
Nexify - Penyerang Inter Milan, Edin Dzeko akan menghadapi reuni akbar dengan mantan timnya. Dzeko akan berhadapan dengan mantan timnya, Man City di final Liga Champions pada Minggu (11/6/2023).
Dzeko memang sudah lama hengkang dari Man City yang dibelanya selama lebih dari empat musim. Meskipun begitu, Dzeko masih bisa menjadi momok menakutkan di lini pertahanan Man City di partai puncak nanti.
Dzeko yang saat ini berusia 37 tahun, nyatanya masih menampilkan permainan impresif bersama Inter Milan. Dzeko masih sanggup mencetak 14 gol bersama Simone Inzaghi musim ini.
Akankah Dzeko bisa menjadi mimpi buruk sang mantan di final Liga Champions 2022/23. Berikut ulasan lengkapnya di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Kembali Tajam

Mantan pemain Man City, Patrick Vieira mencoba menganalisa permainan Dzeko di Inter Milan. Vieira yang pernah bermain dengan Dzeko selama satu musim merasa rekannya tersebut terlahir kembali di Inter Milan.
Dzeko kembali mendapatkan ketajamannya setelah hengkang dari Man City pada musim 2015/16. Bahkan di usia senja nya, Dzeko masih mampu mencetak total 31 gol dalam dua musim bersama Inter Milan.
"Saya bermain dengan Edin Dzeko di Man City dan dia adalah pemain top dan profesional yang sangat baik.
“Saya menyaksikan Inter memainkan beberapa pertandingan terakhir mereka dan sepertinya dia mendapatkan kembali kaki mudanya lagi karena dia telah bermain sangat baik dan mencetak gol,” terang Vieira dikutip dari Sky Sports.
Peran Penting Dzeko

Dzeko memang sudah tidak muda lagi jika harus berhadapan dengan deretan bek tangguh Man City. Namun Vieira mengungkapkan satu kelebihan Dzeko yang membuatnya bisa berperan penting di final Liga Champions.
Menurut Vieira, Dzeko akan menjadi orang yang bisa mengeluarkan Inter Milan dari tekanan Man City. Dzeko yang bertugas sebagai pemantul, sangat handal dalam mengendalikan ritme permainan dan mencari momentum untuk mencetak gol.
“Bagaimana dia bisa membantu mereka adalah ketika mereka berada di bawah tekanan, dia bisa menjadi orang yang bisa menahan bola dan melepas tekanan itu.”
"Dia adalah pemain yang kuat dan dia akan membutuhkan peluang untuk mencetak gol, tapi saya pikir akan sangat penting baginya untuk tetap memegang bola dan menunggu dukungan dari rekan setimnya, memenangkan pelanggaran agar Inter bisa keluar dari tekanan," sambung Vieira.
Klasemen Liga Italia
Sumber: Sky Sports dan Transfermarkt
Penulis: Ahmad Daerobby
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 10 Juni 2026 16:01Manchester City Siapkan Tawaran Rp1,46 Triliun untuk Alejandro Balde
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 00:01Tempat Menonton Amerika Serikat vs Paraguay: Kick Off Jam Berapa?
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:32Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 00:13Wamen PPPA: Anak Korban Perundungan hingga Koma Berhak Dapat Restitusi
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















