. Mereka bahkan nampak minum alkohol dan menyanyikan dukungan buat tim tuan rumah. [initial]
(tdm/hsw)
Sudah dua kali CSKA menggelar laga tanpa penonton, kala menjamu Bayern Munich dan Manchester City. Sayangnya, pihak panitia pertandingan sepertinya kurang tegas dalam menjalankan instruksi UEFA. Dalam laga melawan City, masih terlihat sekitar 300 pendukung CSKA yang memberikan dukungan di dalam stadion.

Kehadiran penonton itu membuat kapten City Vincent Kompany murka. Ia merasa City diperlakukan tidak adil karena fans CSKA yang sebetulnya masih dalam masa hukuman boleh masuk stadion sementara fans City dilarang.
"Saya benar-benar kesal. Katanya tak boleh ada fans, tapi nyatanya hanya fans City yang tak boleh datang. Siapa sebenarnya yang dihukum di sini? Siapa yang rasis? Manchester City atau CSKA?" keluh Kompany seperti dilansir The Daily Mail.
Pihak CSKA sendiri mengatakan bahwa yang hadir di stadion itu adalah mereka yang mendapat tiket dari sponsor UEFA. Meski penonton dilarang masuk stadion, UEFA mengizinkan pers, sponsor, dan keluarga pemain untuk menyaksikan pertandingan.
Masalahnya, yang masuk ke stadion dalam laga CSKA kontra City kesemuanya adalah fans CSKA. Mereka bahkan nampak minum alkohol dan menyanyikan dukungan buat tim tuan rumah. [initial]
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 6 Juli 2026 12:00Sang Ayah: Erling Haaland ke Real Madrid? Kenapa Tidak?
-
Piala Dunia 5 Juli 2026 12:00Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
-
Liga Inggris 3 Juli 2026 02:30Manchester City Resmi Amankan Jasa Elliot Anderson
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 11 Juli 2026 13:00Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 11:00Baru Cetak Satu Gol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Bodo Amat!
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 11 Juli 2026 12:08Rincian Uang Diterima Bupati Sukoharjo dari Peras Anak Buah
-
Liputan6 11 Juli 2026 11:44Kode Bupati Sukoharjo Peras Anak Buah: Samakan dengan Bapak
-
Liputan6 11 Juli 2026 10:45KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka Pemerasan
-
Liputan6 11 Juli 2026 09:38Bupati Gowa Pastikan Hadiri Sidang Pansus Hak Angket
-
Liputan6 11 Juli 2026 00:40Prabowo: Hukum Bukan Untuk Orang Kuat dan Kaya Saja
-
Liputan6 11 Juli 2026 00:33Polri Periksa 15 Saksi Kasus Korupsi, 2 Orang dari Rumah Jampidsus
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























