
Nexify - Manchester City gagal meraih kemenangan penting di Eropa. Dalam laga dramatis kontra AS Monaco, mereka hanya bisa bermain imbang 2-2.
Pertandingan yang digelar Kamis (2/10/2025) dini hari WIB itu sempat berjalan sesuai rencana. Erling Haaland tampil garang dengan memborong dua gol.
Namun, konsentrasi City goyah di menit akhir. Penalti Eric Dier pada penghujung laga membuat hasil berakhir sama kuat.
Hasil ini menambah daftar momen di mana City kehilangan poin karena lengah di detik-detik krusial. Sebuah pola yang berpotensi mengganggu ambisi mereka di Liga Champions maupun Premier League.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Kebiasaan Buruk di Menit Akhir

City sebenarnya punya catatan solid dengan enam laga terakhir tanpa kekalahan. Namun, kelemahan mereka di menit akhir mulai jadi sorotan.
Dari delapan gol yang bersarang di gawang mereka musim ini, separuh lahir di penghujung babak. Hal itu kembali terlihat saat Dier sukses mengeksekusi penalti ke gawang Ederson.
Kasus serupa juga pernah terjadi sebelumnya, termasuk ketika mereka tumbang dari Tottenham dan Brighton. Bahkan, Arsenal pun pernah memanfaatkan kelemahan serupa dengan gol di masa injury time.
Haaland Ungkap Kekecewaan

Haaland memang kembali menunjukkan ketajamannya lewat dua gol. Tetapi sang striker tidak sepenuhnya puas dengan hasil yang diraih City.
Menurutnya, permainan City terlalu menurun setelah jeda. Momentum itu dimanfaatkan Monaco untuk bangkit dan memberi tekanan.
"Tentu saja saya tidak merasa senang karena kami gagal menang," kata Haaland kepada TNT Sport. "Kami melakukan hal yang tidak perlu di babak kedua dan tidak bermain cukup baik."
"Kami butuh lebih banyak energi. Kami harus menyerang seperti di babak pertama, karena setelah itu mereka lebih mendominasi," tambah Haaland.
Guardiola Diminta Tetap Tenang
Meski tren buruk ini jadi perhatian, tidak semua pihak menilai City perlu panik. Eks gelandang Manchester United, Nicky Butt, menegaskan situasi ini masih bisa diperbaiki.
"Anda tidak perlu panik," kata mantan gelandang Manchester United, Nicky Butt, di acara Match of the Day.
"Semua orang ingin memenangkan pertandingan mereka dan mendapat pujian sebagai tim hebat, tetapi tidak normal untuk terus melakukannya setiap tahun.
"Man City sudah melakukannya bertahun-tahun, tetapi mereka mengalami sedikit kesulitan dalam beberapa musim terakhir," lanjut Butt.
"Mereka punya pemain yang bisa mengubah jalannya laga dan memenangkan kompetisi besar, mereka hanya perlu menjaga skuad tetap kompak dan fit memasuki tahun baru."
Sumber: BBC
Klasemen Liga Champions
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 07:00Manchester United Dapat Kabar Positif soal Kondisi Benjamin Sesko
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 07:00Manchester United Dapat Kabar Positif soal Kondisi Benjamin Sesko
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:29Febrie Adriansyah Pertanyakan Dasar Penetepan Tersangka TPPU
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:05Fakta-fakta Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:05Gebrakan Sudaryono 5 Hari Pimpin BGN
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























