
Nexify - Tatap muka antara Chelsea dengan Juventus dalam ajang Liga Champions telah berlalu. Namun pelatih the Blues, Thomas Tuchel, masih belum bisa melupakannya.
Seperti yang diketahui, Chelsea bertamu ke markas Juventus untuk menjalani matchday kedua fase grup Liga Champions hari Kamis (30/9/2021) kemarin. Sayangnya, mereka harus membawa pulang kekalahan dengan skor tipis 0-1.
Tidak ada yang bisa memungkiri kalau penampilan Chelsea kala itu sudah sangat bagus. The Blues memegang kendali permainan selama 90 menit dan mencatatkan penguasaan bola hingga 74 persen.
Sayangnya, mereka tidak efektif di lini depan. Dari 16 kali tembakan, cuma satu yang mengarah tepat ke gawang. Di sisi lain, Juventus lebih efektif karena mampu memanfaatkan satu-satunya tembakan tepat sasaran yang dimiliki.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Chelsea Tidak Bermain di Level Terbaik
Kekalahan ini masih belum bisa hilang dari benak Tuchel. Meski sebagian kalangan sepakat kalau Chelsea tampil apik, pria berdarah Belanda tersebut merasa kalau performa anak asuhnya tidak mencapai level terbaik.
"Apakah kami memainkan level terbaik kami? Tidak. Manchester City membuat kami tampil di bawah standar. Kami merasa sudah siap. Melawan Juventus, apakah kami mampu mencapai level terbaik kami? Tidak," kata Tuchel.
"Ini adalah permainan konsentrasi, mengingatkan saya pada laga melawan Atletico di Bucharest. Kami tampil dalam laga yang hampir sama dan menang 1-0 berkat gol yang dianulir lalu diberikan oleh VAR," lanjutnya.
Bukan Klub Terakhir yang Dikalahkan Juventus
Dengan demikian, Juventus sudah mencatatkan kemenangan dalam tiga pertandigan berturut-turut di semua ajang. Tuchel mengungkapkan kekagumannya dan meyakini bahwa Chelsea takkan menjadi klub terakhir yang dikalahkan Bianconeri.
"Mungkin akan lebih mudah untuk menjadi tenang dan berkonsentrasi, dan sekarang akan terasa sulit lagi untuk memainkan laga tandang. Kami takkan menjadi tim terakhir yang kalah melawan Juventus," pungkasnya.
Kedua tim akan kembali beraksi pada akhir pekan ini. Juventus bakalan bertandang ke rival sekotanya, Torino, di ajang Serie A hari Sabtu (2/9/2021). Sementara Chelsea menjamu tim papan bawah Premier League, Southampton, di hari yang sama.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Penilaian Trezeguet Soal Chiesa: Pemain Paling Menentukan di Juventus
- Madesu di Chelsea, Timo Werner Pertimbangkan Cabut di 2022?
- Juventus vs Chelsea, Cuadrado Akui Bianconeri Bermain di Bawah Standar
- Kans Antonio Rudiger Bertahan di Chelsea Masih 50:50
- Lawan Southampton, Chelsea Dapat Dua Amunisi Tambahan
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 23:32Jelang Lawan Kroasia, Skuad Inggris Sempat Dihantui Ancaman Tornado
-
Liga Spanyol 14 Juni 2026 23:15Kejutan Bursa Transfer: Marc Cucurella Dikabarkan Gabung Real Madrid
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 03:41Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Ekuador
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 02:40Man of the Match Jerman vs Curacao: Kai Havertz
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 02:38Link Streaming Pantai Gading vs Ekuador di Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
-
Liputan6 14 Juni 2026 23:54Dari Istana ke Istiqlal, Ini Agenda Presiden Jerman di Jakarta
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























